Fashion

Desainer AS Memukau Paris dengan Rancangan Bertema Black Inventors

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 15 Juli 2021
Desainer AS Memukau Paris dengan Rancangan Bertema Black Inventors

Peragaan busana 'Wat U Iz' dengan selipan humor. (Foto: Manila Bulletin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENDIRI dan direktur kreatif Pyer Moss Kerby Jean-Raymond menjadi desainer kulit hitam Amerika pertama yang tampil di Paris Haute Couture Week dalam peragaan busana berjudul Wat U Iz.

Dalam acara yang berlangsung di luar mansion Villa Lewaro yang bersejarah di Irvington, New York ini, sang desainer menampilkan para model di atas panggung biru cerah dalam balutan busana spektakuler yang terinspirasi dari benda sehari-hari yang dibuat para black inventors.

Baca Juga:

Penampilan Eksentrik 'Cruella' Bisa Jadi Inspirasi Gaya Berpakaian

fashion
Koleksi yang terinspirasi dari para penemu berkulit hitam ini terdiri dari pakaian seni tinggi. (Foto: townnews.com)

Koleksi yang terinspirasi dari para penemu berkulit hitam ini terdiri dari pakaian seni tinggi dan dibuat dengan cermat berdasarkan barang-barang yang dapat dikenali, termasuk sepeda, lampu lalu lintas, papan catur, tangga darurat, Super Soaker, kulkas, dan pel.

Mantan ketua Partai Black Panther Elaine Brown berbicara sebelum pertunjukan, yang juga menampilkan penampilan dari rapper Brooklyn 22Gz dan string orkestra secara langsung.

Pemilihan lokasi peragaan busana juga memiliki cerita. Mansion bergaya Italia dengan 34 kamar yang indah ini pernah menjadi rumah bagi pengusaha dan aktivis kulit hitam Madam C.J. Walker, yang dianggap sebagai wiraswasta perempuan jutawan pertama di Amerika. Lahir dari orangtua yang sebelumnya menjadi budak, Walker membangun bisnis kecantikan dari satu produk perawatan rambut untuk perempuan kulit hitam.

Peragaan busana Wat U Iz adalah pelajaran sejarah yang disemat dengan humor Pop Art, dari siluet stoples kacang dan ponsel hingga rangkaian rol rambut yang ditata seperti wig abad ke-18. Itu juga menunjukkan kecerdikan orang kulit hitam, sesuatu yang "tidak pernah kekurangan," kata Jean-Raymond dalam sebuah wawancara video setelah pertunjukan yang diberitakan cnn.com (13/7).

Baca Juga:

Absen 53 Tahun, Balenciaga Kembali Hadir di Haute Couture

fashion
Gaun yang terinspirasi oleh pengeriting rambut dan stang sepeda. (Foto: townnews.com)

Kerby Jean-Raymond mengulik ide tentang fesyen Amerika dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. "Namun, seringkali di antara komunitas sendiri, kami sering mencaci dan meremehkan orang yang menghasilkan uang di bidang mereka masing-masing," tambahnya.

"Hal itu terjadi sedemikian rupa sehingga kami telah belajar untuk meremehkan pekerjaan kami dan meremehkan waktu kami. Saya mencoba membalik narasi itu, karena saya mengerti bahwa narasi itu adalah jebakan," Jean-Raymond menambahkan.

Sejak Pyer Moss menjadi andalan pekan mode pada tahun 2015, koleksi pakaian laki-laki dan perempuan apik label tersebut yang memadukan street style dan high fashion, telah dikenakan oleh tokoh-tokoh terkenal dari Colin Kaepernick dan Zendaya hingga Wakil Presiden AS Kamala Harris.

Berbicara tentang penampilan bersejarahnya pada jadwal Paris Haute Couture Week, Jean-Raymond mengatakan dia tidak menganggap enteng tanggung jawab, "Saya ingin menggunakan panggung untuk berbagi dengan orang kulit hitam Amerika lain yang menginspirasi saya, dan orang kulit hitam yang menginspirasi saya. Jadi saya memilih untuk menjadikan koleksi ini sebagai sorotan utama, dengan cara, dari banyak hal yang telah kami sumbangkan untuk masyarakat secara luas.”

Kemakmuran Orang Kulit Hitam

fashion
Kerby Jean-Raymond mengulik ide tentang fesyen Amerika dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. (Foto: highsnobiety.com)


Untuk pertunjukan terbarunya ini, Jean-Raymond harus mendefinisikan apa arti couture bagi Pyer Moss, label yang mengandalkan penjualan langsung ke konsumen untuk 70 persen bisnisnya.

"Sering kali ketika kami melakukan runway, kami terus-menerus memadukan ide-ide yang sangat konseptual ini dengan komersial -- dengan apa yang akan dipikirkan konsumen. Siapa yang akan membeli ini? Tapi ... ini seperti, 'Ayo lakukan apa saja yang kita mau'," ujarnya.

Jean-Raymond dan timnya mendasarkan koleksi kali ini pada penelitian ke dalam arsip penemuan Perpustakaan Kongres AS. Menghadapi daftar black inventors itu membuatnya marasa penuh syukur, katanya. "Saya benar-benar terkejut. Saya bangga menjadi sangat berpengetahuan tentang sejarah kulit hitam. Dan banyak hal yang saya tidak memiliki pengetahuan (sebelumnya)," dia menambahkan.

Pyer Moss bekerja dengan para pengerajin untuk menghidupkan objek, dan setiap tampilan dibuat dengan tangan. Beberapa, seperti triko lengan panjang putih yang dilengkapi dengan stang sepeda, membutuhkan waktu seminggu untuk membuatnya.

Lainnya, seperti gaun yang terinspirasi oleh pengeriting rambut dan tutup botol, membutuhkan waktu berbulan-bulan. Musim gugur ini, label tersebut berencana untuk mengadakan pameran tentang koleksi di real Madam C.J. Walker bersama dengan Nicola Vassell, yang tahun ini membuka galeri pertama milik orang kulit hitam di lingkungan Chelsea New York.

"Saya percaya bahwa kekayaan kulit hitam itu penting, dan saya ingin memamerkannya," tutup Jean-Raymond. (aru)

Baca Juga:

BTS Hadir Sebagai House Ambassador dalam Fashion Show Louis Vuitton

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fashion
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
Daya tarik eksplorasi material tersebut mendorong Kimoui untuk membuka peluang kerja sama dengan industri tekstil di Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
ShowBiz
Bintang 'DoTS' Jalan di Runway Jenama Korea, Dian Sastro Sampai Eva Celia Tampil Memukau di JFW 2026
Aktris pemeran adaptasi 'Descendants of the Sun', seperti Dian Sastro hingga Eva Celia, tampil elegan lewat rancangan khusus desainer Kim Dae-sung.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Bintang 'DoTS' Jalan di Runway Jenama Korea, Dian Sastro Sampai Eva Celia Tampil Memukau di JFW 2026
Fashion
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Upaya Kocca memboyong para praktisi mode fesyen Tanah Air tersebut merupakan implementasi kolaborasi yang nyata antara pihaknya dan JFW.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Fashion
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Memanfaatkan K-drama untuk promosi koleksi baju.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Bagikan