Parenting

Cara Tepat Ajak Komunikasi Bayi

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 12 Agustus 2018
Cara Tepat Ajak Komunikasi Bayi

Bayi sudah dapat mengenali suara orangtuanya. (Foto: Pexels/Josh Willink)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAYI yang baru lahir mungkin tak bisa mengungkapkan isi hatinya dengan berbicara. Bukan berarti mereka tak bisa diajak berkomunikasi. "Sejak dalam kandungan, bayi sudah bisa diajak berkomunikasi," ujar Psikolog Rena Masri.

Bentuk komunikasi yang bisa dilakukan saat bayi masih dalam kandungan yakni dengan mengelus perut ibu, mengajaknya berbicara dan lain sebagainya.

Ketika bayi sudah lahir, bentuk komunikasi yang bisa dilakukan agar bayi memperhatikan adalah dengan kontak mata dan memberikan sentuhan. "Dengan melakukan kontak mata bayi lebih fokus dan memperhatikan apa yang dikatakan oleh orang tua," jelas Rena.

bayi
Bayi mengerti komunikasi dengan orangtuanya. (Foto: Pexels/Pixabay)

Bayi juga bisa menangkap nada suara. Mereka sudah bisa membedakan suara ibu dan orang lain. Ketika berada di suatu tempat si kecil harus mendengar suara ibu agar mereka tahu bahwa ibu mereka ada di dekat mereka. "Pada saat itu, mereka menyadari bahwa mereka ada di situasi yang nyaman dan tempat yang aman," ujar Rena.

Supaya bayi lebih tenang saat diajak berkomunikasi, berbicaralah dengan nada suara yang lembut dan jelas. Bayi bisa bertindak reaktif jika ada suara keras. Misalnya ada benda jatuh atau orang yang teriak-teriak, bayi merasa takut atau cemas dan akhirnya menangis.

bayi
Berbicaralah dengan suara lembut. (Foto: Pixabay/smpratt90)

Kita juga harus ekspresif saat melakukan komunikasi dengan bayi. "Kalau ibunya tersenyum dan tertawa bayi juga bisa ikut merasa senang," tutur Rena. Ketika sedang membacakan suatu cerita jangan lupa untuk menampilkan ekspresi yang sesuai dengan isi cerita. Apabila memungkinkan, gunakan alat pendukung seperti boneka atau mengeluarkan bunyi dan suara.

Walau bayi belum bisa berkomunikasi dengan langsung, kita harus tetap berkomunikasi baik secara verbal dan non verbal. "Jika kita melakukannya dengan konsisten, nada yang jelas dengan ritme yang menarik, ekspresi yang juga sesuai maka bayi dapat menangkap komunikasi kita," beber Rena.

Selanjutnya bayi akan mulai mengeluarkan kata kata. Biasanya kata pertama yang diucapkan bayi adalah kata yang sering didengar, misalnya panggilan mama, papa, susu, dan lain-lain. (avia)

#Bayi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fun
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Bayi bernama Muhammad MBG Subianto viral di media sosial. Namanya dinilai unik dan akrab di telinga masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Indonesia
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Polresta Surakarta amankan pasangan penumpang KRL yang membuang bayi hasil hubungan gelap di toilet KA Sancaka. Pelaku dijerat pasal KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Indonesia
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Indonesia
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Satreskrim Polresta Surakarta turun tangan mendalami kasus temuan bayi tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam kereta api dan stasiun.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Indonesia
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Warga Solo digegerkan penemuan jasad bayi laki-laki baru lahir di Kali Anyar, Mojosongo. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Penemuan Bayi Gegerkan Sukoharjo, Ada Surat Minta Dirawat Warga
Seorang bayi perempuan ditemukan di depan rumah warga, Sukoharjo. Kejadian itu terjadi pada Senin (20/4) pukul 06.00 WIB.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Penemuan Bayi Gegerkan Sukoharjo, Ada Surat Minta Dirawat Warga
Indonesia
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Keamanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan kelalaian sekecil apa pun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Indonesia
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
RSHS siap menjalani evaluasi dari Kementerian Kesehatan terkait insiden salah kasih bayi.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
Indonesia
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seorang ibu asal Cimahi, Nina Saleha, atas kasus kelalaian perawat yang menyerahkan bayinya kepada orang lain.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Bagikan