Budi Arie Serahkan ke Prabowo Terkait Kebijakan Dua Wamen di Kementerian
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi. MP/Didik Setiawan
Merahputih.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyebut Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih punya hak prerogatif penuh atas kebijakan penempatan dua Wakil Menteri pada sejumlah Kementerian.
"Itu tergantung hak prerogatif presiden," kata Budi dikutip Antara, Rabu (18/9).
Budi mengakui belum ada keputusan tentang apakah susunan kepemimpinan di setiap kementerian untuk pemerintah selanjutnya mengikuti susunan yang berlaku di pemerintah saat ini atau tidak.
Hal itu dikarenakan semua susunan untuk setiap kementerian nantinya disesuaikan oleh Presiden terpilih mengikuti program kerjanya.
Baca juga:
Adapun untuk skema saat ini yang tengah berjalan di Kementerian Kominfo, yakni Menkominfo Budi Arie Setiadi didampingi oleh dua Wakil Menteri, yaitu Nezar Patria dan Angga Raka Prabowo.
Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria dilantik bertepatan dengan pelantikan Menkominfo Budi Arie Setiadi pada Senin (17/7/2023) saat ini ia dipercaya untuk menangani pekerjaan yang bersangkutan dengan regulasi seperti kebijakan untuk kecerdasan artifisial dan penyiapan aturan turunan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi.
Sementara untuk Wakil Menteri Kominfo Angga Raka Prabowo, merupakan Wakil Menteri yang baru bergabung pada bulan lalu tepatnya dilantik pada Senin (19/8/2024) dan saat ini diberikan tanggung jawab mengurus dua hal, yaitu menangani kampanye tentang pencegahan judi online serta Legacy Presiden yang menjadi bagian dari publikasi Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP).
Baca juga:
Pengamat Tak Setuju Anggaran Rp 10 Miliar Kominfo untuk Makan Bergizi Gratis
Meski susunan kepemimpinan Kementerian Kominfo untuk pemerintah selanjutnya belum diketahui, namun Menkominfo Budi Arie mengharapkan agar penerusnya bisa melanjutkan proses transformasi digital khususnya meningkatkan kecepatan internet di Indonesia.
"Sejak 2015-2024, ini kecepatan internet kita bertumbuh 10 kali lipat, dari sebelumnya 2.5 mbps di 2015 sekarang di 2024 sudah 25 mbps. Tapi itu kita masih kalah dengan negara lain, karena itu harus terus ditingkatkan kecepatannya, kualitasnya, dan coverage-nya untuk infrastruktur digital yang lebih baik," kata Budi.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Ketua DPC Solo Terang-terangan Tolak Rencana Budi Arie Mau Masuk Gerindra
Projo Bakal Hilangkan Logo Muka Jokowi, Budi Arie Berikan Sinyal Tinggalkan Jokowi
Budi Arie Bakal Gabung ke Gerindra, PDIP: Sambil Bonceng Dengan Nitip Pak Gibran
Budi Arie Mau Gabung Gerindra? Ahmad Muzani Bocorkan Syarat 'Gak Ribet' Jadi Anak Buah Prabowo
Budi Arie Kembali Jadi Ketum Projo, Bakal Ubah Logo Muka Jokowi
Minta Izin ke Projo, Budi Arie Terang-terangan Mau Merapat Gabung Gerindra
Budi Arie Pastikan Jokowi Sudah Sepakat Projo Ganti Logo
Jokowi Tidak Datang, Projo Ganti Logo Tegaskan Bukan Singkatan Pro-Jokowi, Apa Artinya?
Jokowi Sapa Kongres III Projo Hanya Lewat Video, Budi Arie Ajak Relawan Berdoa
Jokowi Batal Buka Kongres III Projo di Jakarta, Alasannya Disuruh Dokter Istirahat