Cara Memilih Pot Terbaik untuk Tanaman Luar Ruangan

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 12 Juli 2021
Cara Memilih Pot Terbaik untuk Tanaman Luar Ruangan

Pot plastik cocok untuk tanaman luar ruangan yang bukan tanaman hias dan sering dipindahkan. (Foto: 123RF/eugenesergeev)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPERTI membuat kue ulang tahun atau menata meja makan, memilih pot yang tepat untuk tanaman merupakan bentuk seni. Prosesnya menjadi lebih rumit ketika kamu memutuskan untuk membawa bibit tanaman ke luar. Perlu tips dari seorang ahli untuk menguraikan semua yang harus kamu ketahui sebelum memilih pot tanaman di luar ruangan.

"Sangat membantu untuk selalu mempertimbangkan apa tujuan penggunaan untuk pot," kata Stephanie Horton, konsultan tanaman profesional di balik akun Instagram @botanicalblackgirl seperti ditulis dalam artikel realsimple.com (10/7).

Baca juga:

Menjaga Kantong Semar Agar Tetap Lestari di Alam

"Apakah kamu tertarik dengan berkebun tanaman dalam jumlah banyak, atau ini benar-benar untuk hiasan? Kita kemudian dapat menentukan berapa banyak ruang gerak yang dimiliki (atau tidak miliki) karena berkaitan dengan ukuran," ia mejelaskan.

Misalnya, sayuran dalam pot membutuhkan perhatian lebih pada ruang dan kedalaman, sementara tanaman hias akan memungkinkan kamu untuk "lebih bersandar pada estetika dan gaya pot Anda dibandingkan efisiensi yang dibutuhkan dengan sayuran dan rempah-rempah."

Pot keramik atau tanah liat paling baik karena awet dan memiliki bentuk beragam. (Foto: 123RF/teteescape)
Pot keramik atau tanah liat paling baik karena awet dan memiliki bentuk beragam. (Foto: 123RF/teteescape)

Dalam hal bahan, Horton adalah penggemar klasik, tetapi ia dengan cepat mencatat bahwa banyak alternatif ringan sama menyenangkannya secara visual dan fungsional. "Terra-cotta adalah bahan pot yang baik untuk dalam maupun di luar ruangan bagi saya karena tidak keropos ketika menyiram berlebihan, mudah dicari, dan bentuknya beragam," jelasnya.

"Namun, saya cukup ragu-ragu dan karena sering memindah-mindahkan pot. Terra-cotta atau keramik yang berat dapat menyulitkan jika sering berubah pikiran dalam menata tanaman," Horton menjelaskan. Jika mobilitas menjadi prioritas, ia merekomendasikan untuk memilih pot plastik berdensitas tinggi yang meniru tampilan batu, keramik, dan beton.

Pot gantung memiliki serangkaian faktor lain yang perlu dipertimbangkan. "Saran terbaik yang bisa saya berikan adalah kamu memastikan apa pun yang digantung stabil," kata Horton.

Baca juga:

Tanaman Karnivora, antara Hobi, Bisnis dan Teman Saat Isolasi Mandiri

"Tidak ada yang lebih buruk daripada ketika sedang bekerja atau mungkin bersantai, memejamkan mata dengan minuman di tangan... Lalu—brak!," ia mencontohkan.

Untuk menghindari krisis seperti itu, luangkan waktu ekstra untuk menentukan metode gantung yang paling aman. "Pikirkan berat total pot, gantungan, dan tanamanmu saat disiram untuk memberi gambaran tentang jenis peralatan gantung apa yang digunakan untuk tanaman," ujarnya.

Pastikan pot gantung memiliki tumpuan yang kuat dan kokoh agar tidak mudah jatuh. (Foto: 123RF/pavsie)
Pastikan pot gantung memiliki tumpuan yang kuat dan kokoh agar tidak mudah jatuh. (Foto: 123RF/pavsie)

Dan jangan lupa, tanaman hias akan terkejut karena perubahan suasana saat dipindahkan ke luar ruangan. Menurut Horton, mengambilnya perlahan adalah cara terbaik untuk menghindari snafus.

"Perkenalkan tanaman ke area yang lebih teduh terlebih dahulu dan perhatikan sengatan matahari pada daunnya. Pastikan juga untuk menjaga tanamanmu tetap terhidrasi. Mereka umumnya akan lebih cepat kering di luar, jadi ingatlah itu," katanya.

Yang paling penting dan utama, Horton ingin kamu memberi setiap tanaman perawatan dan perhatian yang layak. "Jangan terbawa kesibukan dengan begitu banyak tanaman sehingga kamu melupakan beberapa. Perawatan tanaman bisa sedikit memakan waktu, jadi jangan membebani diri sendiri," ia menekankan. (aru)

Baca juga:

Uniknya 'Hutan Bonsai' Ala Masahiko Kimura

#Wisata #Lipsus Bulanan Juli #Tips #Hobi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Indonesia
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Beras fortifikasi tidak selalu memiliki tampilan yang berbeda secara mencolok dari beras biasa. Berikut beberapa hal yang dapat diamati ketika membeli beras.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Abu Anak Krakatau Mulai Ganggu Jalan, Jangan Asal Naik Motor Sebelum Tahu 6 Tips Ini
Abu vulkanis Gunung Anak Krakatau dapat mengganggu jarak pandang dan membuat jalan licin. Simak 6 tips aman berkendara motor saat terjadi paparan abu.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 12 September 2026
Abu Anak Krakatau Mulai Ganggu Jalan, Jangan Asal Naik Motor Sebelum Tahu 6 Tips Ini
Fun
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Para pemilik hewan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anabul kesayangan mereka.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Indonesia
Jangan Asal Disapu! Abu Vulkanik Bisa Rusak Rumah, Ini Cara Membersihkannya
Abu vulkanik Anak Krakatau dapat kembali beterbangan dan merusak permukaan benda. Simak cara aman membersihkan abu vulkanik di rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Jangan Asal Disapu! Abu Vulkanik Bisa Rusak Rumah, Ini Cara Membersihkannya
Indonesia
4 Cara Aman Hadapi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Jangan Disepelekan
Abu vulkanik meski terlihat tipis tetap perlu diwaspadai karena dapat terhirup dan masuk ke saluran pernapasan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
4 Cara Aman Hadapi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Jangan Disepelekan
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Amanda Manopo Ungkap Cara Simpel Lawan Malas Olahraga, Bukan dengan Memaksa Diri
Amanda Manopo membagikan cara menghadapi rasa malas berolahraga. Mulai dari mendengarkan kondisi tubuh, mencoba aktivitas baru hingga mengajak teman.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Amanda Manopo Ungkap Cara Simpel Lawan Malas Olahraga, Bukan dengan Memaksa Diri
Bagikan