Cocok Disajikan selama Ramadan, Ini 6 Kue Terkenal dari Berbagai Negara
Varian kue dari berbagai negara untuk Ramadan (Foto: Pexels/Vitaly Vlasov)
BERBUKALAH dengan yang manis. Seruan ini akan sering kita dengar selama bulan Ramadan. Benar adanya kita dianjurkan untuk menyantap makanan atau minuman manis saat berbuka puasa. Tak lain, yakni untuk mengembalikan energi yang terkuras setelah seharian berpuasa. Ini bisa dilakukan dengan menyantap berbagai pilihan makanan atau minuman manis, termasuk di antaranya kurma, teh manis, buah, es sirup, atau camilan seperti kue.
Baca juga:
Air Putih atau Teh Manis, Mana yang Terbaik untuk Berbuka Puasa?
Memang sih, gorengan dan lontong masih jadi sajian paling populer di Indonesia untuk berbuka. Selain tidak terlalu berat, perpaduan dua makanan ini cukup mengenyangkan. Tapi, kenapa sesekali tidak mencoba sajian kue manis populer dari berbagai belahan dunia? Ringan dan cocok disajikan selama Ramadan. Enggak kalah enak sama kue-kue lokal, berikut enam kue terkenal dari berbagai negara seperti yang dikutip dari laman Insider.
1. Buttery Vanillekipferl, Austria
Kue kering dari Austria ini punya tekstur renyah, terbuat dari mentega dan almond serta ditaburi dengan gula vanila yang menambah rasa manis. Nama Vanillekipferl ini sendiri jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris berarti Vanilla Moon. Kue ini memiliki bentuk seperti bulan sabit dan biasa jadi hidangan spesial Hari Natal di negara asalnya.
2. Nanaimo Bars, Kanada
Kue yang terbilang simpel, karena proses pembuatannya tidak perlu dipanggang. Kue ini dibuat dengan bentuk yang khas karena menampilkan lapisan kue wafer, cokelat, dan custard. Meski begitu kue ini tapi tetap enak loh, kamu bisa mencoba membuatnya untuk disajikan saat berbuka puasa selama Ramadan ini.
3. Macaroon, Prancis
Kue ini dikenal sebagai camilan 'genit' karena bentuknya yang lucu dan warnanya yang menarik serta mencuri perhatian ketika seseorang melihatnya. Kue ini berasal dari bahasa Italia, maccarone yang artinya bubuk halus. Rasanya sangat manis karena dibuat dominan menggunakan gula, jangan terlalu banyak ya memakannya.
Baca juga:
4. Kourabiedes, Yunani
Bahan khusus kue ini adalah almond yang memberikan rasa khas pada kue ini. Kourabiedes cukup dimakan dengan satu gigitan karena ukuran yang pas untuk langsung dimasukkan ke dalam mulut. Di Indonesia juga ada kue yang mirip seperti ini yaitu kue khas lebaran, putri salju.
5. Stroopwafels, Belanda
Kue yang datang dari sebuah kota bernama Gouda ini cukup terkenal. Kue wafel tipis ini biasanya disajikan dengan kopi atau teh sebagai sarapan atau waktu brunch. Biasanya stropwafels akan diletakkan di atas cangkir minuman hangat agar rasa kue lebih optimal saat dinikmati. Sangat cocok dipadukan dengan teh manis saat berbuka puasa.
6. Resteh Khoshkar, Iran
Kue yang berasal dari Iran ini terbuat dari tepung beras, kapulaga, jahe, kayu manis, dan kacang walnut. Cara membuat kue ini digoreng terlebih dahulu sebelum nantinya disiram dengan sirup ketika sudah jadi. Kue ini juga jadi hidangan tradisional selama Ramadan di Iran. (lio)
Baca juga:
Cuma Ada Telur? Tenang, 3 Resep Kekinian Ini Bisa Dicoba di Rumah
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand