Cuma Ada Satu Guru Pria di SD Papua Ini, Sisanya Semua Perempuan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 20 Juli 2018
Cuma Ada Satu Guru Pria di SD Papua Ini, Sisanya Semua Perempuan

SD Inpres di Papua. Foto:indonesiamengajar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - SD Inpres 109 Perumnas Sorong Papua cuma memiliki keunikan sebagai satu-satunya sekolah yang hanya memiliki satu guru pria dan sisanya semuanya perempuan.

Wajar bila 22 duta besar negara sahabat sampai datang berkunjung dalam kegiatan diplomatic tour yang dilaksanakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Petrus Korisano mengatakan sekolah ini menggunakan sistem zonasi dan kebetulan mayoritas gurunya adalah perempuan. Sebanyak 30 guru tetap yang mengajar kebetulan perempuan, hanya satu orang guru honorer yang laki-laki mengajar 657 siswa.

Prestasi cukup banyak diperoleh sekolah dengan Akreditasi A ini. Beberapa di antaranya penghargaan Olympic Math dari Universitas Gadjah Mada di 2013-2014 dan menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional 2015.

SD Inpres papua
Guru mengajar di SD Inpres Papua. Foto: Antara

Kepala SD 109 Perumnas Kota Sorong Martha Kambu menyebutkan dirinya merupakan kepala sekolah ke-4 dan perempuan pertama yang memimpin sekolah dasar ini. SD ini juga menerapkan program Adiwiyata yang peduli tentang lingkungan hidup sejak 2013. Pada 2018, salah seorang murid terpilih menjadi duta bank sampah Kota Sorong.

Beberapa orang siswi SD Inpres 109 Perumnas Kota Sorong, Kairana Dwi Setyaningsih, Kairani Dwi Setyaningsih dan Valensya Valerin Bakarnbesi ditemui di sela-sela kegiatan diplomatic tour mengatakan terbiasa membawa botol minum plastik bekas ke bank sampah di sekolahnya.

"Nanti satu kelas akan dikasih uang untuk ditabung bersama dan disetorkan kas kelas," ujar Kairana, dikutip dari Antara, Jumat (20/7).

Sejumlah produk daur ulang berupa sendal jepit dari kardus bekas, tas anyaman dari sedotan bekas, tempat pinsil dari botol bekas, bunga plastik dari kemasan plastik bekas, boneka dari sedotan bekas karya murid-murid SD Inpres 109 ini dipamerkan dalam rangkaian diplomatic tour yang mengangkat tema Exhibition of Women Empowerment in Land of Papua.

Pada kesempatan yang sama KPPPA menyerahkan bantuan berupa laptop dan proyektor ke SD Inpres 109 yang diwakili oleh Deputi Kesetaraan Gender KPPPA Agustina Erni. (*)

#SD Inpres Papua #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Upaya OMC memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Indonesia
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Prajurit menemukan beberapa senapan angin tanpa laras, selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter, gelang bermotif Bintang Kejora, kamera, dan telepon genggam rusak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan