Relasi

Dalam Hal Fantasi Bercinta, ini Bedanya Laki-Laki dan Perempuan

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 28 Juli 2019
Dalam Hal Fantasi Bercinta, ini Bedanya Laki-Laki dan Perempuan

Tak cuma pria, perempuan juga bisa punya fantasi seks. (foto: pixabay/1643606)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUNYA fantasi bercinta tidak salah.

Tak jarang orang merasa malu karena punya fantasi bercinta, sehingga hal itu dipendam dalam-dalam. Padahal, punya fantasi dalam hal bercinta amatlah wajar.

Sebuah survei oleh University of Montreal yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine menghimpun beragam jenis fantasi bercinta yang umum dimiliki pria dan wanita. Peneliti mewawancarai lebih dari 1.500 partisipan yang rata-rata berusia sekitar 30 tahun.

BACA JUGA: Akhirnya Terungkap, Ini Hal Paling Dibenci Perempuan saat Bercinta

Wawancara itu meliputi orientasi seksual mereka (heteroseksual, homoseksual, dan di antaranya) serta preferensi fantasi mereka.

Hasilnya, seks bertiga alias threesome dan seks bukan dengan pasangan berada di peringkat 10 besar fantasi seksual yang paling umum.

man
Pria punya fantasi seks tersendiri. (foto: pixabay)

Berikut fantasi bercinta yang umum dimiliki pria.

1. Terlibat dalam seks oral. Ada lebih banyak pria yang berkhayal tentang menerima seks oral dari perempuan (87,6%) daripada yang berkhayal untuk memberikan seks oral (78%).

2. Seks bertiga dengan dua orang wanita. Fantasi ini dimiliki oleh 84,5% pria.

3.Fantasi dengan orang lain yang dikenal, tapi bukan dengan pasangan resminya saat ini (misalnya sahabat, teman kantor) dimiliki oleh 83,4% pria.

4. Bercinta di tempat yang tidak lazim, misalnya di lift, taman, parkiran mal, atau di kantor. Sebanyak 82,3% pria memendam imajinasi liar tersebut.

5. Berfantasi menonton dua wanita bercinta alias voyeurisme dimiliki oleh 82,1% pria.

6. Berfantasi tentang ejakulasi di luar tubuh wanita, misalnya di wajah atau di dadanya. Delapan puluh persen pria mengidamkan hal itu.

7. Bercinta di tempat-tempat romantis. Hampir lebih dari 78% pria memiliki fantasi itu.

8. Berkhayal untuk memberikan seks oral pada pasangan wanita (78%).

9.Berfantasi untuk memberikan fingering pada pasangannya (76,4%).

10.Mengidamkan bercinta dengan lebih dari tiga wanita (75,3%).

woman
Perempuan memfantasikan hal romantis. (foto: pixabay/chriscaroll071158)

Sementara itu, perempuan punya fantasi yang sedikit berbeda. Meskipun beberapa di antaranya masih ada kesamaan dengan yang diidamkan para pria. Berikut fantasi yang umumnya diimpikan perempuan.

1. Berhubungan di tempat-tempat romantis. Hampir lebih dari 84,9% perpempuan sering berfantasi seperti itu.

2. Bercinta di tempat yang tidak lazim, misalnya di lift, parkiran mal, atau di kantor. Sebesar 81,7% perempuan memendam imajinasi itu.

3. Berkhayal tentang menerima seks oral dari pria (78,5%).

4. Berfantasi untuk memberikan seks oral kepada pria. Sekitar 72% perempuan memiliki fantasi itu.

5. Berfantasi untuk menerima fingering dari pasangan (71,4%).

6. Berfantasi untuk memberikan fingering kepada pasangan (68,1%).


7. Fantasi dengan orang lain yang dikenal, tapi bukan dengan pasangan resminya saat ini (misalnya sahabat, teman kantor, dan sebagainya) diidamkan oleh 66,3% perempuan.

8. Berkhayal untuk didominasi oleh pasangan (BSDM) dikhayalkan oleh 64,6% perempuan.

9. Mengidamkan bercinta di tempat umum, seperti transportasi umum atau di tempat terbuka (misalnya taman). Kecenderungan exhibitionist itu dimiliki oleh 57,3% perempuan.

10. Mengidamkan bercinta dengan lebih dari tiga orang, dengan pria dan perempuan (56,5%).

Selain 10 besar fantasi bercinta yang paling umum, studi itu juga menemukan beberapa pria dan perempuan berbagi fantasi yang sedikit tidak lazim sampai yang cenderung amoral. Misalnya, berhubungan seks dengan memakai kostum lawan jenis (cross-dressing).

Ssst, fantasi seks kamu yang mana? (dwi)

BACA JUGA: Apa Benar Telur Omega 3 Lebih Sehat Dibandingkan dengan Telur Biasa?

#Kesehatan #Bercinta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan