Cuaca Buruk Pencarian Hari Kesepuluh, Tim Hanya Temukan 2 Kantong Tubuh Manusia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 18 Januari 2021
Cuaca Buruk Pencarian Hari Kesepuluh, Tim Hanya Temukan 2 Kantong Tubuh Manusia

Prajurit Kopaska TNI AL mengangkat serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dari dasar laut, Sabtu (16/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim SAR gabungan pada evakuasi hari kesepuluh hanya mendapatkan sejumlah kecil objek pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Hari ke-10, tim menemukan 2 kantong potongan tubuh manusia, 2 kantong serpihan kecil badan pesawat, dan 1 kantong sepihan besar bagian pesawat Sriwijaya Air.

"Cuaca hari ini kurang bagus di lokasi pencarian," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Jakarta, Senin (8/1).

Baca Juga:

29 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Teridentifikasi

Total yang dikumpulkan dari awal evakuasi sebanyak 310 kantong jenazah potongan tubuh korban, 60 kantong kecil bagian pesawat, dan 55 kantong potongan besar pesawat.

"Walaupun cuaca hari ini jelek, namun tim SAR gabungan masih tetap semangat melaksanakan operasi pencarian dengan semaksimal mungkin," tuturnya.

Prajurit Kopaska TNI AL dalam pencarian pesawat Sriwijaya Air PK-CLC di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (17/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Prajurit Kopaska TNI AL dalam pencarian pesawat Sriwijaya Air PK-CLC di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (17/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.


Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman menyebutkan, temuan objek potongan tubuh penumpang maupun serpihan kecil pesawat serta bagian pesawat berukuran besar semakin sulit ditemukan di operasi pencarian hari ke-10.

"Ini hari ke-10, objek yang dibawa sangat berkurang. Kita menerima objek pencarian dari KRI Rigel. Cuaca kurang bersahabat, sehingga yang diserahkan sedikit," ujar Rasman, Senin (18/1).

Baca Juga:

Tim SAR Fokus Cari Korban dan Bagian Penting CVR Sriwijaya Air

Rasman mengungkapkan, berbagai kendala yang dihadapi oleh penyelam dari berbagai institusi dalam pencarian obyek Swiwijaya Air SJ-182 khususnya memori CVR (cockpit voice recorder).

"Saat ini masih rapat evaluasi, nanti akan dijelaskan apakah diteruskan atau selesai," kata Rasman. (Asp/Knu)

Baca Juga:

'Casing' Black Box CVR Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan

#Sriwijaya Air #Pesawat Jatuh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Pilot K2 Airways sempat mengucapkan kata-kata terakhir “Rolling or floating, 1732” sebelum pesawat Boeing 737 hilang kontak di Laut Arab, bangkai ditemukan 53 mil laut selatan Ormara, investigasi masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Dunia
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Pesawat kargo Boeing 737-400 K2 Airways hilang kontak 12 jam di Laut Arab, ditemukan 53 mil laut selatan Ormara Pakistan, 5 awak masih dicari, investigasi penyebab musibah berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Indonesia
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Pelita Air Service memastikan pesawatnya yang jatuh mendistribusi program BBM Satu Harga dalam kondisi layak terbang, meski sudah berusia di atas 10 tahun.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Indonesia
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, mitra dan tim di lapangan, untuk memonitor distribusi BBM ke wilayah tersebut tetap dapat terlayani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Februari 2026
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Indonesia
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut sejatinya sedang menjalankan misi penting mengangkut bahan bakar minyak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Indonesia
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Pesawat Air Tractor AT-802 pengangkut BBM jatuh di Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Pilot dinyatakan meninggal, penyebab masih diselidiki.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Indonesia
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Sebelum hilang kontak, pilot sempat berkomunikasi dengan petugas Air Traffic Controller (ATC) Tarakan pada pukul 12.24 WITA
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Pesawat Smart Air jenis Caravan rute Nabire–Kaimana jatuh di perairan Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1). Polisi memastikan seluruh penumpang selamat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Indonesia
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Setelah disalatkan keluarga, jenazah dibawa ke Masjid Istiqomah untuk disalatkan warga kampung.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Bagikan