Dahlan Minta BUMN Bayar THR Dua Minggu Sebelum Lebaran

Misdam -Misdam - - Senin, 21 Juli 2014
Dahlan Minta BUMN Bayar THR Dua Minggu Sebelum Lebaran

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.com - Tunjangan Hari Raya (THR) selalu ditunggu-tunggu para pekerja menjelang lebaran, baik oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dikenal dengan gaji ke-13 sampai kalangan buruh. 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan meminta kepada perusahaan pelat merah untuk membayarkan THR kepada pekerja jauh-jauh hari. 

"Mudik itu terkait THR, saya minta perusahaan BUMN memberikan THR jauh-jauh hari. Kalau bisa dua minggu sebelum Ramadhan berakhir," kata dia di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (24/6/2014).   

Dahlan berharap perusahaan swasta dapat melakukan hal serupa agar mudik tak menumpuk mepet tiga hari atau sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

"Jadi arus mudik tidak numpuk pada hari-hari terakhir puasa. Kalau THR dibayarkan cepat, orang-orang mudik juga cepat," ujarnya.

Senada dengan Dahlan, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono juga meminta perusahaan membayar THR dari jauh hari sebelum perayaan lebaran. Hal ini untuk menghindari kepadatan arus mudik saat lebaran.

Menurut dia, THR sangat mempengaruhi masyarakat melakukan mudik. Hal ini berkaca dari pengalaman tahun lalu melonjaknya arus mudik di beberapa daerah terjadi setelah pembagian THR.

"Seperti di Sampit dua hari sebelum lebaran baru dibayar, sehingga keluar perkiraan," kata Bambang beberapa waktu lalu.

Untuk itu, Ia menghimbau agar para penyedia tenaga kerja melakukan pembayaran THR lebih awal, agar arus mudik bisa sesuai dengan perkiraan. Kemenhub memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada tiga hari sebelum lebaran yaitu, Jumat 25 Juli 2014. (Fik/Ndw)

(Nurseffi Dwi Wahyuni/liputan6.com)

#Bisnis
Bagikan
Ditulis Oleh

Misdam -

Berita Terkait

Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Pengangkatan akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Indonesia
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
BRIN menyoroti ketidaksesuaian antara produk yang dikembangkan startup dengan kebutuhan masyarakat sebagai faktor utama.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
Indonesia
FLEI 2025 Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global, Kadin Sebut Potensi Ekspor maki Terbuka
Dengan peluang yang sangat potensial, ajang tahunan ini menjadi magnet bagi pelaku usaha waralaba dan kemitraan.
Dwi Astarini - Sabtu, 11 Oktober 2025
FLEI 2025 Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global, Kadin Sebut Potensi Ekspor maki Terbuka
Indonesia
Dharma Jaya Catat Lonjakan Bisnis 190 Persen Sambil Jaga Ketahanan Pangan
Dharma Jaya mencatat lonjakan bisnis 190 persen sambil menjaga ketahanan pangan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Oktober 2025
Dharma Jaya Catat Lonjakan Bisnis 190 Persen Sambil Jaga Ketahanan Pangan
ShowBiz
‘KPop Demon Hunters’ Mewarnai Lorong Camilan di Korea Selatan, dari Mi Instan hingga Cake Bikin Perusahaan Cuan Besar
Perusahaan makanan berebut menggandeng megahit Netflix tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Oktober 2025
 ‘KPop Demon Hunters’ Mewarnai Lorong Camilan di Korea Selatan, dari Mi Instan hingga Cake Bikin Perusahaan Cuan Besar
Lifestyle
Tersangkut Kasus Pajak, Ketua Ferrari Jalani Hukuman Kerja Sosial
John Elkann dan saudara-saudaranya, Lapo dan Ginerva, akan membayar 183 juta euro atau sekira Rp 3,53 triliun kepada otoritas pajak Italia.
Dwi Astarini - Rabu, 10 September 2025
 Tersangkut Kasus Pajak, Ketua Ferrari Jalani Hukuman Kerja Sosial
Indonesia
Unsur Politis Harus Dihindari Dalam Rencana Bisnis Kopdes, Bisa Gagal Jika Ambil Alih Bisnis Eksisting
Kopdes adalah program besar yang mahal dan berisiko, sehingga pemerintah perlu test the water dengan melakukan piloting
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 Juli 2025
Unsur Politis Harus Dihindari Dalam Rencana Bisnis Kopdes, Bisa Gagal Jika Ambil Alih Bisnis Eksisting
Indonesia
Pendapatan KAI Melonjak 29 Persen, Catatkan Laba Bersih Rp 2,21 T di 2024
Sejalan dengan itu, kinerja operasional KAI terus menunjukkan tren perbaikan yang konsisten dan berkelanjutan.
Dwi Astarini - Selasa, 01 Juli 2025
Pendapatan KAI Melonjak 29 Persen, Catatkan Laba Bersih Rp 2,21 T di 2024
Bagikan