Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pendidikan

Cara Mengatasi 'Learning Loss' karena Terlalu Lama Libur Panjang

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 06 September 2021
Cara Mengatasi 'Learning Loss' karena Terlalu Lama Libur Panjang

Anak sudah terlalu lama melakukan pembelajaran secara daring. (Foto: Unsplash/Annie Spratt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LIBUR panjang memang asyik untuk rehat sejenak dari segala aktivitas. Tapi bagaimana jadinya jika libur panjang ini justru membuat performa kita menurun karena terlalu lama tidak ‘bergerak?’

Pemerhati dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji membagikan sejumlah faktor terjadinya learning loss pada anak, terutama kini yang harus belajar dari rumah akibat pandemi COVID-19. Learning loss adalah istilah yang mengacu pada hilangnya pengetahuan dan keterampilan baik secara umum maupun spesifik, atau terjadinya kemunduran proses akademik karena suatu kondisi tertentu.

Kondisi tersebut antara lain adalah periode libur panjang pada kalender akademik, peristiwa putus sekolah karena kemiskinan, hingga ditutupnya sekolah tatap muka sebagai akibat dari pandemi. Alhasil, murid-murid pun harus melakukan pembelajaran jarak jauh.

Menurut Indra, kondisi learning loss sebenarnya tidak sepenuhnya terjadi karena pembelajaran jarak jauh atau karena tidak adanya pembelajaran tatap muka. Learning loss justru sering kali diakibatkan karena cara mengajar yang hanya dipindahkan dari dalam kelas dan diadopsi sepenuhnya ke pembelajaran daring.

Baca juga:

Belajar Melihat dan Memaksimalkan Peluang Usaha di Masa Pandemi

Cara Mengatasi Learning Loss Karena Terlalu Lama Libur Panjang
Jangan sampai menurunkan performa kita. (Foto: Unsplash/J. Kelly Brito)


Di situasi ini, guru mendistribusikan informasi dan komunikasi hanya satu arah yang kemudian menyebabkan siswa cepat merasa bosan dan tidak semangat. Indra pun membagikan tips kepada para tenaga pelajar untuk menghindari learning loss pada siswa.

“Pertama, pendidik harus mempunyai growth mindset, yakni pemikiran yang bertumbuh dan berkembang sesuai keberlangsungan zaman. Sebagai contoh, pembelajaran daring yang dilakukan saat pandemi ini justru mempercepat pendidik dan siswa dalam menghadapi era digital yang perkembangannya kian cepat dari waktu ke waktu,” tuturnya.

Kedua, pendidik juga harus memahami Socio-Technical Knowledge Management pada era digital yang terdiri dari Infokultur, Infostruktur, dan Infrastruktur. Infokultur merupakan transfer informasi di era digital, salah satunya yang dikenal dengan istilah blended learning, yakni perpaduan antara manusia dengan teknologi.

Baca juga:

Belajar-Mengajar di Masa Pandemi, DPR Pertanyakan Peran Mendikbud Nadiem

Cara Mengatasi Learning Loss Karena Terlalu Lama Libur Panjang
Guru harus memiliki growth mindset. (Foto: Unsplash/airfocus)


Infostruktur berkaitan dengan hal-hal identitas lembaga di dunia maya, seperti alamat situs dan akun-akun sivitas yang berhubungan dengan nama domain lembaga. Selain domain, lembaga Pendidikan juga perlu menyiapkan aplikasi-aplikasi yang dapat digunakan untuk proses pembelajaran.

Sementara infrastruktur terkait dengan sarana dan prasarana, gawai, listrik, hingga internet yang merupakan aspek terpenting untuk mendukung keberlangsungan Pendidikan era digital.

Yang terakhir, pendidik mulai menerapkan kelas modern yang menggabungkan aspek asynchronous dan synchronous secara efektif. Pada tahap asynchronous, siswa mempelajari materi secara individu di luar kelas baik daring maupun luring. (and)

Baca juga:

Aku Belajar Gaya Hidup Minimalis di Masa Pandemi

#Pendidikan #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Indonesia
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan gawai masih boleh digunakan di sekolah sesuai SE 18/2026, namun harus diatur jelas. Orangtua diminta terapkan prinsip 3S: screen time, screen zone, screen break.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Indonesia
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Kemendikdasmen meminta orang tua menerapkan prinsip 3S (screen time, screen zone, screen break) untuk membatasi penggunaan gawai siswa. Kebijakan ini diharapkan membentuk budaya digital sehat.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Indonesia
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Komisi X DPR RI mendesak pemerintah memenuhi amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen setelah realisasi APBN 2025 baru mencapai 19,1 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Indonesia
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Negara tidak boleh menyerahkan nasib anak-anak dari keluarga miskin hanya kepada perhitungan algoritma yang berpotensi mengabaikan realitas di lapangan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Indonesia
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, Mu'ti menyampaikan situasi sekolah kini sudah aman.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Bagikan