Damai Ajalah! Menang atau Kalah Kan Cuma Game

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 04 Maret 2022
Damai Ajalah! Menang atau Kalah Kan Cuma Game

Sensasi bermain game adalah mendapatkan hiburan. (Foto: Unsplash/Florian Olivo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

"AH elah, lu sih dibilang jangan maju-maju. Malah mati kan", sebuah keluhan sering ditemukan pemain DOTA 2 ketika sedang bermain bersama. Game strategi dan kerja sama tim pada permainan tersebut memang membutuhkan kesabaran, apalagi harus menahan ego agar bisa memenangkan permainan.

Bermain game online sama teman-teman memang asyik, apalagi bisa main berlima di dalam satu tim. Ada banyak game dengan kategori Multiplayer Online Battle Arena (MOBA), seperti Mobile Legends, Arena of Valor, Vainglory, Wild Rift, hingga DOTA 2.

MOBA merupakan permainan strategi dalam satu tim terdapat lima orang. Tugas dari tim tersebut melakukan pertahanan terhadap wilayah mereka agar tidak bisa ditembus tim lawan. Agar hero digunakan semakin kuat, dibutuhkan item-item pendukung sesuai dengan karakteristik hero, seperti carry, support, tanker, atau mid lane.

Laiknya dunia nyata, karakteristik dari setiap pemain itu berbeda-beda. Ada pemain selalu ingin didengarkan, ada pula cuek karena terpenting main sama-teman-teman, juga ada keras kepala, bertahan dengan egonya, sampai si penyemangat tim.

Mesk bermain game itu menyenangkan, terkadang juga bisa jadi faktor renggangnya pertemanan di dunia nyata. Tentu saja kejadian tersebut bermula saat bermain berlima dalam satu tim. Seorang teman inisal K memilih hero carry ketika di dalam permainan akan 'dimanjakan' karena memiliki damage besar. Dalam DOTA 2 ada istilah farming atau mencari uang dengan membunuh creep atau hero musuh. Semakin banyak uang didapatkan, maka semakin banyak item bisa dibuat.

Baca juga:

Warteg Hadir Mendamaikan Rasa Kangen Kampung Halaman

Menang atau Kalah, Itu Cuma Game
Game DOTA 2. (Foto: Rock Paper Shotgun)

Dari awal bermain, teman-teman di satu tim sudah curiga dengan tingkah laku dan cara berkomunikasinya di platform Discord. Awalnya teman lain tetap fokus bermain fokus dengan hero masing-masing. Hingga suatu ketika K memarahi teman di satu tim karena farming-nya diambil secara tidak sengaja. Kesannya sepele, tapi gara-gara itu di sepanjang game, K diam lalu bermain dengan seolah tak punya tim. Peribahasa hanya karena nila setitik, rusak susuk sebelanga, tampaknya cocok dalam kondisi saat itu.

Selama sekitar 40 menit permainan, K tidak berbicara sama sekali di Discord. Satu tim semula menganggap itu masalah sepele. Tim pun kalah karena kurangnya komunikasi dan kerja sama dan membuatnya semakin kesal.

Merasa belum puas, tim tersebut lanjut di game kedua. K beralih menggunakan hero Support. Baru lima menit jalannya permainan, K mematikan mikrofonnya di Discord. Kami menduga K masih kesal dengan game pertama tadi, dan satu tim merasa kesulitan dalam berkomunikasi. K juga terlihat bermain menyendiri tanpa mengikuti arahan dari tim. Permainan tidak berlangsung lama dan kami kalah.

Baca juga:

Cara Mendamaikan Gaji Versus Cicilan, Solusi Cerdas Hilangkan Pusing Awal Bulan

Menang atau Kalah, Itu Cuma Game
Kendalikan egomu saat bermain game. (Foto: Unsplash/Fausto Sandoval)


Keesokan harinya, ketika rekan setim ingin mengajak K bermain, ternyata tiga teman dihapus dari friend list. Bahkan juga dihapus dari Close Friend di Instagram Story, meski untungnya tidak diblock. Tak hanya itu, komunikasi di media sosial juga tidak pernah terjalin. Tampaknya, K memang begitu kesal dengan rekan setimnya.

Tidak ada komunikasi dan tidak pernah main bersama lagi. Namun, di antara teman tersebut percaya, waktu akan menyembuhkan hubungan mereka. Benar saja, sekitar kurang lebih dua bulan, K tiba-tiba saja memulai percakapan di media sosial. Sejak saat itu, hubungan pertemanan kembali pulih dan bahkan sudah bertemu secara tatap muka.

Kejadian ini tentu mengajarkan pentingnya kerja sama, menerima masukan, tidak egois, dan mencoba berdamai dengan diri sendiri. Setiap orang tentu butuh waktu dan cara berbeda-beda agar bisa kembali memulai hubungan. Jangan sampai hanya karena game, hubungan pertemanan tadinya harmonis malah jadi renggang. Menang atau kalah, itu cuma game. Tidak ada hal lebih tinggi dari sebuah persahabatan. Damai ajalah! (and)

Baca juga:

Berdamai Dengan Diri Sendiri, Kenapa Tidak?

#Game #DOTA2 #Maret +62 Bicara Damai Ajalah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Tekno
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Sony meluncurkan DualSense edisi GTA 6. Harga kontroler ini dibanderol Rp 1,4 juta. Lalu, ada nuansa Vice City.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
ShowBiz
Netflix Bocorkan Tampilan 27 Menit 'GTA 6', Tampilkan Jason dan Lucia di Vice City
Netflix dan Rockstar Games menghadirkan 'Grand Theft Auto VI: An Extended Look' berdurasi 27 menit, menampilkan Jason dan Lucia di Vice City.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Netflix Bocorkan Tampilan 27 Menit 'GTA 6', Tampilkan Jason dan Lucia di Vice City
Tekno
Nintendo Switch dan Switch 2 Resmi Masuk Indonesia, Mulai Dijual Desember 2026
Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 akhirnya mulai dijual di Indonesia. Kedua konsol itu akan hadir Desember 2026.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Nintendo Switch dan Switch 2 Resmi Masuk Indonesia, Mulai Dijual Desember 2026
Fun
PUBG Mobile Resmi Kolaborasi dengan 'Spider-Man: Brand New Day', Hadirkan Mode Permainan Baru
PUBG Mobile menghadirkan kolaborasi dengan Spider-Man: Brand New Day. Pemain bisa mendapatkan beberapa item dan tema khusus.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
PUBG Mobile Resmi Kolaborasi dengan 'Spider-Man: Brand New Day', Hadirkan Mode Permainan Baru
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Lifestyle
Kode Redeem 'Ragnarok: The New World' Terbaru dan Cara Klaim Gratisnya
Mau item gratis di Ragnarok: The New World? Cek daftar kode redeem terbaru yang masih aktif dan ikuti cara praktis klaim hadiahnya di PC maupun HP
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Kode Redeem 'Ragnarok: The New World' Terbaru dan Cara Klaim Gratisnya
Lifestyle
Taktik Jitu Bertahan Hidup '99 Nights in the Forest' Roblox Sampai Tamat
Seluruh material jarahan berfungsi meningkatkan level tungku api unggun secara berkala
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Taktik Jitu Bertahan Hidup '99 Nights in the Forest' Roblox Sampai Tamat
ShowBiz
'Fortnite' Hadirkan Karakter Odysseus, Terinspirasi Matt Damon dari Film 'The Odyssey' Christopher Nolan
Fortnite menghadirkan karakter Odysseus yang terinspirasi Matt Damon dari film The Odyssey karya Christopher Nolan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
'Fortnite' Hadirkan Karakter Odysseus, Terinspirasi Matt Damon dari Film 'The Odyssey' Christopher Nolan
Lifestyle
Trik Rahasia Menjadi Pemain Paling Eksis dan Populer di Roblox Brookhaven RP
Pemain membutuhkan kombinasi kreativitas tinggi, kecakapan komunikasi, serta konsistensi penokohan agar selalu menjadi pilihan utama ajakan bermain pemain lain
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Trik Rahasia Menjadi Pemain Paling Eksis dan Populer di Roblox Brookhaven RP
Lifestyle
Roblox Beta Tidak Bisa Diunduh? Kenali Risiko, Solusi dan Cara Masuk Servernya
Sistem Cloud Roblox menerapkan standarisasi ketat guna menjaga kestabilan server global saat masa pengujian berlangsung
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Juli 2026
Roblox Beta Tidak Bisa Diunduh? Kenali Risiko, Solusi dan Cara Masuk Servernya
Bagikan