Darurat Corona Indonesia Sampai Lebaran, Beban Ekonomi Rakyat Kian Berat

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 17 Maret 2020
Darurat Corona Indonesia Sampai Lebaran, Beban Ekonomi Rakyat Kian Berat

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah memprediksi bakal terjadi persoalan besar jika pemerintah memperpanjang masa darurat wabah virus corona. Apalagi bakal berlangsung sampai Lebaran.

Trubus mengatakan, bakal ada kesulitan ekonomi mengingat masyarakat makin membatasi kegiatannya sehingga berpengaruh pada usaha makro.

Baca Juga

Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran!

"Masyarakat kasian bawah karena kita tiga hari saja sudah sudah sepi. Pedagang bisa terdampak. Kalau sampai segitu kondisi ekonomi kita makin berat," kata Trubus kepada Merahputih.com di Jakarta, Selasa (17/3).

Turbus
Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah

Selain itu, perjalanan masyarakat menggunakan transportasi juga bakal dibatasi hingga berdampak pada rendahnya pemasukan jasa transportasi. Trubus melanjutkan, bakal ada kenaikan harga pangan dan pokok mengingat tingkat konsumsi masyarakat ikut meningkat.

"Ini tentu menambah persoalan baru. Kata baru beberapa hari saja sudah terasa gimana kalau diperpanjang. Barang barang sembako bakal mahal dan lonjakan harga. Itu masyarakat malah makin panik," imbuh Trubus.

Trubus menyebut, perlu dilakukan kajian dan kesepakatan dengan lembaga lain dalam menentukan status wabah corona.

"Karena ini kebijakan gak tepat lah kalau terlalu jauh. Masyarakat bawah yanb terkena dampak. Ini harusnya pemerintah melakukan terobosan lain seperti peningkatan kualitas kesehatan dan edukasi ke masyarakat," tutup pengajar dari Universitas Trisakti ini

Seperti diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang status masa darurat bencana wabah akibat virus corona.

Surat BNPB
Surat BNPB

Dalam surat keputusan nomor 13 A Tahun 2020, Kepala BNPB Letnan Jenderal Doni Monardo menuliskan keadaan darurat ini diperpanjang dari 29 Februari sampai 29 Mei 2020

Jika melihat periode darurat wabah virus corona itu, artinya berlaku sepanjang bulan puasa atau ramadan 2020 yang diperkirakan mulai dari 24 atau 25 April. Bahkan, status masa darurat bencana wabah virus corona berlangsung sampai lewat jatuhnya hari raya Idul Fitri tahun ini antara 24-25 Mei mendatang.

Baca Juga

Menkes Terawan Dinilai Paling Bertanggung Jawab Lambannya Antisipasi Corona

Pada surat itu, dijelaskan perpanjangan masa darurat dikarenakan penyebaran COVID-19 semakin meluas di Indonesia dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Surat
Surat BNPB

Selain itu, penyebaran virus mematikan tersebut bisa berimbas pada kerugian harta benda, berdampak psikologis pada warga serta mengancam dan menggangu kehidupan masyarakat. (Knu)

#BNPB #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menkeu Purbaya Ungkap Dana BNPB Rp 5 Triliun Masih Tersedia untuk Penanganan Gempa NTT, Siapkan Dana Siaga
Pemerintah menyiapkan pembiayaan penanganan gempa NTT. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut dana BNPB masih tersedia sekitar Rp 5 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Menkeu Purbaya Ungkap Dana BNPB Rp 5 Triliun Masih Tersedia untuk Penanganan Gempa NTT, Siapkan Dana Siaga
Indonesia
Menko PMK dan Kepala BNPB Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Lokasi Terdampak Gempa NTT
Upacara HUT ke-81 RI digelar di Ruteng, Manggarai, NTT. Pemerintah kerahkan bantuan dan armada untuk menangani dampak gempa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Menko PMK dan Kepala BNPB Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Lokasi Terdampak Gempa NTT
Indonesia
Korban Gempa Dahsyat NTT Masih Terus Bertambah: 47 Tewas, Pengungsi 9 Ribu Orang
BNPB mencatat korban gempa NTT magnitudo 7,7 terus bertambah: 47 meninggal dunia, 101 luka-luka, dan 9.290 warga mengungsi.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
Korban Gempa Dahsyat NTT Masih Terus Bertambah: 47 Tewas, Pengungsi 9 Ribu Orang
Indonesia
Korban Tewas Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 38 Orang, BNPB: Data Terus Diperbarui
Korban gempa M7,7 di NTT kembali bertambah. Jumlah tewas kini menembus 38 orang dan dua ribu jiwa mengungsi.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Korban Tewas Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 38 Orang, BNPB: Data Terus Diperbarui
Indonesia
BNPB Perbarui Data, Korban Tewas Gempa NTT Tercatat 1 Orang
BNPB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaksesuaian data pada laporan awal.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
BNPB Perbarui Data, Korban Tewas Gempa NTT Tercatat 1 Orang
Indonesia
Gempa Nagekeo NTT, 2 Orang Dilaporkan Tewas
Dua orang tewas imbas gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa Nagekeo NTT, 2 Orang Dilaporkan Tewas
Indonesia
4 Daerah di Wilayah Jateng Dilanda Karhutla, Berawal Dari Pembakaran Serasah Panen Jagung
Tim petugas gabungan di empat kabupaten di Provinsi Jawa Tengah masih berjibaku memadamkan api.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
4 Daerah di Wilayah Jateng Dilanda Karhutla, Berawal Dari Pembakaran Serasah Panen Jagung
Indonesia
Pusat Rehabilitasi Orang Utan YIARI Terancam Karhutla di Kalbar, BNPB Lakukan Water Bombing
Berdasarkan pemantauan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 15 hektare, meskipun proses pendataan masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Pusat Rehabilitasi Orang Utan YIARI Terancam Karhutla di Kalbar, BNPB Lakukan Water Bombing
Indonesia
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
BNPB memastikan kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang seluas 15 hektare berhasil dipadamkan 100 persen setelah operasi darurat sejak 30 Juni. Pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
Indonesia
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
: BNPB memperpanjang operasi pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin hingga pukul 22.00 WIB. Metode injeksi bawah permukaan dan water bombing digunakan untuk memadamkan api.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
Bagikan