Ramadan 2019

Bulan Puasa Anies Bertekad Bereskan Ketimpangan dan Kemiskinan di Jakarta

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 12 Mei 2019
 Bulan Puasa Anies Bertekad Bereskan Ketimpangan dan Kemiskinan di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri Tarawih Akbar di Mesjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (11/5) (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Tarawih Akbar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Sabtu (11/5). Tarawih Akbar ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan jajaran Pemprov DKI Jakarta di bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Anies menyampaikan rasa syukur lantaran Tarawih Akbar di tahun kedua ini dipenuhi jemaah warga Jakarta dari berbagai wilayah Ibu Kota. Warga yang menghadiri Tarawih Akbar ini berasal dari lima wilayah di Jakarta.

"Kita bersyukur ini tahun kedua Tarawih Akbar yang diadakan oleh Pemprov DKI. Insya Allah malam ini malam penuh barokah, dan doa yg terkirimkan di tempat ini juga lebih banyak, karena banyaknya jemaah yang hadir disini," kata Anies dalam sambutan.

Anies menjelaskan, Masjid Istiqlal merupakan lokasi yang tepat, karena menjadi masjid kebanggaan Indonesia. Ditambah lagi dengan digelarnya Tarawih Akbar seperti ini, harapannya dapat mempererat silaturahmi antar warga Jakarta.

"Malam ini memang diniatkan sebagai kesempatan untuk mempererat ukhuwah di antara kita karena kita menyadari Ibu Kota adalah simpul persatuan di Indonesia. Saya garisbawahi yang unik adalah persatuannya. Insya Allah diberikan kemudahan," tegasnya.

Anies juga menyampaikan mengenai pembangunan infrastruktur hasil kerja sama Pemprov DKI dengan pihak Masjid Istiqlal yang kini sedang dikerjakan. Infrastruktur tersebut berupa taman yang juga akan menjadi sarana bagi warga untuk bersilaturahmi.

"Kita akan tunaikan dan teruskan kerja sama. Termasuk membangun fasilitas di mana akan mendukung Habluminannas (ikatan persaudraan), serta program untuk mengumrohkan marbot-marbot," paparnya.

Anies berharap datangnya bulan Ramadan selain sebagai upaya untuk lebih khusyuk beribadah, juga sebagai upaya untuk membereskan persoalan sosial di Jakarta, seperti kemiskinan dan ketimpangan.

"Jakarta punya masalah ketimpangan dan kemiskinan. Maka dari itu, saya mengajak seluruh warga DKI untuk ikut membereskan dengan menambah kegiatan sosial," pungkasnya.(Asp)

#Ramadan #Masjid Istiqlal #Ibadah Puasa #Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar hingga wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta untuk tenang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Indonesia
Rayakan Hari Pelanggan, PAM Jaya Beri Layanan Air Minum Gratis untuk Masjid Istiqlal selama Setahun
PAM Jaya memberikan layanan air minum gratis untuk Masjid Istiqlal selama setahun penuh.
Soffi Amira - Sabtu, 05 September 2026
Rayakan Hari Pelanggan, PAM Jaya Beri Layanan Air Minum Gratis untuk Masjid Istiqlal selama Setahun
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan diresmikan 26 Agustus 2026. Tarif sementara tetap Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
Indonesia
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa angka tarif parkir hingga Rp60.000 per jam bukan berasal dari Pemerintah Provinsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Indonesia
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan Prabowo pada 26 Agustus. Layanan ini diproyeksikan melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Bagikan