Celine Dion Protes Lagu 'My Heart Will Go On' Dipakai untuk Kampanye Trump
Celine Dion protes lagunya dipakai untuk kampanye Donald Trump. (Foto: Olympics)
MerahPutih.com – Lagu milik Celine Dion kembali digunakan tanpa izin untuk kampanye pemerintah. Celine Dion pun melayangkan protesnya karena lagu My Heart Will Go On digunakan dalam kampanye Donald Trump.
Mengutip dari The Hollywood Reporter, lagu My Heart Will Go On diputar di tengah kampanye Trump, yang menjadi kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik di Bozeman, Montana, pada Sabtu (10/8).
Hal ini diutarakan oleh sang diva melalui akun Instagram-nya. Ia mengungkapkan respons dari pihak manajemen dan label rekaman mengenai insiden tersebut.
“Hari ini, tim manajemen Celine Dion dan label rekamannya, Sony Music Entertainment Canada Inc., menyadari adanya penggunaan video, rekaman, pertunjukan musik, dan gambar Celine Dion yang menyanyikan My Heart Will Go On di rapat umum kampanye Donald Trump/JD Vance di Montana tanpa izin,” bunyi pernyataan tersebut.
Baca juga:
Penampilan Comeback Celine Dion di Opening Olimpiade Paris 2024 Bawa Emosi Baru
View this post on Instagram
“Penggunaan ini sama sekali tidak diizinkan, dan Celine Dion tidak mendukung penggunaan ini atau penggunaan serupa lainnya,” tambahnya.
Ditulis oleh Will Jennings, lagu My Heart Will Go On mulai dikenal sejak menjadi soundtrack dari film Titanic yang disutradarai James Cameron pada 1997.
Lagu ini memiliki makna cinta mendalam nan abadi, selaras dengan cerita romansa yang dimainkan oleh karakter Jack dan Rose di film Titanic. (Far)
Baca juga:
Lisa BLACKPINK dan Rosalia Berkolaborasi di Single 'New Woman'
Bagikan
Berita Terkait
Ekspor Indonesia Tertekan Tarif Trump
Iran Siap Lawan Amerika, Uni Eropa Tambah Sanksi ke Pejabat Teheran
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Tanpa Inggris-Prancis, Donald Trump Umumkan 26 Anggota Dewan Perdamaian Gaza Termasuk Indonesia
Pasal 5 NATO Bisa Jadi Penyelemat Greenland dari Obsesi Donald Trump
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Ditekan Trump, Kesepakatan Dagang China dan Kanada Batal
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun