Fashion

Cek Fesyen 'Sex and the City' Reboot

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 27 Agustus 2021
Cek Fesyen 'Sex and the City' Reboot

Fashion stylish dari Sex and The City reboot ramai diperbincangkan. (ew.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK HBO Max merilis gambar promosi pertama dari spin-off Sex and the City (SATC), And Just Like That... pada awal Juli, penggemar dan pencinta mode telah membedah penampilan tiga karakter utama tanpa Samantha yang diperankan Kim Cattrall.

Apakah Carrie akan tetap stylish seperti dulu? Bagaimana dengan rambut perak Miranda? Lihat kan, Charlotte yang tampak 'sangat Charlotte' dalam blus, rok pensil, dan tas tangan mikro Lady Dior?

Kehebohan mengenai gaya mereka bertiga dalam foto yang memberi gambaran singkat tentang film yang masih dalam pembuatan ini menjadi bukti pengaruh budaya serial aslinya.

BACA JUGA:

Intip Fesyen Selebriti Dua Lipa, Zendaya hingga Olivia Rodrigo di Musim Panas

Sejak ditayangkan di HBO pada 1998 hingga 2004, SATC secara radikal mengubah percakapan seputar seksualitas, persahabatan, dan perempuan modern. Walaupun, dua dekade kemudian, beberapa kritikus menyatakan bahwa tidak semuanya tetap relevan.

Lebih penting lagi, SATC mendefinisikan kembali peran fesyen dalam serial TV dan bagaimana itu memengaruhi cara penontonnya berpenampilan selama mengikuti kisah empat perempuan New York tersebut.

sex and the city
Tas Fendi Baguette payet ungu jadi favorit dalam penampilan ikonik Carrie Bradshaw. (parade.com)

"Serial ini adalah yang pertama yang terus menampilkan nama-nama desainer dan merek tanpa henti," kata Cameron Silver, penata busana dan pakar vintage dalam sebuah wawancara telepon dengan CNN.

Dia menambahkan, SATC mengajarkan satu generasi tentang mode desainer, dan memiliki dampak luar biasa pada pengetahuan penonton tentang tampil bergaya. "Banyak pemirsa belajar bagaimana menyebut nama Manolo Blahnik dengan menonton serial ini," ujar Silver.

Pilihan busana keempat sahabat ini sering kali eklektik, mahal, dan menarik, dan mereka mengilhami beberapa fashion statement paling terkenal dalam dua dekade terakhir, seperti naked dress, tali bra terbuka, dan celana olahraga dengan sepatu hal tinggi.

Namun, tanpa desainer kostum lama SATC Patricia Field di pucuk pimpinan, dapatkah penerusnya, Molly Rogers dan Danny Santiago, meniru fesyen yang mendefinisikan serial aslinya?

BACA JUGA:

Kemenparekraf Dukung Penuh Pengembangan Busana Muslim

Tidak Banyak Kejutan

sex and the city
Rok polkadot tebal Carrie oleh Carolina Herrera. (stylist.co.uk)


Dari foto di lokasi syuting dan publikasi yang beredar, kamu bisa mengintip bagaimana fesyen dalam And Just Like That..., reboot SATC yang ditunggu-tunggu.

Penampilan yang terungkap sejauh ini menawarkan beragam gaya. Ada rok polkadot tebal Carrie oleh Carolina Herrera, gaun kemeja Charlotte dari Emilia Wickstead dan blus dan rok sutra tie-dye yang serasi dari Gerard Darel.

Namun, tidak ada yang benar-benar membuat terobosan baru seperti yang dilakukan secara konsisten oleh serial aslinya. Ketidakhadiran Kim Cattrall juga membuat spekulasi busana seksi seperti apa yang Samantha kenakan pada usia 60-an. Karakter ini lebih tua dari yang lain.

"Semuanya sangat rapi dan halus. Tidak banyak kejutan," kata Rebecca Weinberg, yang bekerja dengan Field sebagai desainer kostum di acara aslinya, dalam sebuah wawancara telepon dengan CNN.

Penataannya mungkin juga menawarkan lebih banyak gaya busana seperti kostum daripada yang diinginkan pemirsa saat ini. Pada tahun 2021, orang tidak bisa tidak bertanya-tanya apakah Carrie yang berusia 50 tahun masih akan memakai sepatu bot Manolos dan sepatu bot Mary Janes yang tebal, padahal pada saat ini dapat dikatakan stiletto tidak terlalu populer.

"Apa yang membuat pengaruh mode 'Sex and the City' begitu menarik dan bertahan lama adalah bagaimana pertunjukan itu memadukan barang-barang mewah dengan barang-barang yang lebih hemat dan terjangkau," kata Weinberg.

"Ini menciptakan perpaduan sempurna antara tinggi (dan) rendah yang menjadi begitu umum ketika menyangkut street style dan mode secara umum. Ini mencerminkan cara kita berpakaian dalam kehidupan nyata, hanya dengan cara yang lebih tinggi," dia menambahkan.

Untuk saat ini, gaya di reboot tidak cukup mencerminkan perpaduan tinggi-rendah itu. "Ada banyak nama besar, tetapi saya belum melihat banyak label yang lebih kecil, berkelanjutan, atau indie di sampingnya. Saya pikir itu adalah kesempatan yang terlewatkan," jelas Weinberg.

Kemunculan Ulang Fesyen Ikonik

sex and the city
Fesyen dalam reboot tidak ada yang benar-benar membuat terobosan baru. (cheatsheet.com)


Dalam satu foto baru, Sarah Jessica Parker terlihat membawa tas Fendi Baguette payet ungu. Tas ini jadi favorit dalam penampilan ikonik Carrie Bradshaw. Di foto lain, dia memakai satin biru yang sama dengan Manolo Blahnik yang dia kenakan ke pernikahan di gedung pengadilan dengan Mr. Big (Chris Noth). Lalu ada pin mawar Chanel besar yang pertama kali muncul di Musim 3, setelah putus keduanya dengan Big.

Dan, seperti di pertunjukan aslinya, vintage masih berkuasa. Dalam satu foto, Charlotte mengenakan atasan organza ruffle dari koleksi Autumn/Winter 1996 Givenchy dan cross-body Chanel hitam klasik. Di tempat lain, Miranda terlihat memegang clutch anyaman putih Bottega Veneta vintage.

"Tentu masuk akal jika para karakter mengenakan pakaian vintage, karena itu adalah sesuatu yang mereka lakukan pertama kali," kata Silver, "Karena gaya mereka telah berevolusi dan mereka menua, wajar saja jika mereka memiliki lebih banyak barang preloved di lemari mereka hari ini."

Kalau kamu penasaran dengan busana-busana lain, cek akun Instagram @justlikethatcloset yang dibuat oleh Bazalinchuk. Akun yang telah mengumpulkan hampir 80.000 pengikut hanya dalam satu bulan ini telah menginvetaris semua. "Ketika saya melihat SATC melakukan reboot, saya langsung tahu bahwa kita semua membutuhkan akun ini," kata Bazalinchuk.

“Saya tahu kehebohan seputar fashion SATC, dan bagaimana kita semua harus menunggu penayangan untuk mengetahui apa yang dikenakan(di seri aslinya). Namun, kali ini saya tidak ingin menunggu lagi, karena pada saat pertunjukan itu ditayangkan, kebanyakan pakaian akan terjual habis," dia menjelaskan.

Weinberg setuju, "Ide untuk memiliki seluruh koleksi pakaian yang tersedia di Instagram sebelum serial ini dirilis jelas merupakan tanda bagaimana waktu telah berubah. Ini keren, tetapi juga tidak menyisakan banyak ruang untuk rasa penasaran yang dulu kita miliki, kejutan apa yang mungkin diwakili oleh pakaian dalam konteks tertentu, atau untuk alur cerita tertentu."(aru)

BACA JUGA:

Karya Ilusi Hebat yang Dilukis di Tubuh

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan