Cara Kapolri Menjaga Generasi Penerus Bangsa dari Ancaman COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 05 Januari 2022
Cara Kapolri Menjaga Generasi Penerus Bangsa dari Ancaman COVID-19

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan gerakan Vaksinasi Merdeka Anak (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Virus COVID-19 disertai sejumlah varian baru menjadi ancaman bagi masyarakat di awal 2022. Apalagi, pemerintah memperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Melihat potensi tertularnya COVID-19 bagi pelajar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan gerakan Vaksinasi Merdeka Anak. Gelaran ini merupakan tindak lanjut dari Vaksinasi Merdeka yang digagas Polda Metro Jaya dan berhasil mencapai target akselerasi vaksin 100 persen.

Baca Juga:

Peserta Festival Film Sundance Diwajibkan Vaksin Booster, Ini Alasannya

Vaksinasi Merdeka Anak ini dilaunching serentak di 30 Polda yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia mulai Rabu (5/1).

"Ini merupakan lanjutan vaksinasi merdeka, yang mana untuk mempercepat akselerasi arahan presiden (Joko Widodo)," kata Sigit dalam sambutannya di SDN Mangga Dua Selatan 01, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (5/1).

Sigit kemudian sempat menyinggung perihal varian baru Omicron yang hadir di Indonesia, sejalan dengan pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Menurutnya, dengan gelaran Vaksinasi Merdeka Anak ini dapat menjadi kebutuhan dan membantu pemerintah dalam menjaga anak-anak dari paparan COVID-19 khususnya varian Omicron.

"Kita melihat dampak varian Omicron ini cukup mengkhawatirkan," terang Sigit yang mengenakan masker hitam ini.

Baca Juga:

Jokowi Putuskan Vaksinasi Booster COVID-19 Baru Mulai 12 Januari

Langkah ini disebut Sigit untuk meminimalisir pertumbuhan klaster baru di sekolah.

"Ini merupakan PR kita yang harus dihadapi bersama. Di satu sisi PTM dibuka 100 persen dan berjalan lancar, tapi di sisi lain kita pastikan anak-anak kita terlindungi melalui vaksin," jelas Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini berharap, anak-anak Indonesia khususnya di Ibu Kota bisa mendapatkan proteksi dini dari virus COVID-19 varian Omicron melalui Vaksinasi Merdeka Anak.

"Secepatnya, kita bisa memberikan proteksi ke anak-anak kita dan ini upaya untuk menyelamatkan anak-anak kita dan keluarga dari transmisi virus yang terjadi saat ini," jelasnya.

Baca Juga:

Pemprov Jabar Siapkan 180 Ribu Dosis Vaksinasi Booster

Dalam kesempatan tersebut, Sigit juga meminta agar ide Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran terkait Vaksinasi Merdeka Anak ini bisa diikuti oleh Polda lainnya guna menekan angka kasus aktif COVID-19.

"Saya pacu ke Kapolda lain untuk bekerjasama dengan relawan dan stakeholder lain agar berpacu untuk mengejar, sehingga kondisi COVID-19 bisa kita pertahankan walaupun ada Omicron," pungkas Sigit. (Knu)

#Kapolri #Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri
Efektivitasnya akan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan hasil yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri
Indonesia
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Penyidik masih mendalami keterkaitan kasus laboratorium gelap di Aceh dengan jaringan lain.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Indonesia
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antaraparat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Indonesia
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Komisi III DPR mendukung usulan Kapolri untuk melarang total vape di Indonesia. Hal itu terkait temuan narkoba dalam liquid vape.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Indonesia
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Kapolri mengatakan cairan narkotika dapat dikemas dalam cartridge vape dengan tampilan dan aroma yang menyerupai produk biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Indonesia
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
Perkembangan narkotika kini semakin mengkhawatirkan karena bentuknya telah berevolusi dari padat menjadi cair.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
Indonesia
Kapal Berbendera Mongolia Tertangkap Angkut 1 Ton Ketamin di Perairan Sumut, Identitasnya Diduga Disamarkan
Pergerakannya telah dipantau aparat sejak Agustus 2026 setelah terdeteksi menunjukkan aktivitas tidak biasa di Selat Malaka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapal Berbendera Mongolia Tertangkap Angkut 1 Ton Ketamin di Perairan Sumut, Identitasnya Diduga Disamarkan
Indonesia
3 Perusahaan Asing Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Bareskrim Polri telah meningkatkan 98 laporan polisi (LP) mengenai korporasi terkait karhutla ke tingkat penyidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
3 Perusahaan Asing Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Indonesia
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita sejumlah barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyebut Polri mengusut 98 kasus karhutla dan mendalami dugaan keterlibatan pihak asing, termasuk dari negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Bagikan