DEN Usulkan Sumber Lain Pungutan Dana Ketahanan Energi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 31 Desember 2015
DEN Usulkan Sumber Lain Pungutan Dana Ketahanan Energi

Petugas mengisi BBM jenis Pertalite ke tangki motor di salah satu SPBU di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (17/10). (Foto Antara/Zabur Karuru)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Pemerintah masih mengkaji pemungutan Dana Ketahanan Energi (DKE) dari penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar. Rencananya, kebijakan ini mulai berlaku 5 Januari 2016 mendatang.

Dewan Energi Nasional (DEN) mengusulkan pemungutan DKE juga dibebankan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang bergerak di sektor hulu selain pengguna kendaraan bermotor.

Anggota DEN Rinaldy Dalimi DKE mengatakan dana yang dipungut dari KKKS sudah sesuai dalam Kebijakan Energi Nasional (KEN).

"Saat harga minyak dunia mulai membaik ini bisa dipungut pemerintah dari penjualan hasil produksi. Jadi ketika harga minyak dunia membaik, pemungutan DKE di sektor hilir bisa dihentikan, tapi dipungut di sektor hulu," ujar Rinaldy dalam Konferensi Pers, di Kantor DEN, Jakarta Selatan, Rabu (30/12).

Menurutnya, jika harga minyak US$120 per barel sebenarnya cuma US$100 per barel. 

"Nah dari situ bisa kita pungut, jadi mereka ambil untungnya jangan terlalu tinggi," tukasnya.

Selain BBM jenis premium, solar subsidi, pertamax, pertamax plus, menurut Rinaldy, energi fosil lainnya seperti gas dan batu bara juga harus dipungut DKE. Saat ini DEN masih mengkaji teknis pemungutannya. 

Di samping itu, lanjut Rinaldy, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) asing pun harus dipungut DKE.  

"Itu sudah otomatis. Karena yang ditetapkan pemerintah adalah harga BBM di Indonesia. Jadi siapapun yang menjual harus dikenakan dana pungutan itu. Kalau tidak itu sangat keterlaluan, seandainya SPBU asing itu tidak dikenakan," ujarnya.

Menyangkut besaran dana yang dipungut dari penjualan BBM di SPBU asing, Rinaldy mengatakan tidak memiliki angka idealnya.

"Tapi yang jelas. Kalau pertamax dijual asing, yah pungutannya juga harus lebih tinggi," tukasnya.

Perlu diketahui, Pemerintah kini tengah menyusun kekuatan hukum berupa Perpres (Peraturan Presiden) maupun Peraturan Pemerintah (PP) terkait diterapkannya pungutan dari penjualan BBM. (rfd)

BACA JUGA:

  1. Setelah Premium dan Solar, Pertamax Juga Bakal Dipungut DKE 
  2. UU Energi Jadi Payung Hukum Pungutan Dana Ketahanan Energi Tidak Tepat
  3. Tanpa Payung Hukum, Pungutan Dana Ketahanan Energi Adalah Pungli
  4. Harga BBM Turun Premium Jadi Rp7.150/liter, Solar Rp5.950/liter
  5. Pembelaan Sudirman Said soal Dana Ketahanan Energi

 

#Dewan Energi Nasional (DEN) #BBM #Dana Ketahanan Energi (DKE)
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
WFH ASN Turunkan Konsumsi Pertalite Nasional 9%, Kebijakan Diperpanjang 2 Bulan
Menko Ekonomi menegaskan pemerintah memutuskan untuk terus memberlakukan kebijakan WFH bagi kalangan ASN
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
WFH ASN Turunkan Konsumsi Pertalite Nasional 9%, Kebijakan Diperpanjang 2 Bulan
Indonesia
Update Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, bp, dan Vivo Pasca Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Sementara itu, SPBU Shell membawa kabar baik bagi para pengguna kendaraan mesin diesel. Setelah menghadapi kendala kelangkaan pasokan yang berlangsung sejak awal tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Update Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, bp, dan Vivo Pasca Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Indonesia
13 SPBU Pertamina tak Lagi Jual Pertalite, Cek Daftar Lengkapnya
Sebanyak 13 SPBU Pertamina kini tak lagi menjual Pertalite. Lokasinya berada di Jakarta hingga Bogor. Berikut lokasi SPBU tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
13 SPBU Pertamina tak Lagi Jual Pertalite, Cek Daftar Lengkapnya
Indonesia
Politikus PAN dan Wakil Ketua MPR Wajarkan Kenaikan Harga Solar
Untuk BBM nonsubsidi yang harganya mengikuti mekanisme pasar, kenaikan harga bukan suatu hal yang mengagetkan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Politikus PAN dan Wakil Ketua MPR Wajarkan Kenaikan Harga Solar
Indonesia
Warga di Sumatera Antre BBM, Pertamina Percepat Distribusi
Percepatan distribusi termasuk optimalisasi jam layanan SPBU merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Warga di Sumatera Antre BBM, Pertamina Percepat Distribusi
Indonesia
Strategi Prabowo Jaga Harga BBM Subsidi di Tengah Krisis Energi Global
Komisi XI DPR mengungkap langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga BBM di tengah gejolak energi global.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Strategi Prabowo Jaga Harga BBM Subsidi di Tengah Krisis Energi Global
Indonesia
Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Ungkap Alasannya
Harga BBM nonsubsidi Pertamina kembali naik per 4 Mei 2026. Pertamina menyebutkan, bahwa harga itu menyesuaikan kondisi minyak mentah dunia.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Ungkap Alasannya
Indonesia
Naik lagi nih, Harga Solar dan Pertamax Turbo Jadi Segini
PT Pertamina (Persero) menyatakan jenis BBM nonsubsidi solar dan Pertamax Turbo mengalami lonjakan, sedangkan harga Pertamax tetap.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Naik lagi nih, Harga Solar dan Pertamax Turbo Jadi Segini
Indonesia
Update Harga BBM Mei 2026: Solar Vivo dan BP Tembus Rp 30.890 per liter, Pertamax Tetap Stabil
Harga BBM terbaru Mei 2026: Solar Vivo (Diesel Primus) melonjak ke Rp30.890 per liter. Simak perbandingan harga Pertamina, BP, dan Shell.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Update Harga BBM Mei 2026: Solar Vivo dan BP Tembus Rp 30.890 per liter, Pertamax Tetap Stabil
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax 92 Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Dengan menaikkan BBM nonsubsidi, ruang fiskal dapat terjaga karena mengurangi kebutuhan subsidi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kenaikan Harga Pertamax 92 Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Bagikan