Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cara Benar dan Nyaman Kendarai Skutik

P Suryo RP Suryo R - Senin, 26 Desember 2022
Cara Benar dan Nyaman Kendarai Skutik

Skutik jadi favorit semua orang. (Unsplash/Nick Belanger

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SKUTIK atau skuter matik kian 'merajalela' di jalan. Penggunannya mulai orang dewasa, ibu-ibu, bahkan anak-anak remaja. Keunggulan skutik adalah tidak perlu memikirkan memasukan gigi sesuai percepatan kendaraan. Hanya tinggal digas, skutik sudah melaju.

Skutik kemudian menjadi favorit dan populer di kawasan perkotaan yang kerap mengalami kemacetan, seperti Kota Jakarta. Namun mengendarai skutik dengan benar dan memberikan kenyamanan masih perlu dieduksi.

Dinukil dari kabaroto, Safety Riding Development Section Head, PT Daya Adicipta Motora (DAM) Ludhy Kusuma memberikan tips nyaman mengendarai motor matik di kemacetan.

Baca Juga:

Cara Perawatan dan Penyetelan Rantai Motor yang Benar

motor
Mengendarai skutik harus memahami teknik berkendara yang baik. (Pexels/Andrea Piacquadio)



Ada tujuh poin postur berkendara yang harus diperhatikan.


1. Pandangan mata harus ke depan yang gunanya adalah untuk memprediksi potensi bahaya, memperhatikan pergerakan dan sinyal dari tiga atau empat lebih kendaraan di depan.

2. Usahakan pundak rileks, jangan kaku.

3. Sikut harus membentuk sudut sebagai peredam getaran dan gaya pegas saat penambahan kecepatan atau pengereman. Tangan tidak boleh diluruskan, ini dapat mengganggu pergerakan kemudi.

4. Posisi tangan mengepal ringan jangan menggenggam erat karet pedal gas. Harus diingat jari tangan tidak boleh menarik handle rem ketika tidak dioperasikan.

Baca Juga:

Sebelum Modifikasi Motor Matik, Perhatikan Dulu Bagian Ini

motor
Mengendarai skutik dengan teknik yang benar akan menjamin keselamatan. (Pexels/Ajay Donga)

5. Pinggul diposisikan pada tengah jok atau pinggul membuat duduk agak tegak. Posisi duduk tidak boleh miring ke salah sisi jok. Usahakan posisi duduk tidak terlalu belakang atau terlalu ke depan jok.

6. Perhatikan posisi lutut dan betis berada di dalam sayap motor. Gunanya adalah untuk menghindari benturan dari arah depan dan samping.

7. Jari-jari kaki harus menghadap ke depan di dalam dek atau sayap. Ini untuk menghindari benturan dari arah depan atau samping. (psr)

Baca Juga:

Jangan Tertipu! Ini Cara Memilih Kampas Rem Motor yang Berkualitas

#Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Changan Deepal S05 resmi masuk Indonesia dengan dua pilihan teknologi elektrifikasi, BEV dan REEV. Varian REEV diklaim mampu tempuhclebih dari 1.100 kilometer.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Lifestyle
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Mereka sengaja melepas tangan dan kaki sepenuhnya untuk menjajal fitur intelligent parking assist.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Fun
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Suzuki XL7 Facelift 2026 hadir dengan desain baru dan fitur lebih lengkap. New Alpha Hybrid dibekali 360 Camera, TPMS, DVR, mesin K15B SHVS, serta pilihan warna baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Lifestyle
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
GIIAS 2026 akan berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
Lifestyle
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive) menjamin penyaluran tenaga lebih optimal saat menghadapi berbagai medan tanjakan kota besar
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Lifestyle
BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Dengan mengusung konsep The Spacious Smart EV, BAIC T1 dirancang dengan dimensi yang memberikan ruang kaki dan ruang kepala lebih lapang. 

Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
 BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Lifestyle
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipastikan kembali hadir pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
Indonesia
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Kemenperin memastikan PT JAI di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto tidak memindahkan fasilitas produksinya ke Vietnam. Rencana relokasi berhasil ditekan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Bagikan