Kuliner

Dendeng Lambok Nikmat Khas Minang

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 09 November 2020
Dendeng Lambok Nikmat Khas Minang

Dendeng lambok pedas nikmat. (foto: Instagram @rendangbyuniriri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAK ada yang bisa menyangkal kenikmatan sajian dari Ranah Minang. Racikan bumbu, rempah, dan rasa pedas khas membuat sajian Minang amat disuka. Jika rendang telah mendunia, sajian lain yang tak kalah nikmat ialah dendeng.

Sajian dendeng dibuat dari daging sapi yang diiris tipis. Dendeng diolah dengan cara merebus daging bersama bumbu hingga empuk lalu dipukul-pukul hingga pipih. Agar garing, daging dendeng biasanya didiamkan di suhu ruang hingga kering.

BACA JUGA:

Masak Santuy di Rumah bersama Dapur Cokelat

Ada beberapa jenis dendeng khas Minang, di antaranya dendeng balado, dendeng batokok, dan dendeng lambok. Biasanya daging dendeng disajikan kering dan garing dengan tambahan sambal. Namun, ada juga dendeng basah yang biasa disebut dendeng lambok. Lambok berarti lembap atau basah.

dendeng lambok
Dendeng lembap dengan sambal merah. (foto: Instagram @cici.rossie)


Dendeng lambok mirip dengan dendeng balado. Namun, tekstur dagingnya tidak garing, tapi basah. Dendeng yang satu lebih basah dan berlumur banyak bumbu. Dalam proses pembuatannya, daging sapi direbus dengan bumbu hingga empuk, kemudian dipukul-pukul. Daging digoreng sebentar dan disajikan bersama sambal yang terbuat dari cabai merah, tomat, bawang merah, dan garam.

Wah, pedasnya dijamin bikin kamu makan banyak deh.

RESEP DENDENG LAMBOK


BAHAN-BAHAN

REBUSAN DAGING

Daging, iris tipis melawan serat daging - 500 gram
Air kelapa - 1,5 liter
Daun salam - 3 lembar
Lengkuas, memarkan - 3 cm
Ketumbar - 1 sdt
Pala bubuk - 1/4 sdt
Lada bubuk - 1/2 sdt
Garam - 1 sdt

BUMBU HALUS

Bawang putih - 5 siung
Kemiri - 4 butir
Jahe - 2 cm

SAMBAL

Bawang merah - 5 butir
Cabai merah besar - 2 buah
Cabai merah keriting - 4 buah
Air asam - 2 sdm
Air ungkepan daging - 4 sdm
Garam - 1/2 sdt
Minyak, untuk menumis - secukupnya

CARA MEMASAK

1. Dalam panci, campur semua bahan rebusan daging dan bumbu halus. Aduk dan rebus daging hingga empuk. Angkat dan tiriskan daging. Sisihkan air rebusan atau ungkepan daging.

2. Ambil daging lalu memarkan dengan batu ulekan hingga pipih. Lakukan satu persatu tiap potongan daging hingga habis.

3. Panaskan minyak. Goreng daging sebentar saja hingga terlihat kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Sisihkan.

4. Ulek kasar bawang merah, semua cabai merah, dan garam. Sisihkan.

5. Panaskan sedikit minyak. Tumis sambel hasil ulekan di atas hingga harum. Tuangi air asam dan air ungkepan daging. Aduk rata.

6. Masukkan daging. Aduk perlahan dan masak hingga air sedikit menyusut. Koreksi rasanya lalu angkat.
Siap disajikan.(*)

#Kuliner
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Indonesia
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
ni merupakan perdana bakso Solo buka setelah tutup sejak Senin (3/11).
Dwi Astarini - Jumat, 07 November 2025
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Kuliner
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Gastrodiplomacy merupakan strategi kebudayaan dan ekonomi yang memperkenalkan identitas bangsa melalui cita rasa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Kuliner
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Hidangan fusion Korea yang disajikan dibuat dari bahan-bahan terbaik dari seluruh Korea
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Kuliner
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Bakso Boedjangan menghadirkan inovasi terbaru kuah keju.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
Sedang liburan ke Kota Wali? Jangan lewatkan 10 makanan khas Demak yang legendaris dan menggugah selera dari Caos Dhahar Lorogendhing hingga Mangut Kepala Manyung.
ImanK - Sabtu, 25 Oktober 2025
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
Lifestyle
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Yuk jelajahi 10 kuliner khas Kudus yang paling terkenal! Mulai dari soto kerbau legendaris, nasi pindang, hingga gethuk nyimut yang manis dan unik.
ImanK - Minggu, 19 Oktober 2025
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Tradisi
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda
Sebanyak 14 warisan budaya Solo berbagai kategori berbeda dari makanan hingga olahraga tradisional ditetapkan WBTb.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda
Bagikan