Bukan Gembira, Penumpang Roller Coaster Do-Donpa Jepang Malah Bernasib Sial

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Agustus 2021
Bukan Gembira, Penumpang Roller Coaster Do-Donpa Jepang Malah Bernasib Sial

Roller coaster Do-Dodonpa dihentikan sementara karena ada penumpang yang patah tulang setelah menaikinya. (Foto: Fuji-Q Highland)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WAHANA roller coaster merupakan salah satu wahana terpopuler di taman bermain. Alasannya karena ada sensasi rasa takut yang ditimbulkan saat menaikinya. Bukannya buruk, hal ini justru membuat orang ketagihan, merasa lebih segar, dan memunculkan euforia.

Akan tetapi, bukannya memperoleh kebahagiaan dan manfaat yang diinginkan, penumpang roller coaster Do-Dodonpa di Fujiyoshida, Jepang ini malah ketiban sial.

Seperti dilansir dari surat kabar The Mainichi, roller coaster tercepat di dunia itu baru saja diskors awal bulan ini karena menyebabkan empat penumpangnya patah tulang ketika mengendarainya.

Selain itu, salah satu atraksi di taman bermain Fuji-Q Highland ini juga bertanggung jawab membuat dua orang lain mengalami keretakan tulang.

Baca juga:

John Wick Punya Roller Coaster di Dubai

Bukan Gembira, Penumpang Roller Coaster Do-Donpa Jepang Malah Bernasib Sial
Pihak taman bermain menghentikan wahananya setelah sejumlah pengunjung patah tulang. (Foto: Fuji-Q Highland)

Taman hiburan itu mengatakan bahwa mereka menangguhkan wahana setelah adanya laporan cedera, tapi menambahkan bahwa hubungan kausal antara cedera dan mesin hiburan belum terkonfirmasi.

Sebenarnya mereka sudah memeriksa jalur dan produsen roller coasternya setelah laporan cedera pada Mei dan Juni 2021. Akan tetapi, mereka tidak menemukan sesuatu yang janggal.

Barulah pihak taman memutuskan memberhentikan roller coaster populernya setelah seorang pria berusia 30-an dilaporkan patah tulang setelah menaikinya.

Kejadian ini sebenarnya terbilang cukup aneh karena kecelakaan akibat roller coaster bukanlah sebuah hal yang umum. Menurut Global Association of the Attractions Industry (IAAPA) hanya ada satu dari dari 15,5 juta kemungkinan cedera serius dari naik roller coaster di AS.

Baca juga:

Kreatif di Masa Lockdown, Pria ini Bangun Roller Coaster di Rumahnya

Bukan Gembira, Penumpang Roller Coaster Do-Donpa Jepang Malah Bernasib Sial
Posisi duduk yang salah kemungkinan menjadi penyebab cedera. (Foto: Fuji-Q Highland)

Lantas, mengapa kecelakaan ini bisa terjadi? Ada spekulasi yang menyebabkan bahwa luka-luka itu mungkin disebabkan oleh posisi duduk yang tidak tepat. Penumpang harus benar-benar berada di atas tatakan yang sudah disediakan.

Seorang perempuan berusia 30-an yang terluka pada Desember 2020 menyebutkan bahwa dirinya mungkin telah condong ke depan selama roller coaster berjalan. Padahal peraturan menyebutkan bahwa pengendara harus bersandar di kursi mereka.

Walaupun kedengarannya aneh, kejadian patah tulang di roller coaster Do-Dodonpa ini sebenarnya memang mungkin terjadi. Atraksi itu sudah dibangun sejak 2001 namun mengalami modifikasi 16 tahun kemudian dengan tujuan meningkatkan kecepatannya dari 170 km per jam menjadi 180 km per jam.

Membuatnya jadi roller coaster tercepat di dunia sampai-sampai disebut dengan istilah super death. Lebih lanjut, penumpang dibawa melewati lingkaran terbesar di dunia berdiameter 39 meter. Meski keren, sayangnya wahana ini malah jadi bikin was-was ya. (sam)

Baca juga:

Menyaksikan Pemandangan Gunung Fuji di Atas Dek Roller Coaster

#Roller Coaster #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nagoya Diterjang Banjir saat Asian Games Tinggal 10 Hari, Kontingen Indonesia Mulai Cari Solusi
Bukan hanya aktivitas yang berkaitan dengan pertandingan yang terganggu, melainkan juga berbagai pelayanan publik di wilayah tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Nagoya Diterjang Banjir saat Asian Games Tinggal 10 Hari, Kontingen Indonesia Mulai Cari Solusi
Indonesia
180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Helikopter tersebut juga merupakan salah satu bantuan yang dikirim pemerintah Jepang kepada pemerintah Indonesia untuk menangani karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Pengiriman ini merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Bagikan