Cipta Kridatama Lakukan Kontrak Tambang Batu Bara Rp5,14 Miliar

Fredy WansyahFredy Wansyah - Rabu, 03 Juni 2015
Cipta Kridatama Lakukan Kontrak Tambang Batu Bara Rp5,14 Miliar

Ilustrasi Tambang (Foto: ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Anak perusahaan ABM Investama Tbk, PT Cipta Kridatama (CK), melakukan kontrak kerjasama dengan anak perusahaan PT Toba Bara Sejahtera Tbk, PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN), selama 5 tahun hingga 2020. PT CK mendapat kontrak baru jasa pertambangan batu bara senilai US$ 396 juta (sekira Rp5,14 miliar).

Penandatanganan kontrak kerjasama kedua perusahaan dilakukan Presiden Direktur Cipta Kridatama Irfan Setiaputra dan Direktur Utama Adimitra Baratama Nusantara Hamid Awaludin bertempat di Jakarta, Jumat (29/5).

“Kami percaya bahwa potensi bisnis batu bara nasional masih sangat positif. Kontrak jangka panjang dengan ABN sangat penting bagi CK untuk menjamin pertumbuhan dan memperkuat fundamental bisnis perusahaan di masa yang akan datang,” jelas Presiden Direktur Cipta Kridatama Irfan Setiaputra, melalui rilis yang diterima redaksi Merahputih.com, Rabu (3/6).

Direktur Utama Adimitra Baratama Nusantara, Hamid Awaludin menyatakan, perusahaannya percaya bahwa CK, sebagai pemain utama di bisnis jasa pertambangan batu bara nasional, akan mampu memenuhi target produksi yang telah ditetapkan.

"Kami berkeyakinan bahwa kerja sama dengan CK dapat meningkatkan value perusahaan melalui produksi batu bara yang optimal," ujarnya.

Sesuai kesepakatan, CK akan memberikan layanan jasa pertambangan seperti pengupasan lahan (overbourden removal) dan penyewaan alat berat di lokasi tambang ABN di wilayah Sanga-Sanga, Kalimantan Timur. Selama periode kontrak, CK ditargetkan mampu melakukan produksi pengupasan lapisan pucuk tanah dan penutup tanah sebanyak 263 juta bcm. (fre)

Baca Juga:

Mafia Batu Bara Lebih Dekat Dibandingkan Mafia Migas

Inilah Penyebab Ratusan Karyawan Tambang Dirumahkan

Nelayan Pesisir Muncar Desak Tolak Tambang Pasir Laut

#Batu Bara #Tambang
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
Viral Pesan Berantai Penambang Emas Tewas di Area Antam, Begini Penjelasan Polisi
Belum tentu gas beracun. Yang jelas bukan longsor dan bukan karyawan Antam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Viral Pesan Berantai Penambang Emas Tewas di Area Antam, Begini Penjelasan Polisi
Indonesia
Tambang di Bogor yang Ditutup Dedi Mulyadi Kembali Dibuka, Pemkab Berdalih Ekonomi Warga Harus Jalan
Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Bogor bersama para pengusaha sepakat membangun jalan khusus angkutan tambang sepanjang 15 kilomete
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Tambang di Bogor yang Ditutup Dedi Mulyadi Kembali Dibuka, Pemkab Berdalih Ekonomi Warga Harus Jalan
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
Prabowo Siap Sikat Habis Tambang Ilegal, Tegaskan Uang Rakyat Tak Boleh Hilang 1 Persen Pun
Prabowo menekankan pentingnya transparansi dan penghindaran konflik kepentingan dalam proses penegakan hukum
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Prabowo Siap Sikat Habis Tambang Ilegal, Tegaskan Uang Rakyat Tak Boleh Hilang 1 Persen Pun
Indonesia
Polisi Tangkap Jurnalis di Morowali, Tegaskan Bukan Terkait Profesi Pers
Polisi menangkap jurnalis berinisial R di Morowali, Sulawesi Tengah. Penangkapan itu terkait kasus dugaan pembakaran kantor tambang awal Januari 2026.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Polisi Tangkap Jurnalis di Morowali, Tegaskan Bukan Terkait Profesi Pers
Indonesia
PKB Dukung Menteri Purbaya Terapkan Bea Keluar Ekspor Batu Bara
Industri batu bara menjadi primadona ekonomi, tapi sering kali meninggalkan jejak kerusakan lingkungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
PKB Dukung Menteri Purbaya Terapkan Bea Keluar Ekspor Batu Bara
Indonesia
Penyidikan Kasus Tambang Konawe Utara Dihentikan, KPK Ungkap Alasannya
KPK mengungkap alasan mengapa penyidikan kasus tambang Konawe Utara dihentikan. Hal itu dilakukan sesuai ketentuan hukum.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Penyidikan Kasus Tambang Konawe Utara Dihentikan, KPK Ungkap Alasannya
Indonesia
KPK Hentikan Kasus Tambang Konawe Utara, MAKI Siap Gugat Praperadilan dan Minta Kejagung Ambil Alih
KPK menghentikan kasus tambang Konawe Utara. MAKI pun siap menggugat praperadilan dan meminta Kejagung untuk menambil alih.
Soffi Amira - Minggu, 28 Desember 2025
KPK Hentikan Kasus Tambang Konawe Utara, MAKI Siap Gugat Praperadilan dan Minta Kejagung Ambil Alih
Indonesia
Ada Penambangan di Gunung Slamet. Pemprov Ajukan Jadi Kawasan Taman Nasional
Langkah lain yang sudah dilakukan adalah membentuk satuan tugas (Satgas) untuk menangani permasalahan tambah yang ada di lereng Gunung Slamet tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Desember 2025
Ada Penambangan di Gunung Slamet. Pemprov Ajukan Jadi Kawasan Taman Nasional
Indonesia
Konsesi Tambang Picu Perpecahan PBNU, Gus Yahya Rela Kembalikan ke Negara dengan Syarat
KH Said Aqil Siradj sampai meminta agar hak konsesi tambang dikembalikan kepada pemerintah untuk menyelesaikan konflik internal di tubuh PBNU.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Konsesi Tambang Picu Perpecahan PBNU, Gus Yahya Rela Kembalikan ke Negara dengan Syarat
Bagikan