Budi Arie Bakal Gabung ke Gerindra, PDIP: Sambil Bonceng Dengan Nitip Pak Gibran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 November 2025
Budi Arie Bakal Gabung ke Gerindra, PDIP: Sambil Bonceng Dengan Nitip Pak Gibran

Ketua Umum (Ketum) Projo Budi Arie Setiadi berbicara dalam Kongres III Projo, Jakarta Pusat, Minggu (2/11/2025). ANTARA/Nadia Putri Rahmani.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Projo menggelar Kongres III Projo pada Sabtu (1/11) dan Minggu (2/11). Hasilnya, Budi Arie Setiadi kembali terpilih menjadi ketua umum untuk periode 2025–2030 dan menyatakan bakal bergabung dengan Gerindra.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Said Abdullah, menanggapi rencana Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang disebut-sebut akan bergabung dengan Partai Gerindra. Langkah politik Budi Arie merupakan bagian dari kalkulasi politik pribadi yang rasional.

“Kalau Budi Arie hari ini mengiring Projo ke Gerindra, kepada Bapak Prabowo, logika politiknya barangkali seperti itu. Dari sisi kacamata Budi Arie, kalkulasi politiknya Budi Arie,” ujar Said di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11).

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini menyampaikan, keputusan Budi Arie mendukung Presiden Prabowo Subianto bukan hal yang luar biasa dalam dunia politik. Ia menduga langkah tersebut bisa saja berkaitan dengan strategi politik tertentu.

Baca juga:

Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan

“Apakah ada sesuatu yang disembunyikan oleh Budi Arie? Tentu Budi Arie yang lebih tahu. Bahwa dia mendukung Bapak Prabowo sambil akan bonceng sesuatu di belakangnya dengan nitip Pak Gibran, umpamanya, ya biasa-biasa saja. Kan itu strategi politik saja,” kata Said.

Menanggapi isu yang menyebut Budi Arie ingin mencari “posisi aman” terkait dugaan kasus judi online, Said menepis anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa Partai Gerindra bukan tempat berlindung bagi pihak-pihak yang memiliki masalah hukum.

“Saya tidak melihat dari sisi itu. Karena bagi Gerindra itu bukan tempat kumpulannya para kriminal. Gerindra itu bukan tempat kumpulannya orang yang kena-kena perlindungan pidana,” tegasnya.

Menurut Said, setiap partai politik, termasuk Gerindra maupun PDIP, memiliki visi besar untuk menampung orang-orang yang berkontribusi bagi bangsa, bukan mereka yang mencari perlindungan politik.

“Mungkin kawan-kawan Gerindra akan marah juga kalau digituin. Saya pikir bukan itu. Ini murni logika politiknya Budi Arie saja,” ujarnya.

Said menambahkan, publik tidak seharusnya menilai langkah politik seseorang dengan prasangka buruk. Ia menilai keputusan Budi Arie lebih sebagai strategi pribadi untuk menyesuaikan diri dengan peta politik baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Jauh pikiran saya bahwa Gerindra itu tempat bernaung orang-orang dalam tanda kutip ya. Kita tidak bisa langsung menjudge orang. Dalam tanda kutip ada sangkut pidana kemudian lari ke Gerindra. Pasti Gerindra juga tidak mau,” tutur Said.

“Gerindra itu, sama seperti PDI Perjuangan, tempat berkumpulnya orang-orang yang mampu memberikan pemikiran-pemikiran hebat untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya. (Pon)

#Projo #Budi Arie Setiadi #Wapres Gibran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
GMKR Solo Desak Pemakzulan Wapres Gibran Imbas Putusan MK
Gerakan tersebut tidak berhenti di Solo. Bahkan, berencana melanjutkan penyampaian aspirasi secara berkelanjutan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
GMKR Solo Desak Pemakzulan Wapres Gibran Imbas Putusan MK
Indonesia
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Kritik yang disampaikan kepada pemerintah maupun dirinya, termasuk melalui laporan Celios, perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi dan perbaikan kebijakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Berita Foto
AKSI Meminta DPR Bentuk Hak Angket Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Perwakilan Fraksi Partai Golkar DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung menerima penyataan sikap di Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
AKSI Meminta DPR Bentuk Hak Angket Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Komisi II DPR Mulai Kaji Putusan MK yang Persoalkan Syarat Pendidikan Wapres Gibran
Komisi yang membidangi urusan kepemiluan itu menghormati putusan MK.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Komisi II DPR Mulai Kaji Putusan MK yang Persoalkan Syarat Pendidikan Wapres Gibran
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Viral Surat Pemakzulan Wapres Gibran, Bos-Bos Senayan Heboh Cari Klarifikasi!
Pimpinan DPR gempar usai beredarnya draf pemakzulan Wapres Gibran berpelat NasDem. Saan Mustopa janji cek keaslian surat!
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Viral Surat Pemakzulan Wapres Gibran, Bos-Bos Senayan Heboh Cari Klarifikasi!
Indonesia
Beredar Surat Anggota DPR Fraksi NasDem Goyang Gibran, Sahroni Sebut Hoaks
Ia menegaskan belum ada sikap Partai NasDem untuk menempuh mekanisme pemakzulan terhadap Gibran di DPR.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Beredar Surat Anggota DPR Fraksi NasDem Goyang Gibran, Sahroni Sebut Hoaks
Bagikan