Cegah Diabetes, Ayo Rutin Konsumsi Buah

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 24 September 2024
Cegah Diabetes, Ayo Rutin Konsumsi Buah

Buah-buahan juga baik untuk kesehatan mental. (Unsplash/Julia Zolotova)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Diabetes tipe 2 dapat dicegah. Kuncinya, kamu harus rutin mengonsumsi buah-buahan.

Dilansir Eatingwell, Selasa (24/9), penelitian baru yang baru saja dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi buah utuh dalam jumlah sedang hingga tinggi secara teratur sebenarnya memiliki risiko lebih rendah untuk terkena diabetes tipe 2.

Orang yang mengonsumsi makanan yang kaya buah juga memiliki toleransi glukosa dan sensitivitas insulin yang lebih baik, dua faktor yang juga terkait dengan diabetes tipe 2.

Untuk menentukan hal ini, para peneliti menganalisis data dari 7.675 peserta yang terlibat dalam Studi Diabetes, Obesitas, dan Gaya Hidup Australia yang dimulai pada tahun 1999 dan ditindaklanjuti pada tahun 2004 dan 2005 serta pada tahun 2011 dan 2012.

Baca juga:

Tak Hanya Makanan Manis, Penelitian Terbaru Ungkap Daging Picu Diabetes Tipe 2

Dengan menggunakan survei, mereka melacak berapa banyak buah yang dimakan orang pada masing-masing dari tiga periode tersebut, buah apa yang mereka konsumsi, ditambah berapa banyak jus buah yang mereka minum. Karena ini adalah studi jangka panjang, para ilmuwan dapat melihat berapa banyak peserta yang mengembangkan diabetes tipe 2 antara survei pertama dan terakhir.

Mereka yang mengonsumsi dua porsi buah per hari memiliki risiko 36 persen lebih rendah untuk terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari setengah porsi setiap hari.

Orang-orang yang banyak mengonsumsi buah juga mencatat ukuran sensitivitas insulin dan intoleransi glukosa yang lebih sehat pada tindak lanjut lima tahun.

"Kebanyakan buah-buahan pada umumnya memiliki kadar glikemik rendah, sekaligus kaya akan serat, vitamin, mineral, dan fitokimia, yang semuanya mungkin berperan penting," jelas para peneliti.

Baca juga:

Diabetes pada Anak, Kenali Tanda Awal Gejalanya

Jadi buah utuh sebenarnya bagus untuk pencegahan diabetes, tetapi harus tetap dibatasi dalam jumlah sedang dan sebagai bagian dari diet sehat dan seimbang secara keseluruhan. Sebaiknya buah juga jangan diolah jadi jus, karena serat yang menyeimbangkan gula darah telah dihilangkan.

"Kami tidak melihat pola yang sama untuk jus buah. Temuan ini menunjukkan bahwa pola makan dan gaya hidup sehat, yang mencakup konsumsi buah utuh, merupakan strategi hebat untuk menurunkan risiko diabetes," kata Nicola Bondonno, Ph.D. , salah satu penulis studi yang juga merupakan dosen tambahan di Institut Penelitian Gizi Universitas Edith Cowan di Perth, Australia. (ikh)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan