Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

CEO Ford Prediksi Harga Mobil Listrik akan Lebih Murah setelah 2030

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 13 Juni 2023
CEO Ford Prediksi Harga Mobil Listrik akan Lebih Murah setelah 2030

Mobil listrik bisa lebih murah setelah 2030. (Foto: Unsplash/myenergi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CEO Ford Jim Farley memprediksi harga mobil listrik baru kemungkinan tidak akan menyamai rendahnya harga mobil bermesin pembakaran internal hingga setelah tahun 2030.

Barulah pada saat itu, proses produksi mobil listrik akan menjadi lebih sederhana, membutuhkan lebih sedikit suku cadang, dan menggunakan bahan yang lebih murah.

Farley menyatakan hal itu dalam sebuah konferensi investor, seperti dilaporkan Motor1. Ia menambahkan bagi produsen mobil tradisional yang beralih ke kendaraan listrik, model dengan tenaga baterai akan tetap lebih mahal daripada model dengan mesin pembakaran internal hingga generasi kedua dan ketiga masuk ke jalur perakitan pada akhir dekade ini.

Setelah 2030, biaya produksi akan lebih rendah karena adanya suku cadang yang jauh lebih murah. Dengan kata lain, mobil listrik generasi mendatang akan lebih mudah diproduksi karena memiliki komponen yang lebih sedikit dan baterai yang lebih kecil dengan bahan yang lebih terjangkau.

Baca juga:

CEO BMW: Harga Mobil Listrik Tak Akan Pernah Murah

Harga mobil listrik akan lebih murah saat suku cadang kian terjangkau. (Foto: Unsplash/myenergi)

Ford telah memulai langkah-langkah untuk mengurangi biaya produksi tanpa memengaruhi kualitas kendaraan, seperti mengurangi jumlah kombinasi kabel harness untuk SUV Explorer, mengurangi jumlah konfigurasi untuk pikap F-150, dan melakukan perubahan dalam proses manufaktur.

Farley meyakini lebih banyak penghematan dapat dicapai dengan menjual mobil listrik secara online dan menawarkan layanan tambahan berbasis perangkat lunak.

Saat ini, Ford memiliki 200.000 pelanggan yang menggunakan sistem bantuan pengemudi Blue Cruise dan 400.000 pelanggan untuk layanan komersial Ford Pro, yang mencakup manajemen armada, pengisian daya listrik, perutean dinamis, dan lain-lain.

Baca juga:

Volkswagen Akan Rilis Mobil Listrik dengan Harga Terjangkau

Produksi mobil listrik saat ini masih sulit dan mahal. (Foto: Unsplash/Ed Harvey)

Selain itu, CEO Ford menyebutkan akan ada percepatan kerja sama di industri mobil listrik, mengacu pada perjanjian baru-baru ini antara Ford dan Tesla tentang penggunaan jaringan Supercharger untuk mobil listrik yang akan datang.

Farley menyatakan bahwa kerja sama sangat penting, terutama bagi perusahaan yang tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk membangun ekosistem lengkap untuk kendaraan listrik mereka.

Perlu dicatat bahwa meskipun banyak produsen mobil menggunakan pemasok yang sama untuk suku cadang yang berbeda, kolaborasi dalam hal pengisian daya mobil listrik masih sangat terbatas. (waf)

Baca juga:

Hyundai Rilis Harga Resmi Mobil Listrik IONIQ 5

#Mobil Listrik #Ford
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Presiden Prabowo Subianto mengungkap motor listrik nasional buatan anak bangsa akan diluncurkan dalam beberapa minggu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Indonesia
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Prabowo genjot program listrik 100 gigawatt dan tutup 13 PLTD. Targetnya, Indonesia bisa hemat energi dan stop impor BBM dalam 2-3 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Indonesia
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Presiden Prabowo ingin Indonesia memiliki merek otomotif global seperti Jepang dan Korea. Ia optimistis VKTR bisa menjadi 'national champion'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Bagikan