Bisnis

Daya Qarsa Luncurkan Buku untuk Dukung Perusahaan Keluarga Indonesia

Andrew FrancoisAndrew Francois - Senin, 18 April 2022
Daya Qarsa Luncurkan Buku untuk Dukung Perusahaan Keluarga Indonesia

Daya Qarsa luncurkan buku riset untuk dukung perusahaan keluarga. (Foto: pixabay/ronald candonga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DAYA Qarsa, bagian dari Lima Group, meluncurkan buku Bangkit Setelah Pandemi: Mengembalikan Kesuksesan Perusahaan Keluarga Setelah Pandemi COVID19. Konsultan transformasi yang menawarkan layanan terintegrasi hingga implementasi bisnis digital tersebut menghadirkan buku yang berisi hasil penelitian terhadap para pemilik perusahaan keluarga dari berbagai industri di Indonesia untuk memastikan keberlangsungan bisnis keluarga khususnya dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Daya Qarsa merilis buku tersebut sebagai bagian dari peran untuk memberi bimbingan dan tuntunan dalam mengelola bisnis keluarga. Buku dan penelitian tersebut didorong latar belakang bahwa 95 persen perusahaan di Indonesia merupakan perusahaan keluarga yang memberikan 82 persen kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) dan 40 persen terhadap kapitalisasi pasar di Indonesia.

Baca juga:

Rekomendasi Buku Menarik dari Sherina Munaf

Daya Qarsa bantu perusahaan keluarga temukan solusi. (Foto: Daya Qarsa)

Founder & Managing Partner (CEO) Daya Qarsa Dr Apung Sumengkar mengatakan jumlah perusahaan keluarga di Indonesia diprediksi akan terus bertumbuh tiga sampai empat kali lipat dalam lima sampai 10 tahun mendatang. Jumlah itu merupakan di atas rata-rata global.

"Perusahaan keluarga menjadi salah satu harapan untuk merealisasikan potensi ekonomi Indonesia. Namun sayangnya, hanya sekitar 30 persen perusahaan keluarga mampu bertahan hingga generasi kedua, bahkan hanya sekitar 13 persen perusahaan keluarga di Indonesia yang dapat bertahan hingga generasi ketiga," jelasnya dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan, persentase yang kecil tersebut menunjukkan akan adanya rintangan yang besar dalam menjaga keberlangsungan bisnis keluarga. Survei yang dilakukan Daya Qarsa menunjukkan rintangan tersebut kian sulit karena adanya pandemi COVID-19.

Baca juga:

Studio Ghibli Luncurkan Buku di Balik Layar Semua Filmnya

Sesi peluncuran buku Daya Qarsa secara virtual. (Foto: Daya Qarsa)

"Sebanyak 47 persen responden menganggap pandemi COVID-19 sebagai kekhawatiran utama perusahaan keluarga saat ini," katanya.

Riset Daya Qarsa juga menemukan empat tantangan utama bagi perusahaan keluarga. Salah satunya ialah transformasi digital. Masalah keuangan akibat pandemi COVID-19 membuat perusahaan tertahan untuk melakukan transformasi digital sehingga sulit menjangkau pelanggan yang kini ramai berselancar di saluran digital.

Sistem pekerjaan yang masih menggunakan proses manual juga tentu memakan biaya yang lebih besar hingga membuat karyawan kesulitan menunjang kerja jarak jauh di masa pandemi.

Baca juga:

Sir Alex Ferguson Segera Luncurkan Buku Terbaru

Kalla Group sebagai salah satu grup konglomerasi yang mengandalkan jasa Daya Qarsa. (Foto: Daya Qarsa)

Daya Qarsa telah membantu sejumlah perusahaan keluarga di Indonesia, salah satunya ialah Kalla Group yang memiliki beragam lini bisnis (konglomerasi). Daya Qarsa bekerja sama dengan manajemen Kalla Group untuk mendesain struktur organisasi perusahaan agar bisa lebih lincah menghadapi perubahan akibat pandemi.

"Ini merupakan kolaborasi pertama kami dengan Daya Qarsa dalam mendorong transformasi bisnis dan organisasi kami. Daya Qarsa memiliki latar belakang konsultasi bisnis dan organisasi yang kuat serta pengetahuan yang mendalam untuk membantu kami memecahkan permsalahan yang ada akibat pandemi," jelas Direktur People & Process of Kalla Group Disa Novianty.

Disa menjelaskan perusahaan mereka melakukan perubahan pada seluruh aspek krusial agar dapat bertahan melewati pandemi. Mulai dari membenahi trust dan value yang berhubungan dengan sikap karyawan, manajemen keuangan, tata kelola perusahaan, manajemen manusia, dan infrastruktur pednukung. (waf)

Baca juga:

Artis Berbakat Annisa Hertami Luncurkan Buku "Agar Dapat Kubaca Zaman"

#Bisnis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Generasi Muda Dominasi Bisnis Waralaba, FLEI Business Show 2026 Buka Peluang Ekspansi Global
Bisnis waralaba kini tumbuh pesat di Indonesia. FLEI Business Show 2026 pun siap membuka peluang tersebut bagi generasi muda.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Generasi Muda Dominasi Bisnis Waralaba, FLEI Business Show 2026 Buka Peluang Ekspansi Global
Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Indonesia
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Transformasi BLK ditujukan agar manfaat pelatihan lebih terasa bagi publik dimana keterampilan yang dipelajari lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Pengangkatan akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Bagikan