Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bulog Tambah Pasokan Gula Selama Ramadan

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Minggu, 28 Mei 2017
 Bulog Tambah Pasokan Gula Selama Ramadan

Ilustrasi stok gula pasir bulog. (ANTARA FOTO/Rahmad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub-Divre Malang menambah pasokan gula selama bulan Ramadhan karena permintaan akan komoditas tersebut meningkat cukup signifikan selama bulan ini hingga Lebaran 2017.

Wakil Kepala Bulog Sub-Divre Malang Dian Paramita di Malang, mengatakan kebutuhan gula selama Ramadhan pasti meningkat. Pada hari-hari biasa, kebutuhan gula warga di Kota Malang rata-rata mencapai 600 kilogram per hari.

"Kalau pada hari-hari biasa kebutuhan gula di kota ini hanya sekitar 600 kilogram, sedangkan pada bulan Ramadhan bisa mencapai 1 ton per hari. Oleh karena itu, kami menambah pasokannya agar tidak sampai terjadi kekosongan stok atau kelangkaan di pasaran yang berujung pada kenaikan harga," kata Dian di Jawa Timur, Sabtu (27/5).

Meski permintaan meningkat cukup signifikan, pasokan gula di Malang tertap aman. "Masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya peningkatan permintaan ini karena distribusi dan pasokannya lancar. Stok gula yang ada di gudang Bulog saat ini mencapai 387.466 kilogram ," ujarnya.

Sementara itu, stok beras di gudang Bulog Malang juga masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan warga selama tujuh bulan ke depan, yakni sekitar 32 ribu ton. Beras dengan kualitas medium itu juga sebagai persediaan untuk distribusi bagi masyarakat penerima beras sejahtera (rastra).

Ketersediaan bahan pangan pokok, khususnya beras dan gula tersebut juga telah ditinjau tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kota Malang yang diketuai oleh Rinawati (Kabag Perekonomian Pemkot Malang), Wakil Wali Kota Malang Sutiaji, Kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkot Malang Indri Ardoyo, dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto.

Selain meninjau (menginspeksi) gudang Bulog Malang, TPID juga meninjau sejumlah pasar tradisional untuk memantau harga bahan pangan pokok di pasaran, khususnya pasar tradisional, seperti Pasar Oro-oro Dowo dan Pasar Bareng.

Harga bahan pokok, terutama bawang merah dan bawang putih rata-rata mencapai Rp40 ribu hingga Rp45 ribun per kilogram, telur ayam buras rata-rata dijual Rp21 ribu-Rp22 ribu per kilogram, ayam potong rata-rata Rp28 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram.

"Pasokan berbagai komoditas ini Insya Allah lancar, namun utnuk harga memang fluktuatif, namun cenderung stabil dan amsih dalam batas wajar," katanya.

Sumber: ANTARA

#Gula Rafinasi #Bulog #Ramadan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Beras SPHP Bakal Ganti Nama Jadi Beras Kita
Bulog menargetkan memproduksi sekitar 2 juta ton Beras Kita untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Beras SPHP Bakal Ganti Nama Jadi Beras Kita
Indonesia
Dirut Bulog Sidak Pabrik Minyakita yang Berbau Solar, tak Ada Toleransi bagi Produk di Bawah Standar
Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas sehingga produk MinyaKita.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Dirut Bulog Sidak Pabrik Minyakita yang Berbau Solar, tak Ada Toleransi bagi Produk di Bawah Standar
Indonesia
Stok Cadangan MinyaKita Sebanyak 29 Ribu Ton
Rata-rata kebutuhan minyak goreng masyarakat tercatat berada di kisaran 254 ribu ton per bulan dan dapat dipenuhi.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Stok Cadangan MinyaKita Sebanyak 29 Ribu Ton
Indonesia
Mentan Setuju Bulog Jual Beras Kita Premium Buat Stabilkan Harga
Kehadiran produk beras premium dari Bulog berpotensi memberikan dampak positif terhadap pengendalian harga sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap beras
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Mentan Setuju Bulog Jual Beras Kita Premium Buat Stabilkan Harga
Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Indonesia
Bulog Serap 3,01 Juta Ton Beras Petani, Stok Makin Banyak
Keberhasilan serapan berdampak langsung terhadap penguatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang saat ini berada pada level tertinggi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Bulog Serap 3,01 Juta Ton Beras Petani, Stok Makin Banyak
Indonesia
Bantuan Beras Bagi ASN, TNI dan Polri Masih Dimatangkan, Dapat 10 Kilogram Per Bulan
Ketersediaan beras yang melimpah saat ini membuat pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk menjalankan berbagai program intervensi
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Bantuan Beras Bagi ASN, TNI dan Polri Masih Dimatangkan, Dapat 10 Kilogram Per Bulan
Indonesia
Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Cadangan beras pemerintah mencapai 5,37 juta ton per 18 Mei 2026. Pemerintah menyebut angka tersebut menjadi stok beras tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Indonesia
Bulog Tebar 828.000 Ton Beras SPHP, Jaga Harga Pasar Tetap di Bawah Rp 13.500 per Kg
Beras SPHP dikemas dalam ukuran 5 kilogram dengan kualitas medium sesuai standar pemerintah, dan kini juga disiapkan dalam kemasan 2 kilogram.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Bulog Tebar 828.000 Ton Beras SPHP, Jaga Harga Pasar Tetap di Bawah Rp 13.500 per Kg
Indonesia
Bulog Serap 2,4 Juta Ton Beras Petani, Semuanya Jadi Cadangan Pemerintah
Bulog menerapkan kebijakan penyerapan gabah dan beras dengan standar kualitas tertentu, yakni hanya hasil panen yang telah mencapai usia optimal untuk menjaga mutu produk yang dihasilkan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Bulog Serap 2,4 Juta Ton Beras Petani, Semuanya Jadi Cadangan Pemerintah
Bagikan