Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Fesyen

5 Jenama Fesyen Lokal Mengusung Semangat Keberlanjutan

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 13 Oktober 2023
5 Jenama Fesyen Lokal Mengusung Semangat Keberlanjutan

Beberapa jenama lokal menghadirkan semangat fesyen berkelanjutan dengan menggunakan bahan Tencel dan Lenzing Ecovero nan nyaman dan tahan lama.(foto: dok Lenzing AG/Richard Ramos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASIH ingat Pantai Loji yang viral karena Pandawara Group? Ya, pantai di Sukabumi itu dikabarkan dalam kondisi yang teramat kotor sehingga menggugah Pandawara Group untuk menginisiasi aksi bersih-bersih. Beberapa gambar yang beredar memperlihatkan Pantai Loji dipenuhi limbah fesyen berupa baju atau kain tak terpakai.

Tak dimungkiri, dalam beberapa tahun ke belakang, perkembangan produk fesyen nan instan membawa dampak tersendiri. Salah satunya makin banyaknya limbah fesyen.

Data dari YouGov mengungkap 3 dari 10 orang Indonesia pernah membuang pakaian yang baru dipakai sekali. Sebanyak 66 persen di antaranya pernah membuang sedikitnya satu pakaian dalam setahun.Akibat dari praktik itu, menurut Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIIPSN), pada 2021, Indonesia menghasilkan 2,3 juta ton limbah pakaian atau 12 persen dari limbah rumah tangga. Sungguh itu merupakan angka nan cukup masif.

BACA JUGA:

4 Rekomendasi Celana Cargo Lokal Eye Catchy

Oleh karena itulah, peran pecinta fesyen dalam membangun kesadaran akan mode yang lebih berkelanjutan sangat dibutuhkan di masa kini. Memilih mode pakaian yang dapat di-mix-and-match untuk ragam gaya dan memilih bahan yang berkualitas, nyaman, tahan untuk pemakaian yang lama, serta ramah lingkungan menjadi beberapa faktor pertimbangan dalam melakukan pembelian produk fesyen yang tidak melulu tentang harga murah.

Beberapa jenama lokal telah menawarkan produk fesyen dengan konsep berkelanjutan dengan menggunakan bahan nyaman dan tahan lama seperti Tencel serta Lenzing Ecovero. Berikut rekomendasi lima jenama lokal yang menghadirkan inovasi desain ke dalam nilai keberlanjutan.

1. Merdi Sihombing

merdi sihombing
Membawa koleksi yang terbuat dari material yang sustainable seperti Tencel.(foto: Dok Lenzing)

Pada September, Merdi Sihombing tampil di New York Fashion Week. Ia menampilkan beberapa koleksi yang terbuat dari material yang sustainable seperti Tencel. Saat hadir pada perhelatan inagurasi sertifikasi EU label atas Lenzing Ecovero, salah seorang desainer kebanggaan Indonesia ini mengungkapkan kebanggaannya atas diproduksi produk tersebut di Purwakarta.

Hal itu yang semakin memudahkan pelaku fesyen dan pencinta mode mendapatkan tesktil yang ramah lingkungan, berkualitas, dan harga terjangkau. Ia berharap tindakan nyata dalam membangun keberlanjutan di industri fesyen Tanah Air makin banyak.

2. Shaykaaz

shaykaaz
Modest wear dengan bahan berkelanjutan.(foto: Dok Lenzing)

Inilah jenama modest wear ternama yang mengusung tampilan elegan nan megah ke dalam setiap koleksi yang menggunakan bahan berkelanjutan. Sebagai jenama yang memiliki koleksi dengan pemakaian intensitas tinggi seperti mukena, Shaykaaz mengerti pentingnya pemilihan material seperti Lenzing Ecovero yang nyaman dan tahan untuk pemakaian dalam waktu lama.

3. EIGER

eiger
Mewujudkan kepedulian dalam EIGER Green.(foto: dok Lenzing)

Sebagai jenama yang sangat lekat dengan alam dan ragam kegiatan outdoor, komitmen kelestarian alam menjadi landasan EIGER dalam berinovasi. Salah satunya dengan produk biodegradable pada inisiatif EIGER Green. Serat pada produk ini dapat terurai kembali dalam waktu 12 pekan dan menjadi kompos. Penggunaan serat Tencel pada produk mereka dapat menjadi bukti konkret dalam kontribusi mengatasi limbah fesyen.

BACA JUGA:

Komunitas Difabel Bandung Sulap Sampah Jadi Barang Seni

4. SARE/Studio

Sare/Studio
SARE/Studio merupakan jenama yang cukup aktif dalam kampanye keberlanjutan dalam setiap produk rilisan mereka.(foto: dok Lenzing)

Loungewear dan pakaian dalam merupakan produk fesyen yang juga memiliki intensitas pemakaian yang tinggi. Oleh karena itu, pemilihan serat yang berkualitas dan nyaman akan penting untuk dipertimbangkan dalam mendukung kesehatan organ intim. SARE/Studio merupakan jenama yang cukup aktif dalam kampanye keberlanjutan dalam setiap produk rilisan mereka.

Serat eco responsible viscose besertifikat, Lenzing Ecovero yang kini sudah mulai diproduksi di Indonesia menjadi pilihan SARE/Studio untuk ragam koleksi loungewear mereka sejak lama. Mereka juga menggunakan serat Tencel untuk koleksi pakaian dalam dan ready-to-wear.

5. Calla The Label

Calla the label
Calla The Label selalu menjadikan aspek aspek ramah lingkungansebagai landasan dari setiap rancangan.(foto: Lenzing)

Sejak didirikan di 2017, Calla The Label selalu menjadikan aspek aspek ramah lingkungansebagai landasan dari setiap rancangan yang diciptakan. Kreativitas permainan warna dan motif yang memukau mata selalu menjadi karakter koleksi Calla The Label.

Kolaborasi material Tencel nan lembut dan nyaman karena memiliki sirkulasi udara yang baik dan aman bagi kulit sensitif juga menjadi andalan saat koleksi kolaborasi mereka dengan nama besar seperti Marsha Timothy, Febby Rastanty hingga Andien diluncurkan.(dwi)

BACA JUGA:

Baju Oversized dari Jenama Lokal yang Nyaman dan Santai

#Fashion #Oktober Sebangsa Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Bagikan