Catut Nama Jenderal Polisi, Komplotan ini Gasak Mobil Warga

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 05 Agustus 2017
Catut Nama Jenderal Polisi, Komplotan ini Gasak Mobil Warga

Ilustrasi penipuan dengan sasaran mobil (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Petugas kepolisian di Mataram dipusingkan dengan aksi seorang pria yang mengaku suruhan jenderal polisi berbintang satu dari Mabes Polri.

Pria berinisial AK bersama komplotannya membawa surat jalan yang dikeluarkan Brigjen Pol Endang Emigail Bagus, Kepala Biro Provos Divisi Propam Mabes Polri.

Kapolsek Cakranegara Kompol Haris Dinzah mengatakan, pihaknya akan ditugaskan untuk mengklarifikasi persoalan ini kepada oknum yang memberikan kuasa surat izin jalan kepada pria berinisial AK, salah satu tersangka yang diperintahkan untuk mengambil mobil merek Honda Brio berwarna silver dari pihak kreditur di Kota Mataram.

"Endang Emiqail Bagus ini akan segera kami konfirmasi, apakah orang tersebut benar atau memang orang-orangan. Tapi tentunya pengembangan ini akan dilakukan seizin pimpinan kami," kata Haris Dinzah di Mataram, Jumat (4/8).

Dengan langkah tersebut, Haris Dinzah yakin peran dari tiga orang yang telah diamankan bersama barang bukti kendaraan roda empat, sesaat setelah mengambilnya dari pihak kreditur pada Kamis (3/8) sore itu akan terungkap.

AK ditangkap bersama ICW (48), asal Lampung, dan BI (44) asal Kabupaten Lombok Tengah. Pihak kepolisian menetapkan AK dan ICW sebagai tersangka, sedangkan BI masih berstatus sebagai saksi karena perannya diketahui hanya orang lokal yang mendampingi dua orang dari luar daerah tersebut mencari keberadaan kantor krediturnya.

Karena itu, kedua pelaku yang telah mendekam di balik jeruji besi Polsek Cakranegara disangkakan terhadap Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman pidana penjara paling berat selama empat tahun.

"Sementara ini mereka disangkakan Pasal 378 KUHP, karena perannya kita masih dalami apakah hanya sebagai kurir atau memang mereka yang mengambil peran utama dibalik modus ini," kata Haris.

Namun sebelumnya, Haris Dinzah menjelaskan hasil penelusurannya di Mabes Polri. pejabat yang namanya tercantum dalam surat izin jalan tersebut telah bertatus purnawirawan sejak lima tahun yang lalu.

"Kami cek dan lidik, nama ini memang ada, tapi nama itu sudah purnawirawan dan kami sudah pastikan kalau nama itu tidak ada yang brigadir jenderal, melainkan pangkat terakhirnya itu komisaris besar," ujarnya. (*)

Sumber: ANTARA

#Penipuan #Mabes Polri #Lombok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Dalam proses pemesanan, pengguna diminta memberikan sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal, hingga kontak WhatsApp.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Desa Sade
Pemulihan ini berfokus pada penyusunan masterplan rekonstruksi yang menyeluruh, tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Desa Sade
Indonesia
Desa Adat Sade Lombok Dipulihkan Pascakebakaran, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
Desa Adat Sade Lombok dipulihkan pascakebakaran dengan tetap mempertahankan nilai budaya dan arsitektur tradisional Sasak. 189 KK terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Desa Adat Sade Lombok Dipulihkan Pascakebakaran, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
TNI/ Polri Ikut Bantu Operasi SAR Pencarian Kapal Putri Yasmin di Selat Lombok
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI-AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht, dan SGi Air Bali.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
TNI/ Polri Ikut Bantu Operasi SAR Pencarian Kapal Putri Yasmin di Selat Lombok
ShowBiz
Makna Lagu 'Tutur Cerite', Tembang Sasak tentang Kebersamaan dan Introspeksi
Lagu daerah 'Tutur Cerite' menggunakan bahasa Sasak dan menggambarkan nilai kebersamaan, nasihat, introspeksi diri, serta sikap saling menghormati.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Makna Lagu 'Tutur Cerite', Tembang Sasak tentang Kebersamaan dan Introspeksi
Indonesia
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Polri meningkatkan kapasitas personel untuk menghadapi kejahatan love scamming yang kini memanfaatkan AI, deepfake, dan social engineering.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Indonesia
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Jobstreet by SEEK membagikan lima tips aman mencari kerja online agar terhindar dari lowongan palsu, penipuan rekrutmen, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Bagikan