CEO TikTok Ingin Kalahkan UU Pelarangan Tiktok di AS

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 25 April 2024
CEO TikTok Ingin Kalahkan UU Pelarangan Tiktok di AS

Presiden AS Joe Biden telah menyetujui UU yang diajukan parlemen AS yang akan melarang aplikasi video pendek populer tersebut. (Foto: Unsplash/Alexander Shatov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bos TikTok, Shou Zi Chew, siap menggugat pemerintah AS jika TikTok dilarang di AS. Dia mengaku siap berkonfrontasi demi mempertahankan hak pengguna TikTok di AS.

Sebelumnya, Rabu (24/4) Presiden AS Joe Biden telah menyetujui UU yang diajukan parlemen AS yang akan melarang aplikasi video pendek populer tersebut. Di AS, TikTok digunakan oleh 170 juta orang Amerika.

“Yakinlah, kami tidak akan kemana-mana,” kata CEO Shou Zi Chew dalam video yang diposting beberapa saat setelah Biden menandatangani undang-undang yang memberi waktu 270 hari bagi ByteDance, perusahaan pemegang merek TikTok yang berbasis di China untuk mendivestasikan aset TikTok di AS.

Jika ByteDance tak melakukannya, TikTok akan menghadapi larangan. Namun, Shou tak gentar dengan ancaman itu.

Baca juga:

Jelang Perilisan Album Terbaru, Katalog Musik Taylor Swift Kembali di TikTok

“Sejumlah fakta dan konstitusi berpihak pada kami dan kami berharap dapat menang lagi,” ujar Shou seperti dikutip reuters.com (25/4).

Biden menetapkan batas waktu divestasi hingga 19 Januari – satu hari sebelum masa jabatannya berakhir. Namun, ia dapat memperpanjang batas waktu tersebut hingga tiga bulan jika menurutnya ByteDance memenuhi keinginan pemerintah AS.

Pemerintah AS membantah sengaja melarang TikTok dengan alasan politik. “Kami tidak ingin melihat adanya larangan,” kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre pada hari Selasa. “Ini tentang kepemilikan China,” tambahnya.

Pada tahun 2020, Trump diblokir oleh pengadilan dalam upayanya untuk melarang TikTok dan WeChat milik perusahaan China, sebuah unit dari Tencent.

Baca juga:

DPR AS Loloskan RUU untuk Blokir TikTok, Konten Kreator Khawatirkan Misedukasi

Trump, kandidat presiden dari Partai Republik, telah berbalik arah dan mengatakan pada hari Senin bahwa Biden “mendorong” pelarangan TikTok dan akan menjadi pihak yang bertanggung jawab jika pelarangan tersebut diberlakukan, dan mendesak para pemilih untuk memperhatikannya.

Meski menghadapi ancaman pelarangan yang terus nyata, TikTok masih bisa digunakan di AS.

"Selagi kami berjuang di pengadilan, pengguna tetap bisa menggunakan TikTok seperti biasa," kata Shou. (dru)

#TikTok
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Lifestyle
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
Bagian hook yang mudah diingat serta nuansa lagu yang unik membuat trek berdurasi tiga menit itu semakin melekat di benak pendengar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
ShowBiz
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Lagu “EVERYTHING HALLELUJAH” banyak dipakai sebagai latar video karena memiliki nuansa emosional yang kuat sekaligus mudah melekat di telinga pendengar.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Indonesia
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Tersangka NS mempelajari cara membuat kosmetik ilegal melalui video di YouTube dan memasarkan produknya melalui akun TikTok Lavia Skincare, Fiana Store, dan Hetty Skincare.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Selain menyampaikan angka deaktivasi akun anak di bawah usia 16 tahun, Meutya mengatakan bahwa TikTok juga telah menyampaikan rencana aksi kepatuhan yang lebih rinci dan terukur di masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
ShowBiz
Viral di TikTok, 'Meski Takkan Selalu Indah' Adiw Sering Masuk FYP
Salah satu alasan lagu ini cepat viral yakni karena sering dipakai sebagai latar musik dalam konten Reza Arap dan Lula Lahfah.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Viral di TikTok, 'Meski Takkan Selalu Indah' Adiw Sering Masuk FYP
Indonesia
Patuhi Regulasi, TikTok Mulai Nonaktifkan Pemilik Akun Berusia 16 Tahun ke Bawah
Pengguna TikTok yang berusia di atas 16 tahun tetapi terdampak penonaktifan akun nantinya dapat mengajukan upaya banding
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
Patuhi Regulasi, TikTok Mulai Nonaktifkan Pemilik Akun Berusia 16 Tahun ke Bawah
Bagikan