Demokrat Khawatir Rakyat Jakarta Tak Siap jika Lockdown Diberlakukan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 17 Maret 2020
Demokrat Khawatir Rakyat Jakarta Tak Siap jika Lockdown Diberlakukan

Warga menunggu bus Transjakarta di halte Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa penanganan wabah corona ini harus dilakukan dengan cepat dan tepat.

Namun, menetapkan status lockdown bukan hal yang sepele. Ada risiko besar menanti jika pemerintah dan rakyat belum siap.

Baca Juga:

Informasi Penting yang Harus Kamu Tahu Soal Protokol 'Lockdown'

"Soal lockdown ini bukan soal sepele, resikonya besar jika pemerintah tidak siap dan rakyat tidak siap serta tidak sanggup," kata Ferdinand, Selasa (17/3).

Soal risiko lockdown ini, Ferdinand mencontohkan, jika Jakarta dilakukan lockdown selama dua pekan, maka harus dipikirkan berapa banyak warga yang tidak memiliki tabungan untuk membeli persediaan makan selama 14 hari.

Ilustrasi: Jalan kosong terlihat di Manhattan menyusul penyebaran penyakit virus korona di New York City, AS, Minggu (15/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Jeenah Moon/wsj/cfo
Ilustrasi: Jalan kosong terlihat di Manhattan menyusul penyebaran penyakit virus korona di New York City, AS, Minggu (15/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Jeenah Moon/wsj/cfo

Apabila pemerintah punya solusi atasi masalah kebutuhan warga ini, ia mengatakan, tidak masalah jika Ibu Kota lockdown.

"Lockdown 14 hari? Hitung kebutuhan makan 1 orang/hari kalikan 14 hari. Berapa juta orang di Jakarta yang tak punya tabungan untuk membeli persediaan makan selama 14 hari? Berapa juta keluarga yang tak mampu beli makanan untuk 14 hari? Sudahkah kita pikirkan itu? Jika sudah dan ada solusinya, silakan," ungkapnya.

Selain itu, Ferdinand menyebut, me-lockdown Jakarta juga akan berdampak terhadap perekonomian nasional, karena 70% perputaran uang ada di Ibu Kota.

"Jangan dikira lockdown cuma melarang keluar masuk kota," jelas Ferdinand.

Baca Juga:

Pemerintah Khawatir Ekonomi Terhenti jika Lockdown

Ferdinand menegaskan, supaya jangan terlalu mudah bicara soal lockdown sebagai solusi penyelesaian wabah corona.

Pasalnya, risiko yang ditimbulkan bisa jauh lebih besar dari masalah virus itu sendiri.

"Membunuh tikus di lumbung jangan pernah bakar lumbungnya. Begitulah analogi yang tepat dan pas untuk dijadikan basis berpikir tentang lockdown kota," tutup Ferdinand. (Knu)

Baca Juga:

Malaysia Terapkan Lockdown Batasi Penyebaran Virus Corona

#Jakarta #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan Liar di Kembangan Utara Jakarta Barat
Petugas mengoperasikan alat berat saat pembongkaran bangunan liar di Kembangan Utara, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Didik Setiawan - 1 jam, 41 menit lalu
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan Liar di Kembangan Utara Jakarta Barat
Berita Foto
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Warga mencari barang berharga yang masih tersisa pascakebakaran di permukiman padat penduduk kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Berita Foto
Menilik Aktivitas Pedagang Taman Puring di Tengah Rencana Pembangunan RTH Setara
Aktivitas pedagang sepatu ditengah isu relokasi di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Menilik Aktivitas Pedagang Taman Puring di Tengah Rencana Pembangunan RTH Setara
Berita Foto
Wacana Lahan Eks Pasar Taman Puring Disulap Jadi RTH Setara yang Ramah Disabilitas
Suasana lahan kosong eks Pasar Taman Puring yang akan dibangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) Setara di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 27 Oktober 2026
Wacana Lahan Eks Pasar Taman Puring Disulap Jadi RTH Setara yang Ramah Disabilitas
Berita Foto
RDPU Komisi III dengan Mahasiswa dan Advokat Bahas RUU Perampasan Aset
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (kanan) dan Anggota Komisi III DPR Soedeson Tandra memimpin RDPU di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 27 Oktober 2026
RDPU Komisi III dengan Mahasiswa dan Advokat Bahas RUU Perampasan Aset
Berita Foto
Momen Bahagia Squad Persija Jakarta kalahkan Persik Kediri
Rizky Ridho, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persik Kediri di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (26/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 27 Oktober 2026
Momen Bahagia Squad Persija Jakarta kalahkan Persik Kediri
Foto Essay
Menembus Gelap, Mengais Rezeki: Cerita Perjuangan Pedagang Pasar Kebayoran Lama
Aktivitas jual-beli pedagang ikan malam hari di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jum'at (23/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 26 Oktober 2026
Menembus Gelap, Mengais Rezeki: Cerita Perjuangan Pedagang Pasar Kebayoran Lama
Berita Foto
Persaingan Futsal Pelajar Nasional Mengerucut, 16 Finalis Siap Rebut Juara AXIS Nation Cup 2026
Suasana Press Conference Road to Grand Final Axis Nation Cup 2026 di Blaze, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2026)
Didik Setiawan - Senin, 26 Oktober 2026
Persaingan Futsal Pelajar Nasional Mengerucut, 16 Finalis Siap Rebut Juara AXIS Nation Cup 2026
Berita Foto
Pembangunan Perpustakaan Ramah Disabilitas di Taman Puring, Jakarta
Pekerja menyelesaikan pembangunan Perpustakaan Ramah Disabillitas di Taman Puring, Mayestik, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 26 Oktober 2026
Pembangunan Perpustakaan Ramah Disabilitas di Taman Puring, Jakarta
Berita Foto
Ragam Gaya Arsitektur Hadir dalam Jakarta Architecture Festival 2026
Pengunjung meihat minatur bangunan dalam gelaran Jakarta Architecture Festival 2026 di M-bloc Space, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 26 Oktober 2026
Ragam Gaya Arsitektur Hadir dalam Jakarta Architecture Festival 2026
Bagikan