Kesehatan

Camilan Sehat Penderita Diabetes

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 27 Juli 2022
Camilan Sehat Penderita Diabetes

Memiliki diabetes tetap bisa makan camilan dan disarankan untuk di beberapa waktu tertentu. (Foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENDERITA diabetes pasti disarankan untuk menjaga pola makan. Namun, bukan berarti kamu jadi tidak bisa menikmati camilan di sela-sela waktu senggang.

Memilih kudapan sehari-hari memang bukan perkara yang mudah bagi penderita diabetes. Terkadang ada rasa takut adanya peningkatan gula darah secara drastis.

Baca Juga:

Makanan Anti Diabetes untuk Kamu yang Doyan Manis

Jika kamu memiliki diabetes, kamu tetap bisa makan camilan, kok. Malahan, bisa saja kamu disarankan untuk mengudap di beberapa waktu tertentu. Akan tetapi, makanan tersebut harus mengandung banyak serat, protein, dan lemak baik. Camilan seperti ini justru bisa membantu menjaga kadar gula darah kamu tetap terkendali.

Penderita diabetes tetap boleh makan cokelat dan baik untuk di konsumsi, namun, pilihlah dark chocolate. (Foto: freepik/freepik)

Nah, dikutip Healthline, ada beberapa camilan sehat aman dikonsumsi penderita diabetes, antara lain:

1. Buah

Walau memiliki rasa yang manis, penderita diabetes tetap boleh mengonsumsi buah, kok. Buah mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untukmu. Namun, pastikan kamu memilih buah-buahan segar yang tidak membuat kadar gula darahmu naik. Buah-buahan seperti apel, salak, anggur, jeruk, pir, beri-berian, dan kiwi aman untuk kamu konsumsi sebagai camilan sehat setiap hari.

2. Dark chocolate

Siapa bilang penderita diabetes tidak boleh makan cokelat? Cokelat justru baik untuk kamu konsumsi. Namun, pilihlah cokelat yang jenisnya cokelat hitam (dark chocolate). Cokelat jenis ini dipercaya bisa menjaga gula darah tetap stabil dan meningkatkan kerja hormon insulin yang sangat baik untuk penderita diabetes.

Cokelat hitam yang baik bagi penderita diabetes adalah yang mengandung setidaknya 70 persen kakao. Batasi juga jumlah gula sekitar 15-30 gram per hidangan. Hal ini bisa kamu cari di komposisi dan informasi nilai gizi yang biasanya ada di belakang kemasan, kok.

3. Telur rebus

Selain buah-buahan, telur rebus bisa menjadi pilihan camilan sehat untukmu. Dalam satu butir telur berukuran sedang, terkandung sekitar 7 gram protein. Telur juga mengandung kalium yang baik untuk kesehatan otot dan saraf, serta dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Kuning telur mengandung biotin yang dibutuhkan dalam produksi hormon insulin. Walaupun begitu, bagian telur ini juga tinggi akan kolesterol. Bila berlebihan, kolestrol dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular.

Baca Juga:

Alasan Kamu Tak Harus Memborong Hand Sanitizer untuk Menghindari Corona

Jika kamu lebih suka makan telur dengan utuh bersama kuningnya, batasi konsumsi telur maksimal 3 butir saja dalam seminggu. Namun, bila hanya memilih bagian putih telur, kamu boleh mengonsumsinya dalam jumlah lebih banyak.

4. Chia seed

Chia seed merupakan jenis biji-bijian yang berasal dari tanaman Salvia hispanica L. Tingginya kandungan serat pada chia seed membuat biji ini bisa memperlambat penyerapan gula dalam darah, sehingga kadar gula pada penderita diabetes tetap terkontrol dengan baik.

Kamu bisa mengolah chia seed menjadi puding yang nikmat untuk dikonsumsi. Namun, jangan mengonsumsinya secara berlebihan, ya. Ini bisa menyebabkan kadar gula darahmu menurun drastis, terutama kalau kamu juga mengonsumsi obat diabetes.

Perhatikan informasi nilai gizi yogurt sebelum mengonsumsinya. (Foto: freepik/freepik)

5. Yogurt bebas lemak dan gula

Yogurt merupakan pilihan sehat untuk asupan karbohidrat, lemak baik, protein, dan probiotik. Camilan ini aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, lho. Akan tetapi, kamu perlu memerhatikan informasi nilai gizi yogurt sebelum mengonsumsinya.

Sebagian produk yogurt rendah lemak justru mengandung lebih banyak gula. Usahakan untuk memilih yogurt dengan kandungan protein yang tinggi (10-20 gram) dan kandungan gula karbohidrat yang rendah (kurang dari 15 gram).

Memiliki diabetes tidak menghalangi kamu dari memakan camilan. Ada banyak variasi camilan yang bisa kamu nikmati, asalkan jumlahnya dibatasi dan diimbangi dengan makanan sehat lainnya. (dgs)

Baca Juga:

Manfaat Minyak Mustard yang Harus Kamu Ketahui

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan