Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Central Cee Rilis Album Debut Can’t Rush Greatness, Bukti Evolusi Musikalnya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 01 Februari 2025
Central Cee Rilis Album Debut Can’t Rush Greatness, Bukti Evolusi Musikalnya

Central Cee lepas album baru. (Foto: dok/Central Cee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Central Cee, rapper asal Inggris yang telah menembus panggung global, akhirnya merilis album debutnya yang telah lama dinanti, Can’t Rush Greatness. Album ini menjadi tonggak penting dalam kariernya setelah kesuksesan mixtape Wild West dan 23, yang mendapat banyak pujian serta menempatkannya di jajaran artis rap papan atas.

Menambah antusiasme, single terbaru dari album ini, GBP, yang menampilkan 21 Savage, berhasil menembus UK Top 10, menjadikannya single rap Inggris pertama di tahun 2025 yang mencapai prestasi tersebut.

Perilisan Can’t Rush Greatness juga menutup pekan yang luar biasa bagi Central Cee. Rapper asal London Barat ini baru saja diumumkan sebagai nominee di tiga kategori Brit Awards tahun ini, yaitu Best UK Artist, Best Song untuk Band4Band, dan Best Hip Hop & Grime Artist.

Menurut keterangan resminya, album ini merupakan hasil perjalanan kreatif yang panjang, direkam di berbagai negara selama satu tahun terakhir. Central Cee tidak hanya menampilkan evolusi musikalnya, tetapi juga menegaskan kesabarannya dalam menciptakan karya yang benar-benar matang sebelum diperkenalkan kepada dunia.

Baca juga:

Rapper Kulit Hitam Soulja Boy, Snoop Dog, dan Rick Roos Tampil di Acara Trump Jelang Pelantikan, Beralasan Demi Cuan, Tapi Juga Merasa Ditipu

Dengan produksi dari sederet musisi dan produser terbaik, termasuk kolaborator lamanya Dave, Can’t Rush Greatness menghadirkan lirik yang tajam, aransemen yang berani, dan inovasi yang menembus batas musik rap Inggris.

Berbeda dari proyek-proyek sebelumnya yang lebih soliter, album ini memperluas cakupan kolaborasi tanpa menghilangkan identitas khas Central Cee. Penggemar setia pasti akan menangkap tema rose gold yang menjadi benang merah dalam album ini.

Dari rantai Ratu Elizabeth, supercar di Paris, hingga mikrofon rose gold di Colors, serta kemunculannya di GQ MOTY Awards dengan Range Rover Defender berwarna rose gold—setiap detail dirancang dengan penuh estetika. (far)

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan