Bukit Goa Jepang, Kisah Kekejaman Jepang di Lhokseumawe
Bukit Goa Jepang yang berada di Lhokseumawe. (Foto: vibizmedia)
JEPANG masuk ke Indonesia tidak hanya menyisakan kisah-kisah pilu dalam kehidupan masyrakat. Namun juga bangunan-bangunan yang dibuat dari kekejaman mereka.
Bukit Goa Jepang yang ada di Desa Blang Panyang Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe Nanggroe Aceh Darussalam ini, menjadi destinasi wisata sisa perang Pasifik.
Goa Jepangnya sendiri sebenarnya bukan satu-satunya daya tarik. Panorama di sekelilingnya yang sangat apik. Tak mengherankan bila tentara Jepang menjadikan tempat ini sebagai basis pertahanannya. Sejauh mata memandang dapat melihat yang ada di bawah. Seperti birunya Selat Malaka dan kilang gas milik PT Arun. Sungguh spot yang sangat instagramable.
Goa yang memiliki panjang 50-60 meter ini dibangun dengan pekerja paksa dari daerah sekelilingnya. Pintu masuk goa ini hanya sukuran 2 x 3 meter saja. Tidak jauh berbeda dengan goa-goa Jepang lainnya yang ada di Indonesia. Goa Jepang dilengkapi dengan ruang pengintaian, dapur, ruang makan, kamar tidur dan logistik.
Dari atas bukit pengunjung dapat bersantai, berfoto selfie seraya menikmati pemandangan laut lepas Selat Malaka, pabrik dan pelabuhan PT Arun, wajah Kota Lhokseumawe, rumah-rumah penduduk dan jalan nasional Medan-Banda Aceh yang nampak jelas dari bukit ini. Tak kurang pula terlihat jalan nasional Medan – Banda Aceh juga kota Lhokseumawe.
Goa yang menjadi bagian garis pertahanan Jepang sepanjang Lhokseumawe – Sabang ini berada di ketinggian sekitar 120 meter. Goa ini merupakan bagian dari 17 goa dan 8 benteng Jepang yang selesai dibuat pada akhir tahun 1942.
Fungsinya sudah jelas sewaktu Jepang bercokol disini. Selain menjadi benteng pertahanan juga menjadi tempat penahanan untuk orang-orang yang melawan Jepang. Kemudian ketika peristiwa pemberontakan PKI meletus dijadikan tempat penahanan orang0orang komunis. Sementara pada konflik Aceh dijadikan tempat tahanan dari orang-orang GAM sebelum dibawa ke kantor polisi di Lhokseumawe. (psr)
Bagikan
Berita Terkait
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku