COE Indonesia 2021

COE Indonesia 2021 Menguntungkan Petani Kopi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 23 Desember 2021
COE Indonesia 2021 Menguntungkan Petani Kopi

Cup of Excellence sangat menguntungkan bagi petani kopi (Foto: mp/andhika hutama putra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOMPETISI Cup of Excellence (COE) Indonesia 2021 mengangkat nama kopi Indonesia ke kancah internasional. Hal ini membuat para petani Indonesia bisa meraih keuntungan lewat lelang. Kompetisi bergengsi ini bertujuan untuk mencari kopi berkualitas dari sebuah negara penghasil kopi pada satu musim panen tertentu.

Standar penilaian yang dimiliki COE adalah yang tertinggi dalam industri kopi specialty. Melalui sistem yang diawasi auditor profesional, setiap kopi yang terdaftar bakal dinilai dengan skor minimal 87 guna masuk ke tahap penjurian internasional.

Baca Juga:

Cup of Excellence Dorong Kebangkitan dan Kesejahteraan Petani Kopi Indonesia

Dalam gelaran COE Indonesia 2021, panitia menerima setidaknya 158 sampel kopi, namun sebanyak 12 sampel tidak bisa melaju ke tahap 'Pra Seleksi'.

Akan ada seleksi terlebih dahulu, sebelum diikutkan lelang (Foto: pixabay/gedatsarts)

Setiap lot minimum 250 kilogram hingga maksimum 1.210 kilogram. Apabila sampel kopinya lolos hingga ke tahap akhir, maka jumlah lot itu yang nantinya akan dilelang dan hasil lelang menjadi milik petani.

Untuk tahapan terakhir dari kompetisi tersebut adalah lelang daring yang diikuti semua peserta lelang, yang didominasi calon pembeli dari luar Indonesia.

Sebelumnya, mereka harus mendaftarkan diri ke Alliance for Coffee Excellence (ACE), sehingga calon pembeli adalah calon yang sudah terseleksi dan berpotensi membeli dengan harga tinggi. "Untuk pembagian hasil lelang itu nanti 85 persen itu untuk petani, sisanya biaya penyelenggaraan acara Cup of Excellence," jelas Ketua Umum SCAI Daryanto Witarsa di Jakarta Selatan, Rabu (22/12).

Salah satu petani kopi yang menjadi pemenang COE Indonesia ialah Dilen Aligogo dari Gayo, Aceh Tengah. Dilen mengaku sangat senang dengan adanya event COE.

"Dapat informasi dari teman, dari koperasi. Saya langsung mau ikut, jadi kopi saya dari kebun masuk ke koperasi kemudian dikirim sampelnya ke COE," tutur Dilen.

Dinobatkan menjadi pemenang COE Indonesia, Dilen mengaku sudah optimis sejak awal, karena dia telah melakukan pengolahan semaksimal mungkin.

"Saya yakin sih bakal menang kemarin, karena mengolahnya sudah benar-benar bagus, dapat ilmu juga dari beberapa teman, syukur alhamdulillah dapat juara dan bisa membanggakan nama Aceh Tengah dari Gayo," papar Dilen.

Baca Juga:

SCAI Gelar Pemilihan Top 10 Cup of Excellence 2021

Dilen berharap adanya COE bisa membuat harga kopi meningkat dan petani kopi bisa sejahtera (Foto: pixabay/damramirez)

Dengan adanya kompetisi COE, Dilen menuturkan dirinya sangat terbantu, dan berharap ke depannya harga kopi lebih mahal lagi dan petani bisa sejahtera.

Sementara itu, menurut Andi Widjaja selaku Country Coordinator COE, keuntungan COE bukan melulu soal finansial bagi petani atau pemangku kepentingan kopi di sebuah negara. Lebih daripada itu, COE menciptakan warisan abadi di setiap negara yang berpartisipasi.

Andi berharap penyelenggaraan COE dapat menjamin keberlanjutan kopi Indonesia ke depannya untuk jadi lebih baik. Mulai dari sisi kepemilikan atau kemitraan atas lahan, pembibitan, perawatan, hingga pasca panen pada sisi hulu.

Kemudian, Dewan Pembina SCAI Delima Hasri Azah menambahkan dengan adanya COE kopi Indonesia diharapkan bisa dikenal di dunia karena kualitasnya. "Kita berharap kopi Indonesia masuk rantai pasok kopi dunia, lebih berkualitas, dan harganya semakin bagus," ujar Delima. (ryn)

Baca Juga:

Pemerintah Apresiasi Gelaran Cup of Excellence di Indonesia dan Pertama di Asia

#Kompetisi Kopi #Cup Of Excellence #Kopi
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan