Demi Tujuh Gunungan Grebeg Maulud, Ribuan Warga Rela Berdesakan

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 24 Desember 2015
Demi Tujuh Gunungan Grebeg Maulud, Ribuan Warga Rela Berdesakan

Penutupan Perayaan Pasar Malam Sekaten (Foto: MErahPutih/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) telah ditutup. Seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, penutupan PMPS selalu diikuti Grebeg Maulud sebagai prosesi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Grebeg Maulud pun diadakan di kawasan Masjid Gedhe Kauman. Kamis (24/12) pagi, ribuan warga telah memadati kawasan ini. Tanah lapang yang disebut Alun-Alun yang berada persis di depan masjid mulai dipadati warga.

Waktu telah menunjukkan pukul 08.00 WIB. Kawasan Alun-Alun dan Masjid Gedhe semakin padat manusia. Mereka tak hanya warga Yogyakarta, melainkan juga luar Yogyakarta. Bahkan, tak jarang wisatawan asing terlihat di antara lautan manusia itu. Meski wisatawan asing, mereka tampak antusias mengikuti prosesi Gerebeg Maulud.

Area parkir semakin padat. Jalanan menuju Alun-alun semakin padat. Panasnya matahari dan suasana desak-desakan tak menghentikan keinginan warga yang ingin menyaksikan dari dekat iring-iringan gunungan. Beberapa di antara mereka rela berdiri berdesak di sisi jalur yang akan digunakan untuk iring-iringan gunungan serta pasukan prajurit kraton atau dikenal dengan sebutan Bregodo.

Waktu telah memasuki pukul 09.30 WIB. Tanda-tanda gunungan akan muncul semakin dekat. Tak berbeda dari biasanya, Grebeg Maulud kali ini menyuguhkan tujuh gunungan. Umumnya, gunungan tersebut merupakan hasil pertanian, seperti buah-buahan, dan panganan ala masyarakat Yogyakarta.

Ketujuh gunungan tersebut ialah 3 gunungan lanang, 1 gunungan pawuhan, 1 gunungan wadon, 1 gunungan dharat, dan 1 gunungan gepak. Seluruhnya disediakan Kraton Yogyakarta

Sekira pukul 10.00 WIB, gunungan mulai diarak. Pemandu upara mengiringi perjalanan gunungan serta menginstruksikan para pengiring gunungan. Pemandu sesekali menjelaskan para pengiring gunungan.
Seluruh gunungan dipanggul para abdi dalem kraton. Mereka diiringi para bregodo. Lantunan musik tradisional mengiringi langkah mereka.

Tiga dari tujuh gunungan diarak dan dibawa ke Masjid Gede Kauman, Puro Pakualaman, dan komplek Kepatihan. Ribuan warga tetap setia di sisi jalur arak-arakan meski suasana tampak sesak dan padat. Mereka menyaksikan hingga arak-arakan sampai tujuan. Bahkan, warga pun berebut mencari tempat di mana gunungan akan dibagi-bagikan.

Sesaat tiba di masjid, gunungan di persiapkan untuk diberi doa. Tak lupa, seluruh warga yang hadir ikut memanjatkan doa. Prosesi doa dipandu tokoh agama Islam di Yogyakarta. Suasana mulai agak hening.

Usai doa, suasana kembali riuh. Para penjaga gunungan mulai membagi-bagikan gunungan. Warga pun berebut. Ada yang dapat dengan mudahnya buah-buahan dari gunungan, ada pula yang bersusah payah. Ada yang relah dihimpit demi seoonggok makanan dari gunungan, ada pula yang dengan tenang justru mendapatkan makanan yang terlempar.

"Dari dulu kita tahu, makanan gunungan kayak gini ada berkahnya. Aku seneng, kami sama-sama dapat berkah dari hasil bumi," kata salah seorang warga yang mendapatkan hasil gunungan kepada merahputih.com usai prosesi bagi-bagi gunungan. (fre)

BACA JUGA:

  1. Keraton Yogyakarta Tutup Pasar Malam Perayaan Sekaten
  2. Libur Panjang, Lalulintas Kota Yogyakarta Padat Merayap
  3. Polda DI Yogyakarta Siaga Pengamanan Natal
  4. Operasi Lilin Progo, Polda Yogyakarta Terjunkan 1.700 Personel
  5. Operasi Lilin 2015, Polresta Yogyakarta Amankan Tempat Hiburan
#Keraton Yogyakarta #Yogyakarta #Maulid Nabi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Gelombang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menggema. Malam puncak 25 Agustus bukan sekadar ritual, melainkan momentum spiritual umat Islam.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Lifestyle
Besok Libur Apa? 25 Agustus 2026 Ternyata Tanggal Merah
Besok libur apa? Selasa, 25 Agustus 2026 merupakan tanggal merah dan libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Cek juga cuti dan libur Agustus 2026.
ImanK - Senin, 24 Agustus 2026
Besok Libur Apa? 25 Agustus 2026 Ternyata Tanggal Merah
Lifestyle
Maulid Nabi Muhammad SAW 2026: 26 Prompt Poster AI Beserta Ucapan Siap Pakai
Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 diperingati 25 Agustus. Simak 26 prompt poster AI lengkap dengan ucapan Maulid Nabi siap pakai.
ImanK - Minggu, 23 Agustus 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW 2026: 26 Prompt Poster AI Beserta Ucapan Siap Pakai
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Bagikan