Fashion

Cuan Menggiurkan dari Fesyen Ramah Lingkungan

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 16 Oktober 2023
Cuan Menggiurkan dari Fesyen Ramah Lingkungan

Kain gambo muba merupakan kain tradisional yang dibuat dengan metode jumputan khas Sumatra Selatan.(foto: instagram/kain_gambomuba)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KECINTAAN pada lingkungan kini diwujudkan tidak hanya dalam kegiatan praktik hidup berkelanjutan, tetapi juga dari cara berpakaian. Konsep itu dapat mengurangi dampak buruk pada lingkungan dalam proses produksi pakaian itu sendiri.

Selain itu, terdapat potensi ekonomi dari fesyen ramah lingkungan yang ternyata sangat menggiurkan. Produk turunan dari fesyen yang berasal dari hutan Indonesia mendatangkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit.

BACA JUGA:

5 Jenama Fesyen Lokal Mengusung Semangat Keberlanjutan

Salah satu contohnya ialah selembar produk kain gambo muba. Kain gambo muba adalah kain tradisional yang dibuat dengan metode jumputan khas Sumatra Selatan. Metode jumputan mengandung makna yang sangat mendalam bagi masyarakat sekitar, yakni gotong royong. Makna itu dihadirkan melalui motif dan corak dominan kotak serta melingkar.

kain jumputan

Pewarnaan kain gambo dilakukan dengan cara dicelupkan ke getah gambir.(foto: instagram/kain_gambomuba)

Proses pewarnaan kain gambo dilakukan dengan cara dicelupkan ke getah gambir. Proses tersebut menghasilkan warna natural dan memukau seperti cokelat, hitam, hijau, oranye, dan kuning.

Para pengrajin kain gambo bisa mendapatkan harga jual sebesar Rp.200 ribu hingga Rp.700 ribu. Menurut penyataan Manajer Hibah dan Mobilisasi Sumber Daya Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) Vitri Sekarsari, angka itu melonjak puluhan kali lipat jika dibandingkan dengan hanya penjualan buah gambir mentah yang dihargai Rp 5 ribu - Rp 20 ribu per kilogram.

"Kain gambo muba yang menggunakan getah gambir sebagai pewarna alami telah menjadi ikon fesyen ramah lingkungan serta kontribusi Muba untuk dunia tekstil khususnya Wastra Nusantara," jelas Vitri dikutip ANTARA.

BACA JUGA:

Koleksi 'RONA' Tampilkan Ragam Tenun Nusantara

Dengan potensi ekonomi dan dampak positif dari fesyen ramah lingkungan, saat ini kawasan Toman di Kabupaten Musi Banyu Asin telah menjadi sentra produksi kain gambo muba. Kini telah terdapat 108 perajin dari sebelumnya empat perajin.

Salah satunya Azizah Nurul Amanah, salah satu putri daerah Sumatra Selatan yang tergugah untuk ikut mengembangkan produk fesyen ramah lingkungan. Khususnya dengan kain gambo muba, dan ia pun membangun usaha yang dinamai KriyeKite.

kain jumputan

Kabupaten Musi Banyu Asin telah menjadi sentra produksi kain gambo muba, kini telah terdapat 108 perajin.(foto: instagram/kain_gambomuba)

Proses produksi dan inovasi fesyen ramah lingkungan telah menormalisasi penggunaan kain atau wastra termasuk gambo muba sebagai bagian dari gaya busana sehari-hari. Tidak hanya memiliki nilai ekonomi yang potensial, berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, dalam pemanfaatannya juga menjadi sumbangsih untuk melestarikan limbah nusantara.(dgs)

BACA JUGA:

Komunitas Difabel Bandung Sulap Sampah Jadi Barang Seni

#Fashion #Oktober Sebangsa Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan