Kesehatan

Cemilan yang Anti Kolesterol

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 06 Oktober 2021
Cemilan yang Anti Kolesterol

Perhatikan makanan berarti memperhatikan asupan kolesterol ke dalam tubuh. (Foto: Pexels/Luna Lovegood)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BICARA soal makanan penurun kolestrol, kebanyakan orang hanya mengetahui kalau oatmeal adalah makanan penurun kolesterol. Oat kaya serat larut yang mengikat kolesterol jahat dan membawanya keluar dari tubuh kita. Iklan sereal untuk sarapan yang tak terhitung jumlahnya telah menyatakan bahwa serat makanan dalam produk mereka dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Mengutip dari Eatthis, sebuah studi di Harvard yang dilakukan pada lebih dari 40 ribu dokter yang dipublikasi di Journal of American Medical Association, menemukan bahwa diet tinggi serat dikaitkan dengan berkurangnya risiko penyakit jantung koroner sebanyak 40%. The Association Lipid National mengatakan makan setidaknya 5 sampai 10 gram serat larut per hari dapat membantu kamu menurunkan kolesterol.

Baca Juga:

Mengenal Fakta Menarik Tentang Baby Dutch Pancake

Edamame

cemilan
Edamame adalah cemilan enak yang bisa olah dengan berbagai cara (Foto: Pixabay/u_9vstifjx)

Edamame adalah camilan kedelai yang belum diproses dan dapat membantu menurunkan kolesterol LDL serta trigliserida karena mengandung serat larut dan Conglycinin. Beta-Conglycinin bekerja untuk menurunkan kadar trigliserida dengan meningkatkan sensitivitas hati kamu terhadap insulin. Jika kamu bukan penggemar kedelai, kamu bisa membuat camilan buncis panggang sederhana yang juga mengandung serat larut untuk menurunkan kolesterol LDL.

Pistachio dan apel

cemilan
Kacang pistachio dengan apel jadi snack sore yang renyah (Foto: Pixabay/sunnysun0804)

Pilihan camilan enak lainnya adalah apel dengan segenggam kacang pistachio. Apel mengandung serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol dan kandungan pitosterol dari kacang pistachio telah terbukti juga meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik.

Baca Juga:

Bagaimana Cara Menghitung Kalori Seseorang?

Roti gandum

cemilan
Roti gandum dengan elemen pendamping yang tepat memberikan manfaat kesehatan. (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

Roti gandum adalah roti padat nutrisi yang terbuat dari biji-bijian utuh dan seringkali ditambah dengan kacang-kacangan yang sudah mulai berkecambah. Kamu bisa menikmatinya dengan sedikit mentega almond pada sepotong roti gandum yang dipanggang. Kamu memiliki makanan ringan yang penuh dengan lemak dan serat sehat untuk membantu mengurangi kolesterol.

Popcorn

cemilan
Popcorn lebih baik dibuat dengan minyak zaitun. (Foto: Pixabay/JillWellington)

Popcorn mengandung sekitar empat gram serat makanan penurun kolesterol per porsinya. Untuk membuat popcorn lebih sehat dan sangat rendah kalori, kamu bisa menambahkan sedikit minyak zaitun dan keju parmesan daripada menggunakan mentega.

Keripik

cemilan
Kentang secara alami tinggi serat dan rendah kalori. (Foto: Pixabay/Didgeman)

Nyamikan seperti keripik kentang memang enak dikonsumsi saat sedang menonton atau bersantai. Namun, sebenarnya keripik kentang adalah salah satu camilan paling asin dan paling tidak sehat untuk dikonsumsi kecuali kamu membuatnya sendiri. Kentang secara alami tinggi serat dan rendah kalori serta kaya akan potasium yang menjaga tekanan darah pada tingkat yang terkontrol. Kamu bisa mengiris tipis kentang atau dan taburi dengan minyak zaitun extra virgin lalu panggang dalam oven. (Tel)

Baca Juga:

Hanya dengan Konsumsi ini, Kamu Bisa Mengontrol Kadar Kolesterol Tubuh

#Kesehatan #Makanan #Makanan Sehat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan