Telusur Luak Limopuluah

Bukit Kelinci, Spot Selfie Instagenic di Payakumbuh

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 26 November 2018
Bukit Kelinci, Spot Selfie Instagenic di Payakumbuh

Kincir angin di Bukit Kelinci Payakumbuh. (Foto: [email protected])

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GAYA wisata di Indonesia belakangan ini mulai bergeser. Dahulu, mereka yang berwisata kebanyakan ke tempat-tempat bersejarah, atau wisata alam dengan pemandangan alami nan memikat hati.

Namun sekarang, para millennial justru lebih suka berwisata ke tempat yang lebih instagenic. Mengikuti trend tersebut, banyak tempat wisata yang lahir dan tumbuh mengadopsi kesukaan itu.

Bukit Kelinci contohnya. Wisata yang terletak tak jauh dari pusat kota Payakumbuh, Sumatera Barat ini memiliki spot selfie nan apik. Meski pun begitu, Bukit Kelinci juga masih memiliki pemandangan alam nan alami.

Wisata yang baru buka pada tanggal 17 Juni 2018 ini berupa peternakan kelinci yang didesain ala Eropa ditambah dengan spot selfie kekinian. Kamu para pecinta spot selfie, Bukit Kelinci ini menjadi salah satu lokasi rekomended untuk dijelajahi.

1. Daya Tarik Bukit Kelinci, spot instagramable

Spot selfie di Bukit Kelinci Payakumbuh. (Instagram/@dzakiatalitasyaqi)
Spot selfie di Bukit Kelinci Payakumbuh. (Foto: Instagram@dzakiatalitasyaqi)

Seperti yang telah disinggung di atas, hal yang paling menarik dari Bukit Kelinci adalah banyaknya spot selfie ciamik. Selfie corner yang banyak digemari adalah kincir angin. Alasannya, pemandangan di spot ini sangat apik.

Spot lainnya yang tak kalah bagusnya adalah payung terbang warna-warni. Background selfie ini memang sedang populer di kalangan anak muda saat ini. Hampir setiap tempat wisata modern menyediakan spot selfie semacam ini.

Jika kamu yang berkunjung membawa buah hati jangan risau. Ratusan sampai ribuan kelinci lucu-lucu bisa dijadikan bahan untuk pengundang tawa anak.

2. Pesona wisata tanpa menguras kantong

Kincir angin di Bukit Kelinci Payakumbuh. (Instagram/@yadi.piliang)
Kincir angin di Bukit Kelinci Payakumbuh. (Foto: [email protected])

Untuk menikmati suasana yang dipaparkan di atas sahabat MP, pasti ingin berkunjung ke sana, dan mencari tahu berapa biaya yang harus di keluarkan untuk wisata Bukit Kelinci.

Sahabat MP tidak perlu khawatir, untuk menikmati semua yang ada di sana cukup hanya membayar tiket masuk setiap orang Rp10 ribu. Jika kamu ke sana menggunakan mobil, dikenakan parkir Rp5 ribu. Sementara untuk pengendara motor hanya Rp3 ribu saja.

3. Sangat mudah menuju Bukit Kelinci Payakumbuh

Payung terbang di objek wisata Bukit Kelinci. (Instagram/@inaruzikna_)
Payung terbang di objek wisata Bukit Kelinci. (Foto: instagram@inaruzikna_)

Menuju destinasi wisata ini sangat mudah. Kalau kamu datang dari Padang, bisa naik travel Padang-Payakumbuh, berhentilah di Ngalau. Bukit Kelinci langsung bisa kamu lihat dan berjalanlah menujunya.

Kalau menggunakan kendaraan pribadi, teruslah berjalan menuju Padang Panjang, Bukit Tinggi, dan sebelum memasuki kota Payakumbuh berhentilah dan lihat sebelah kiri. (*)

#Telusur Luak Limopuluah #Sumatera Barat #Wisata #Wisatawan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Konektivitas antarkota yang terhubung langsung dengan kawasan wisata memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi global, sekaligus memastikan belanja wisatawan mancanegara tersebar ke berbagai daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Amblesan tersebut terjadi akibat proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Indonesia
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Setidaknya ada 200 orang mengungsi ke musala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Indonesia
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Hingga saat ini arus Natal dan Tahun Baru terpantau cukup terkendali. Sekitar 64 persen masyarakat telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Bagikan