Catatan Penting Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Terhadap APBD Tahun 2024

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 08 Agustus 2024
Catatan Penting Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Terhadap APBD Tahun 2024

Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Simon Lamakadu. (foto: dokumen PSI DKI Jakarta).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menyampaikan pandangan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Dalam rapat paripurna yang diadakan Kamis (8/8) di Jakarta, anggota DPRD DKI Fraksi PSI Simon Lamakadu memaparkan berbagai isu dan rekomendasi yang perlu diperhatikan oleh Pemprov DKI Jakarta.

PSI Jakarta mempertanyakan turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar hampir Rp 2 triliun, dari Rp 52,4 Triliun menjadi Rp 50,5 Triliun.

"Kami tetap mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk dapat terus mempertahankan kinerja seperti tahun sebelumnya,” ujar Simon Lamakadu.

Baca juga:

Berbeda dengan PSI, PDIP Minta Pemprov DKI Tambah JakWifi hingga 1.500 Titik

Lebih lanjut, PSI juga mendorong Pemprov DKI untuk terus mempertahankan kinerja baik dari tahun sebelumnya dan mengeksplorasi potensi besar dari hasil pemanfaatan BMD dan BUMD.

Selain itu, PSI mengkritisi penurunan anggaran belanja pegawai di Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan yang dinilai menghambat upaya penanggulangan kebakaran yang efektif.

"Penurunan anggaran sebesar Rp 13 miliar di tengah kurangnya personel pemadam kebakaran adalah keputusan yang tidak bertanggung jawab," kata Simon.

Terkait solusi tingginya PHK di Jakarta, PSI mencatat adanya peningkatan pemutusan hubungan kerja sebanyak 7.649 pekerja, jumlah ini adalah yang tertinggi di Indonesia. PSI menekankan pentingnya alokasi anggaran yang dapat mendorong program-program untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja.

Baca juga:

Soal Penyediaan Alat Kontrasepsi, Pengamat Tekankan Perlunya Edukasi Kesehatan Reproduksi

Fraksi PSI juga menyoroti masalah pencemaran udara yang semakin parah di Jakarta. Mereka mendukung peningkatan anggaran untuk pencegahan pencemaran udara tetapi menekankan bahwa alat deteksi polusi dan uji emisi harus diikuti dengan tindak lanjut pengendalian polusi yang efektif.

"Kami meminta DLH agar tidak hanya berfokus pada pemasangan alat deteksi polusi dan uji emisi, tetapi juga mencari solusi yang lebih efektif dan progresif dalam menanggulangi kualitas buruk udara di DKI Jakarta," tambah Simon.

Selain itu, masalah banjir rob di pesisir Jakarta juga menjadi perhatian serius. Fraksi PSI mendukung penuh penambahan anggaran untuk normalisasi sungai dan pembangunan embung serta tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall) yang bertujuan melindungi Jakarta dari bencana akibat perubahan iklim.

"Kami mendukung anggaran Rp 284 Miliar untuk proyek tersebut dan mendorong Pemprov untuk bersinergi dengan Pemerintah Pusat untuk mewujudkan Jakarta Bebas Banjir," ujar Simon.

Baca juga:

PKS DKI Buka Opsi Lain jika Gagal Usung Anies di Pilkada Jakarta

Fraksi PSI juga sangat menyayangkan penghapusan anggaran pengembangan karier bagi pendidik dan tenaga kependidikan di DKI Jakarta sebesar Rp 7,5 Miliar. "Kami prihatin dengan nasib para pendidik yang tidak mendapat dukungan untuk mengembangkan kompetensi mereka," tambah Simon.

Sebagai kesimpulan, Fraksi PSI menekankan bahwa APBD harus menjadi alat untuk pemerataan pembangunan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap catatan yang kami sampaikan ini dapat diperhatikan dan mendapat tanggapan dari PJ Gubernur dan jajarannya," tutup Simon. (asp)

#PSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
Anggota Fraksi PSI, Josephine Simanjuntak, mengkritik Pemprov Jakarta gagal mengatasi bau menyengat dari fasilitas RDF Rorotan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
Indonesia
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Konsolidasi struktur penting untuk menyatukan pemahaman kader mengenai arah dan visi partai di masa depan.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Indonesia
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Faktanya, kedua wilayah itu sudah kuat menjadi kandang PDIP.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Indonesia
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Melengkapi struktur partai tidak semata-mata didesak kebutuhan elektoral, tetapi juga agar PSI Jakarta bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Indonesia
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Rusdi Masse pernah menjadi Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) selama dua periode, dan sempat menduduki Ketua DPD II Partai Golkar di Sidrap. Awal karir politiknya dimulai dari Partai Bintang Reformasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Indonesia
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI meminta Pemprov DKI melakukan patroli dan perbaikan cepat demi keselamatan pengendara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Indonesia
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Anggota DPRD DKI dari PSI menyoroti kondisi Pasar Sunan Giri Pulogadung yang dinilai berbahaya. Pasar Jaya diminta melakukan revitalisasi total.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Indonesia
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Fraksi PSI DPRD DKI menyoroti rencana pembongkaran tiang monorel Rasuna Said yang menelan anggaran Rp 100 miliar dari APBD.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Insiden 3 kali longsor pada Mei sampai Desember 2025 menunjukkan kondisinya sudah pelik.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Bagikan