Cerita Bamsoet dan Airlangga dari Pengusaha Terjun ke Dunia Politik
Menteri Perindustrian Republik Indonesia Airlangga Hartanto memberikan sambutan pada pembukaan Diklatda Hipmi Jaya di Ballroom The Ritz Calton Jakarta, Selasa,(12/4). Merahputih.com/Rizki Fitrianto
MerahPutih.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet menjelaskan kenapa dirinya terjun ke dunia politik dari seorang pengusaha yang sukses di Indonesia.
Bamsoet mengatakan, pengusaha dan politik merupakan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Pasalnya, seorang pengusaha yang terjun ke dunia politik akan dipastikan memiliki jaringan yang luas.
"(Pengusaha) itu bagian kesatuan yang tak bisa dipisahkan sehingga kalau pengusaha masuk ke politik itu akan membuka jaringan," kata Bamsoes saat hadir Diklatda 2018 HIPMI Jaya di Balroom Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan, Kamis (12/4).
Lebih lanjut, dia mengaku, terjun kedunia Politik ini sebuah pilihan seorang pengusaha karena akan memperkuat jaringan dan bisnis yang tengah dijalankan."Politik itu hanya sebuah pilihan, ya pilihan dalam memperkuat jaringan karena kekuasaan dan bisnis gak bisa dipisahkan penguasa," tuturnya.
Sementara itu, komentar Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto terkait soal keuntungan seorang pengusaha masuk ke dunia politik.
Menurut dia, politik itu bukan memikirkan untuk rugi, tetapi sebuah kepercayaan dari masyarakat, untuk terjun maju ke Politik. "Kalau politik bukan bicara untung rugi, tapi terpilih atau tidak terpilih," ungkapnya.
Selain itu, Airlangga mengingatkan para pengusaha muda Indonesia tantangan revolusi industri keempat atau sering disebut revolusi industri 4.0 yang sudah hadir di depan mata.
Menurut Airlangga, memasuki revolusi keempat ini peran teknologi digital menjadi sangat menentukan karena kini semuanya otomatisasi berbasis data.
"Nah kalau kita lihat di Indonesia ini pengguna internet itu jumlahnya 143 juta ini menjadi sebuah pasar karena kunci dari perkembangan ekonomi digital," kata dia.
Untuk itu, Airlangga mengingatkan peran pemuda melalui universitas dan kerja sama antar universitas guna meningkatkan pengetahuan digital sangat diperlukan.
"Pengguna smartphone terus meningkat dari tahun ke tahun, di bidang ekonomi itu penggunaannya yang menjual secara online itu ada sekitar 17 atau 60% dalam 15 tahun terakhir itu pendapatan ataupun tenaga kerja kita itu," tandas Menperin. (Asp)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Anies: Sandiaga Uno Utusan Permanen HIPMI di Pemprov DKI
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Sambangi KPK Bahas Tarif Resiprokal Amerika Serikat
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Work From Mall, Padukan Kebutuhan Pekerja Fleksibel Sambil Ngopi
Pemerintah Sarankan Work From Mall, Demi Gig Economy
Bamsoet Nilai Pilkada lewat DPRD Berpotensi Kurangi Biaya dan Politik Uang
Elit Saling Adu Opini soal Bencana Alam Sumatra, Bamsoet: Stop Saling Menyalahkan, Fokus pada Penanganan
Airlangga Sebut Indonesia Tujuan Investasi, Buktinya AS sudah Tertarik
Pembahasan Tarif Ekspor ke AS Belum Rampung, Airlangga Ingin Beberapa Komoditas Nol Persen
Menko Airlangga Malah Senang Emas Sumbang Inflasi Terbesar, Ini Alasannya