Demo di Balai Kota Ricuh, Massa Lempari Kantor Anies dengan Tomat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 19 Februari 2020
Demo di Balai Kota Ricuh, Massa Lempari Kantor Anies dengan Tomat

Demonstrasi Presidium Gerakan Jaga Indonesia (GJI) di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (19/2). (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah massa berbaju oranye yang mengatasnamakan Presidium Gerakan Jaga Indonesia (GJI) mendatangi Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (19/2).

Kedatangan mereka untuk meminta audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait revitalisasi Monas, revitalisasi TIM, dan penyelenggaraan Formula E.

Baca Juga:

Sebelum Rapat Paripurna Tatib Wagub, Anies Bersama Anggota DPRD Bermain Tiktok

Beberapa orang di antara mereka melompati pagar kantor gubernur yang telah ditutup dan mereka berusaha menerobos barikade keamanan dari aparat gabungan baik TNI, Polri, dan Pamda. Aksi itu dipicu lantaran permintaan mereka diacuhkan.

Tak hanya itu, massa juga melempar ke arah para petugas dan pejabat Pemprov DKI yang siaga di sana dengan tomat.

"Kita sudah dari sore nunggu di sini. Mana Anies sini keluar," kata salah seorang massa aksi di lokasi, Rabu (19/2).

Demonstrasi Presidium Gerakan Jaga Indonesia (GJI) di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (19/2). (Foto: MP/Asropih)
Demonstrasi Presidium Gerakan Jaga Indonesia (GJI) di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (19/2). (Foto: MP/Asropih)

Tak lama setelah massa menggeruduk Balai Kota, akhirnya pihak Pemprov menyerah. Sepuluh orang perwakilan massa aksi dipersilahkan masuk.

Tapi, ada salah seorang massa merangsek masuk berteriak sambil menunjukkan secarik kertas untuk permohonan audiensi. Ia meminta agar permohonannya segera dipenuhi.

Baca Juga:

DPRD Sahkan Tatib Wagub DKI, Anies: Kita Tunggu Hasilnya

"Kita datang baik-baik. Siapa ini yang mau bertanggung jawab? Saya punya surat resmi," paparnya.

Sekitar pukul 17.20 massa sudah selesai menemui perwakilan pejabat Pemprov DKI. Saat dikawal menuju kembali ke kerumunan massa, salah seorang di antara mereka berteriak sambil membentangkan spanduk di dalam Balai Kota.

"Pak Anies keluar! Kami tidak puas, kami tidak mau ditemui perwakilan," ujarnya terus berulang-ulang. (Asp)

Baca Juga:

Anak Buah Anies Belum Temukan Kasus Penimbun Masker

#Anies Baswedan #Balai Kota DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Berita Foto
Hari Perdana Kebijakan WFH ASN, Balai Kota Jakarta Lengang dari Pekerja
Suasana sepi menyelimuti ruang kantor lantai 20 Balaikota DKI Jakarta saat penerapan kebijakan WFH ASN di Jakarta, Jum'at (10/4/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 10 April 2026
Hari Perdana Kebijakan WFH ASN, Balai Kota Jakarta Lengang dari Pekerja
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
Massa buruh datang menuntut Gubernur Pramono Anung menaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta dari Rp 5.396.761 2025 menjadi Rp 6 juta pada 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Bagikan