Wisata Dunia

Tyrolean, Topi Unik Penjaga Jarak Aman

Leonard Leonard - Minggu, 17 Mei 2020
Tyrolean, Topi Unik Penjaga Jarak Aman

Topi unik didesain untuk menjaga jarak.(Foto: ctvnews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA negara Eropa yang telah cukup sukses menahan laju penularan COVID-19. Alhasil, kini negara -negara itu secara agresif dan optimistis perlahan membuka kembali perekonomian mereka. Hal itu akan termasuk pembukaan kembali ruang makan restoran. Meskipun demikian, pembatasan kapasitas tertentu dan kebijakan jarak sosial masih tetap diterapkan.

Namun kenyataannya, siapa pun yang sedang berbelanja atau memesan makanan di tempat umum akan sulit untuk mengetahui jarak aman 1,8 meter dari orang lain tanpa adanya bantuan visual. Sebagai solusi, muncullah topi 'Tyrolean' di Cafe Rothe di Scherin, Jerman. Jaqueline Rothe ialah orang yang ada di balik penemuan unik ini. Dengan topi yang disebut 'pool noodle hats' itu, ia ingin memastikan pelanggannya berada tidak terlalu dekat dengan orang lain.

Baca juga:

Ruang Kaca Privat, The New Normal Makan di Restoran

1
Merupakan alat yang dipakai untuk mengambang di atas air. (Foto: foxnews)

Dengan memakai topi unik itu, pelanggan Cafe Rothe dapat menikmati kopi atau bir di bagian luar. Topi dilengkapi busa berwarna-warni yang biasanya digunakan untuk mengambang di atas air. Mereka yang biasa menghabiskan waktu di dekat kolam renang luar ruangan langsung merasa akrab dengan topi itu. Hal itu mengingat alat itu biasa digunakan sebagai mainan pilihan anak-anak. Ide Rothe itu mewakili pengerjaan ulang jenis mainan yang biasa dipakai di kolam renang. Ia mengakui ide itu muncul dari kesulitan untuk bisa menjaga jarak aman 1,5 meter. "Itu juga seperti lelucon yang sempurna dan tentu saja itu lucu. Pelanggan kami benar-benar menyukainya," kata Rothe kepada stasiun TV Jerman RTL, dikutip CNN.

Baca juga:

Paspor ‘New Normal’ bagi Penumpang Pesawat

2
Pelanggan sangat menikmati invoasi unik ini.(Foto: insider)

Seperti restoran lain di seluruh Jerman, Cafe Rothe beroperasi dengan kapasitas terbatas. "Kami hanya memiliki 12 meja di dalam dan hanya delapan di bagian luar," kata Rothe. Berkurang jauh dari yang awalnya memiliki 36 meja di dalam dan 20 di luar.

Rothe bukan satu-satunya contoh orang Jerman yang menerapkan cara cerdik dan unik pada masa sekarang ini. Ada juga kisah Hartmut Frey yang menggunakan pancing untuk mendapatkan beberapa roti baguette dari toko roti favoritnya dengan melintasi perbatasan Jerman-Perancis yang tertutup. Bukan tidak mungkin penggabungan dua ide itu bisa jadi cara untuk menyelesaikan transaksi dari jarak yang tepat.(lgi)

Baca juga: Bioskop Drive-in, The New Normal Nonton Film ala Jerman

#MEInang #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Bagikan