Cipta Kridatama Lakukan Kontrak Tambang Batu Bara Rp5,14 Miliar
Ilustrasi Tambang (Foto: ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)
MerahPutih Bisnis - Anak perusahaan ABM Investama Tbk, PT Cipta Kridatama (CK), melakukan kontrak kerjasama dengan anak perusahaan PT Toba Bara Sejahtera Tbk, PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN), selama 5 tahun hingga 2020. PT CK mendapat kontrak baru jasa pertambangan batu bara senilai US$ 396 juta (sekira Rp5,14 miliar).
Penandatanganan kontrak kerjasama kedua perusahaan dilakukan Presiden Direktur Cipta Kridatama Irfan Setiaputra dan Direktur Utama Adimitra Baratama Nusantara Hamid Awaludin bertempat di Jakarta, Jumat (29/5).
“Kami percaya bahwa potensi bisnis batu bara nasional masih sangat positif. Kontrak jangka panjang dengan ABN sangat penting bagi CK untuk menjamin pertumbuhan dan memperkuat fundamental bisnis perusahaan di masa yang akan datang,” jelas Presiden Direktur Cipta Kridatama Irfan Setiaputra, melalui rilis yang diterima redaksi Merahputih.com, Rabu (3/6).
Direktur Utama Adimitra Baratama Nusantara, Hamid Awaludin menyatakan, perusahaannya percaya bahwa CK, sebagai pemain utama di bisnis jasa pertambangan batu bara nasional, akan mampu memenuhi target produksi yang telah ditetapkan.
"Kami berkeyakinan bahwa kerja sama dengan CK dapat meningkatkan value perusahaan melalui produksi batu bara yang optimal," ujarnya.
Sesuai kesepakatan, CK akan memberikan layanan jasa pertambangan seperti pengupasan lahan (overbourden removal) dan penyewaan alat berat di lokasi tambang ABN di wilayah Sanga-Sanga, Kalimantan Timur. Selama periode kontrak, CK ditargetkan mampu melakukan produksi pengupasan lapisan pucuk tanah dan penutup tanah sebanyak 263 juta bcm. (fre)
Baca Juga:
Mafia Batu Bara Lebih Dekat Dibandingkan Mafia Migas
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Viral Pesan Berantai Penambang Emas Tewas di Area Antam, Begini Penjelasan Polisi
Tambang di Bogor yang Ditutup Dedi Mulyadi Kembali Dibuka, Pemkab Berdalih Ekonomi Warga Harus Jalan
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Prabowo Siap Sikat Habis Tambang Ilegal, Tegaskan Uang Rakyat Tak Boleh Hilang 1 Persen Pun
Polisi Tangkap Jurnalis di Morowali, Tegaskan Bukan Terkait Profesi Pers
PKB Dukung Menteri Purbaya Terapkan Bea Keluar Ekspor Batu Bara
Penyidikan Kasus Tambang Konawe Utara Dihentikan, KPK Ungkap Alasannya
KPK Hentikan Kasus Tambang Konawe Utara, MAKI Siap Gugat Praperadilan dan Minta Kejagung Ambil Alih
Ada Penambangan di Gunung Slamet. Pemprov Ajukan Jadi Kawasan Taman Nasional
Konsesi Tambang Picu Perpecahan PBNU, Gus Yahya Rela Kembalikan ke Negara dengan Syarat