Kesehatan

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Perempuan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 04 Oktober 2022
Cara Menghitung Berat Badan Ideal Perempuan

Beberapa orang menginginkan berat badan yang ideal. (Foto: Unsplash/i yunmai)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGIAN perempuan mungkin menginginkan badan yang ideal agar tetap percaya diri. Untuk itu, kamu perlu mengetahui cara menghitung berat badan ideal untuk memastikan apakah berat badannya sudah ideal atau belum.

Perempuan yang memiliki berat badan tidak ideal, baik kelebihan kekurangan berat badan, dikatakan berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan. Masalah kesehatan tersebut meliputi penyakit jantung, diabetes, kanker, stroke, dan osteoporosis.

Tidak hanya itu, perempuan yang memiliki berat badan tidak ideal juga rentan mengalami gangguan hormon atau gangguan kesuburan sehingga bisa menyebabkan menstruasi tidak lancar atau bahkan sulit hamil.

Baca juga:

Cek Berat Badan Ideal Anda dengan Rumus Ini

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Perempuan
Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan tidur. (Foto: Unsplash/Lux Graves)

Mengutip laman Alodokter, secara umum, perhitungan berat badan ideal pada perempuan dapat dilakukan dengan menggunakan indeks massa tubuh (IMT), yaitu ukuran untuk menentukan perkiraan lemak tubuh yang didasarkan pada berat dan tinggi badan seseorang.

Cara menghitung berat badan ideal ialah dengan menggunakan rumus IMT, yakni (Berat badan (kg))/([Tinggi badan (m)]^2 ). Berdasarkan hasil perhitungan IMT, berat badan seseoang dapat dikategorikan ke dalam empat kategori, yaitu berat badan kurang (underweight) ≤ 18,49, berat badan normal (ideal) 18,5-24,9, berat badan berlebih (overweight) 25-29,9, obesitas di angka 30.

Selain menghitung sendiri, kamu juga bisa menggunakan kalkulator IMT online untuk memudahkan perhitungan berat badan ideal. Metode ini biasanya juga terdapat dalam aplikasi kesehatan yang bisa kamu unduh di ponsel. Meski hasil perhitungan IMT menentukan berat badan ideal, angka tersebut tidak selamanya efektif karena orang dengan massa otot yang tinggi, misalnya atlet atau binaragawan, bisa saja memiliki IMT besar.

Baca juga:

Tips Menaikkan Berat Badan Ideal

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Perempuan
Olahraga secara teratur. (Foto: Unsplash/Tyler Nix)

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memperoleh berat badan ideal. Pertama, cobalah untuk mengonsumsi makanan sehat. Cobalah perbanyak konsumsi sayur, buah, biji-bijian, protein tanpa lemak, serta susu dan produk olahannya yang rendah lemak.

Jangan lupa juga untuk rutin berolahraga untuk menurunkan berat badan dan menjaganya tetap stabil. Cobalah rutin berolahraga setidaknya selama 150 menit setiap minggu. Berbagai jenis olahraga bisa kamu lakukan, seperti berjalan, berlari, bersepeda, atau berenang.

Yang juga tidak kalah penting dan kerap dilupakan adalah mencukupi waktu tidur. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin atau hormon rasa lapar dan menurunkan hormon leptin yang memicu rasa kenyang, sehingga berpotensi untuk meningkatkan berat badan. Oleh karena itu, agar berat badan tetap seimbang, kamu disarankan mencukupi waktu tidur 7-9 jam setiap harinya.

Pada dasarnya, untuk menurunkan berat badan, kamu hanya perlu berolahraga secara rutin dan membatasi jumlah kalori yang dikonsumsi. Sementara untuk menaikkan berat badan, tingkatkan kalori yang dikonsumsi dan pilih olahraga untuk meningkatkan massa otot. (and)

Baca juga:

3 Mitos Keliru Soal Cara Menaikkan Berat Badan

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Lifestyle
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Beredar informasi yang menyebut minum sambil berdiri dapat memicu penyakit batu ginjal. Cek faktanya dari ahli.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 08 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan