CdM Tim Indonesia Berangkatkan Kontingen Merah Putih Secara Bertahap ke ISG

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 05 Agustus 2022
CdM Tim Indonesia Berangkatkan Kontingen Merah Putih Secara Bertahap ke ISG

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Rafiq Hakim Radinal. (Foto: NOC Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - National Olympic Committee (NOC) Indonesia menunjuk resmi menunjuk Rafiq Hakim Radinal sebagai Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia dalam Islamic Solidarity Games (ISG) 2021 di Konya, Turki, yang berlangsung pada 9-18 Agustus 2022. Keputusan ini diambil untuk mempermudah koordinasi.

Empat hari menuju opening ceremony Islamic Solidarity Games (ISG) 2021 Konya Turki, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Rafiq Hakim Radinal memastikan kesiapan kontingen.

Baca Juga:

NOC Indonesia Resmi Tunjuk Rafiq Hakim Radinal sebagai CdM ISG Konya

Menurutnya, semua atlet dalam kondisi bugar dan siap bersaing membawa nama baik Merah Putih.

Rafiq mengatakan keberangkatan Tim Indonesia dilakukan bertahap, disesuaikan dengan jadwal pertandingan. Rombongan besar rencananya bertolak Senin (08/08) malam.

Saat ini, sudah ada dua cabang olahraga (cabor) yang berada ke Konya, yaitu menembak dan balap sepeda. Malam ini atletik akan berangkat, disusul taekwondo sehari setelahnya.

"Saya bersama panahan, renang, angkat besi, dan gulat berangkat 8 Agustus. Setelahnya masih ada keberangkatan cabor yang disesuaikan dengan jadwal pertandingan mereka,” kata Rafiq, Jumat, (5/8).

Ia mengatakan keberangkatan Tim Indonesia dilakukan bertahap sebagai langkah efisiensi anggaran. Apalagi, resesi dunia dan kondisi perang Rusia-Ukraina memberikan dampak besar bagi kondisi perekonomian di seluruh negara. Tak terkecuali Turki. Inflasi tahunan Turki saat ini mencapai 79 persen atau yang tertinggi dalam 24 tahun terakhir.

Hal ini berimbas pada melonjaknya harga tiket pesawat menuju Konya, sehingga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), dan CdM memutuskan memberangkatkan kontingen dengan jumlah terbatas, hanya 13 cabang olahraga.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Rafiq Hakim Radinal. (Foto: NOC Indonesia)

Berdasarkan skala prioritas Komisi Sport and Development (KSD), hanya 12 cabang olahraga yang menggunakan anggaran APBN, yaitu panahan, atletik, balap sepeda disiplin jalan raya, senam, judo, karate, kickboxing, menembak, renang, taekwondo, angkat besi, serta gulat.

Sementara satu cabang olahraga lainnya yaitu tenis meja meminta kepada NOC Indonesia untuk bisa berangkat dan bersedia membayar mandiri.

“Harga tiket sedang mahal dua hingga tiga kali lipat, ini juga pernah disampaikan Sekjen NOC Indonesia (Ferry Kono). Saat ini inflasi di Turki juga memengaruhi kenaikan harga di sana. Kami memutuskan melakukan efisiensi kontingen memang berat, tetapi ini harus kami lakukan karena keterbatasan anggaran,” ujar Rafiq.

“Kami memutuskan membuka jalur pembiayaan mandiri karena antusias cabor tinggi. Akhirnya selain tenis meja, cabor lain seperti taekwondo, menembak, senam, dan juga ada official angkat besi ingin menambah atletnya karena ajang ini menjadi tryout mereka. Saat ini dipastikan Tim Indonesia yang akan berangkat 87 atlet dari 13 cabor yang berangkat ke ISG," ungkapnya.

Sebagai informasi, ISG merupakan multievent olahraga yang diikuti negara-negara Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di dunia. Pada edisi kelima kali ini, ISG Konya mempertandingkan 20 cabor, yaitu atletik, panahan, basket 3x3, bocce, balap sepeda (jalan raya dan trek), anggar, sepak bola, senam (artistik, aerobik, ritmik), bola tangan, judo, karate, kickboxing, menembak, renang, tenis meja, taekwondo, voli, angkat besi, gulat (freestyle, greco-roman), panahan tradisional, serta beberapa cabor paralimpik.

Informasi terkait ISG Konya 2021 dapat dilihat melalui laman konya2021.com dan perjuangan atlet-atlet Tim Indonesia dapat diakses di nocindonesia.id serta akun media sosial Instagram @noc.indonesia dan @timindonesiaofficial. (Bob)

Baca Juga:

PSSI Belum Putuskan Timnas Ikut ISG

#Islamic Solidarity Games #NOC Indonesia #Iimnas Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Olahraga
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas
Indonesia membawa 39 medali dari Asian Games 2026. Pencapaian itu melampaui target emas. Lalu, Indonesia juga mencatatkan sembilan rekor.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas
Berita Foto
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Tim sepak takraw putra Indonesia raih medali perak nomor kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Berita Foto
Asian Games Cup 2026: Ganda Putri Indonesia Fitriani/Fadona Melaju ke Babak Final Padel
Atlet padel Indonesia Fitriani Sabatini (kanan) dan Fadona Kusumawati (kiri) berusaha mengembalikan bola di Jepang, Jumat (2/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 02 Oktober 2026
Asian Games Cup 2026: Ganda Putri Indonesia Fitriani/Fadona Melaju ke Babak Final Padel
Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Olahraga
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Kontingen Indonesia menghadapi sejumlah kendala operasional di awal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Todotua Pasaribu menyebut tim dalam “survival mode”.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Olahraga
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
NOC Indonesia menyiapkan Tabitha Sumendap dan Sophia Hage sebagai Safeguarding Officer untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan atlet di Asian Games 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Aice kini kembali memberikan dukungan bagi 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, pada 19 September hingga 4 Oktober.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Olahraga
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Erupsi Gunung Krakatau berdampak pada keberangkatan Kontingen Tim Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Bagikan