Otomotif

Busi, Diganti atau Dibersihkan?

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 02 Maret 2021
Busi, Diganti atau Dibersihkan?

Membersihkan busi jangan semabrangan. (Foto: Pixabay/6584691)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FUNGSI busi sangat vital bagi sebuah kendaraan. Tugas busi adalah mengubah percikan api dan membakar campuran bahan bakar serta udara, untuk menghasilkan tenaga yang digerakkan ke roda.

Tak mengherankan bila kendaraan semakin sering digunakan, performa busi pasti akan menurun. Tanda yang dapat dilihat melalui kasat mata, adalah ujung elektroda busi kotor berwarna hitam. Jika kondisinya sudah seperti ini, proses pembakaran menjadi terganggu.

Baca Juga:

Busi Motor, Apa Saja Sih Masalahmu?

busi
Kerak karbon pada busi menghambat pembakaran. (Foto: Pixabay/robertdiffin)

Lalu jika sudah seperti ini, apakah langsung diganti atau bisakah dibersihkan? Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Diko Oktaviano, mengatakan, membersihkan bagian elektroda busi yang kotor boleh saja dilakukan. Namun, tidak semua jenis busi bisa dibersihkan dan bisa kembali dipakai.

"Membersihkan busi dari kotoran, boleh saja, silakan dibersihkan. Tapi jika tujuannya membersihkan dari karbon tidak bisa," terang dia, beberapa waktu lalu. Karena menurut Diko, karbon menempel atau bersifat destruktif material.

Destruktif material adalah karbon yang masuk ke dalam bagian elektroda dan merusak dari dalam. Saat dibersihkan, permukaan kepala busi memang tampak bersih, akan tetapi. konstruksi dalam busi tetap terhambat oleh kerak karbon.

Baca Juga:

Kunci Tidak Pas, Busi retak

busi
Busi bisa disikat tapi bukan dengan sikat kawat. (Foto: Pixabay/2427999)

Diko memberikan contoh, sebuah tembok yang terkena air terus menerus, bagian cat akan terkelupas. Hal itu juga terjadi di busi. Biasanya pemilik motor membersihkan busi saat motor susah dinyalakan, padahal menurut Diko hal itu tanda busi sudah bermasalah, dan waktunya mengganti dengan yang baru.

Saat mengalami kondisi seperti itu, biasanya dibersihkan menggunakan ampelas atau sikat kawat. Cara seperti ini menurut Diko harus dihindari. Karena akan merusak lapisan elektroda, yang akan mengubah kerenggangan dan bisa menimbulkan missfire. "Boleh disikat tapi jangan pakai sikat kawat, mending pakai sikat gigi atau dilap-lap saja," terang Diko.

Membuka busi harus diperhatikan, salah membuka akan membuat keramiknya retak. Ini membuat busi tidak dapat dipakai lagi.

"Insulator fungsinya mencegah kebocoran arus tegangan tinggi yang dialirkan koil ke elektroda pusat busi. Jika insulator retak, bisa mengakibatkan bocornya arus listrik, aliran yang diperlukan untuk memercikkan busi tidak optimal. Bisa memicu terjadinya misfire atau proses pembakaran yang tidak sempurna. Selain itu, mesin akan sulit untuk dihidupkan," jelas Dino. (*)

Baca Juga:

Modifikasi Busi Bisa Tingkatkan Performa Kendaraan?

#Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
Laba BYD Naik 28 Persen pada Kuartal Ketiga, Pertumbuhan Ekspor Jadi Penopang
BYD mencatat laba bersih naik 28 persen secara tahunan. Namun, hasilnya di bawah perkiraan analis meski pendapatan kembali tumbuh.
Yusuf Abdillah - 55 menit lalu
Laba BYD Naik 28 Persen pada Kuartal Ketiga, Pertumbuhan Ekspor Jadi Penopang
Fun
Mitsubishi Pajero 2027 Debut di Thailand, Apa Saja Keunggulannya?
Mitsubishi Pajero 2027 diperkenalkan di Thailand dengan mesin diesel 204 hp, torsi 480 Nm, teknologi 4WD, dan harga mulai sekitar Rp806 juta.
Yusuf Abdillah - Rabu, 28 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero 2027 Debut di Thailand, Apa Saja Keunggulannya?
Lifestyle
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Memperkuat posisi PEVS sebagai wadah bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi, memperluas jaringan bisnis, dan menjangkau konsumen secara langsung.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Fun
Produsen Mobil China Chery Tembus 20 Juta Penjualan, Ekspor Melonjak 71,5 Persen
Chery Group mencatat penjualan kumulatif 20 juta kendaraan. Pada semester pertama 2026, ekspornya melonjak 71,5 persen.
Yusuf Abdillah - Selasa, 27 Oktober 2026
Produsen Mobil China Chery Tembus 20 Juta Penjualan, Ekspor Melonjak 71,5 Persen
Fun
Intip Lepas Aura, Mobil Konsep dengan Desain Terinspirasi Macan Tutul
Lepas memperkenalkan mobil konsep Aura dengan filosofi Leopard Aesthetics, lampu modern, fitur personalisasi digital, dan tiga warna khusus.
Yusuf Abdillah - Selasa, 27 Oktober 2026
Intip Lepas Aura, Mobil Konsep dengan Desain Terinspirasi Macan Tutul
Fun
PS.ID Jabodetabek Gelar Edukasi Safety Driving, Praktikkan Defensive Driving saat Rolling Thunder
PS.ID Jabodetabek menggelar edukasi safety driving bersama Satlantas Polresta Bogor Kota dan mempraktikkan defensive driving melalui Rolling Thunder.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Oktober 2026
PS.ID Jabodetabek Gelar Edukasi Safety Driving, Praktikkan Defensive Driving saat Rolling Thunder
Fun
Ini Dia Penantang Toyota Alphard! BYD M9, MPV Premium dengan Teknologi PHEV dan Kabin Mewah
BYD M9 merupakan MPV premium PHEV dengan konfigurasi tujuh penumpang, captain seat, baterai Blade, dan jarak tempuh listrik hingga 218 km berdasarkan CLTC. Berapa harganya?
Yusuf Abdillah - Jumat, 23 Oktober 2026
Ini Dia Penantang Toyota Alphard! BYD M9, MPV Premium dengan Teknologi PHEV dan Kabin Mewah
Fun
Chery Bidik Pasar Roda Dua, Siapkan Motor Listrik dan Cruiser Berteknologi AI
Chery terdaftar di dokumen MIIT China membawa motor listrik ekonomis bergaya Yamaha Vino, membuka jalan menuju ekspansi motor listrik EREV.
Yusuf Abdillah - Rabu, 21 Oktober 2026
Chery Bidik Pasar Roda Dua, Siapkan Motor Listrik dan Cruiser Berteknologi AI
Lifestyle
GIIAS Makassar 2026 Siap Guncang Indonesia Timur! Cek Jadwal, Harga Tiket dan Daftar Merek Mobilnya
GIIAS Makassar 2026 menjadi kesempatan penting bagi Gaikindo untuk mendekatkan inovasi dan teknologi otomotif terbaru kepada masyarakat Sulawesi Selatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
GIIAS Makassar 2026 Siap Guncang Indonesia Timur! Cek Jadwal, Harga Tiket dan Daftar Merek Mobilnya
Tekno
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
AI memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan profesi desainer mobil.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Oktober 2026
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
Bagikan