CEO IDaff Berbagi Tips untuk Pengusaha Startup

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 14 Maret 2017
CEO IDaff Berbagi Tips untuk Pengusaha Startup

Neal saat wawancara khusus (Merahputih.com / Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

IDaff memang masih terbilang muda. Meski demikian, perusahaan marketplace yang menawarkan produk dengan sistem affiliate ini terbilang cukup pesat. Dalam kurun waktu satu tahun saja, IDaff sudah bisa melakukan 11 digit transaksi.

Sunil Tolani atau akrab disapa Neal adalah salah satu orang yang berada di belakang IDaff. Bersama ketiga rekannya Dee Ferdinand, Ivan Kristianto, dan Ahmad Mulyadi mengembangkan ide intuk membangun platform bagi affiliate marketing.

Kepada Muchammad Yani dari merahputih.com, Neal yang juga menjadi CEO sekaligus Co founder dari IDaff pun mencoba berbagi tips dan trik untuk orang-orang yang memiliki bisnis startup.

Neal saat wawancara khusus (Merahputih.com / Rizki Fitrianto)

Menurut pria berkacamata ini, bisnis bisa dikatakan bagus jika memiliki tiga faktor, di antaranya; profitable yaitu bisnis harus memiliki keuntungan; scalable, bisnis bisa diukur atau dibesarkan; dan sustainable atau berkelanjutan.

"Kalau cuma profit tapi enggak bisa digedein dengan cepat juga percuma," ucapnya di kantor IDaff di Tebet Timur Dalam Raya, No 19c, Jakarta Selatan, Senin (13/3).

Namun dari ketiga faktor tersebut, Neal menilai profitable dan scalable adalah hal yang harus diutamakan terlebih dahulu. Alasannya, karena dua faktor itu dapat membantu mengembangkan bisnis di iklim ekonomi Indonesia seperti sekarang.

"Untuk iklim ekonomi Indonesia seperti sekarang, alangkah baiknya para startup fokusnya ke profitable dan scalablenya. Kenapa? Karena iklim di indonesia itu enggak secepat di Barat," kata Neal.

Neal saat wawancara khusus (Merahputih.com / Rizki Fitrianto)

Meski demikian, Neal tak memaksa bagi para startup untuk memilih faktor lain terlebih dahulu dalam memulai bisnisnya. Hanya saja, untuk lebih mengantisipasi kerugian, ia akan memilih untuk mengutamakan faktor profitable dan scalable.

"Di sini (Indonesia) yang namanya proses untuk membangun startup metodeloginya enggak setajam mereka (Barat). Di sini kan udah tau kalau copy paste, males mikir. Dengan iklim ekonomi seperti ini alangkah baiknya lebih hati-hati," ujarnya.

#IDaff #Marketing #Digital #Teknologi Informasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Lifestyle
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Kesuksesan ini tak lepas dari kelengkapan fitur yang mengakomodasi kebutuhan investor
Angga Yudha Pratama - Minggu, 25 Januari 2026
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Tekno
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Siri versi "Campos" akan memiliki akses penuh ke seluruh aplikasi utama Apple, mulai dari Mail, Musik, Podcast, hingga aplikasi pengembang Xcode
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Indonesia
Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Diharapkan dengan regulatory framework ini kita akan bisa menciptakan lingkungan yang aman dan beretika bagi inovasi AI di sektor telekomunikasi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
 Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Lainnya
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Perdagangan derivatif crypto membuka kesempatan bagi trader untuk mengoptimalkan strategi trading dalam berbagai kondisi pasar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Lifestyle
Pintu-Blockvest Bongkar Kunci Sukses Bagi Mahasiswa yang Ingin Jadi Jutawan Lewat AI dan Blockchain
Kombinasi AI dan blockchain membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkreasi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Desember 2025
Pintu-Blockvest Bongkar Kunci Sukses Bagi Mahasiswa yang Ingin Jadi Jutawan Lewat AI dan Blockchain
Lifestyle
Tokenisasi Saham xStocks Tiba-Tiba Jadi Primadona Investor Kripto Indonesia Buntut Kompetisi Trading Pintu 2025
Tokenisasi saham menjadi primadona baru
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
Tokenisasi Saham xStocks Tiba-Tiba Jadi Primadona Investor Kripto Indonesia Buntut Kompetisi Trading Pintu 2025
Indonesia
Pajak Digital Sudah Capai Rp 10,21 Triliun Hingga September 2025, Bakal Semakin Dioptimalkan
Untuk PPN PMSE, total setoran sejak 2020 hingga 2025 mencapai Rp 32,94 triliun. Setoran itu diserahkan oleh 207 PMSE dari 246 PMSE yang telah ditunjuk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Oktober 2025
Pajak Digital Sudah Capai Rp 10,21 Triliun Hingga September 2025, Bakal Semakin Dioptimalkan
Lifestyle
Flexi Earn Super Rate Up Diperpanjang Hingga November 2025, Tawarkan Bunga Hingga 25 Persen
Pengguna dapat memantau akumulasi hasil di riwayat pembayaran Earn dan bisa menarik hasilnya setiap 12 jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 September 2025
Flexi Earn Super Rate Up Diperpanjang Hingga November 2025, Tawarkan Bunga Hingga 25 Persen
Lifestyle
Analisis Sentimen Pasar Bisa Jadi Strategi Pahami Dinamika Harga Aset Kripto
Sentimen pasar memiliki dampak besar pada permintaan dan penawaran
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 September 2025
Analisis Sentimen Pasar Bisa Jadi Strategi Pahami Dinamika Harga Aset Kripto
Lifestyle
UOB My Digital Space Bekali 90 Ribu Pelajar Indonesia dengan Keterampilan Digital, Gandeng Ruangguru sebagai Mitra
Program ini merupakan bagian dari inisiatif regional UOB My Digital Space, yang bertujuan mempersempit kesenjangan digital serta menghadirkan akses pembelajaran berkualitas bagi generasi muda.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Agustus 2025
UOB My Digital Space Bekali 90 Ribu Pelajar Indonesia dengan Keterampilan Digital, Gandeng Ruangguru sebagai Mitra
Bagikan