BPPTKG Sebut Gempa Bantul Tak Pengaruhi Aktivitas Gunung Merapi
Kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (26/3/2023). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
MerahPutih.com - Gempa bumi 6,4 magnitudo mengguncang Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (30/6) malam WIB.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Yogyakarta, Agus Budi Santoso mengatakan gempa tersebut tak mempengaruhi aktivitas Gunung Merapi.
Baca Juga
Update Gempa Bantul: 1 Orang Meninggal, 106 KK Terdampak, 9 Orang Luka
"Sampai saat ini kejadian (gempa) tersebut tidak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi," ujar Agus dalam keterangannya, Sabtu (1/7).
Meskipun tak berdampak pada Gunung Merapi namun gempa bumi ini membuat sejumlah bangunan di DIY mengalami kerusakan.
Baca Juga
Plh Kepala Pelaksana BPBD DIY Danang Syamsurizal mengatakan berdasarkan update data pada Sabtu (1/7) pukul 02.30 WIB dilaporkan ada 137 bangunan mengalami kerusakan karena gempa tersebut.
"Dari 137 bangunan, 106 di antaranya adalah rumah warga yang mengalami kerusakan dengan kategori 102 rumah rusak ringan dan 4 rumah rusak sedang," ujar Danang. (Cahyo Purnomoedi/Yogyakarta)
Baca Juga
BPBD Ungkap Data Kerusakan dan Korban Jiwa akibat Gempa Bantu
Bagikan
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
14 Gempa Susulan Hantam Prefektur Aomori Jepang, Peringatan Tsunami Sudah Dicabut
Jangan Panik, Gempa 5,4 yang terjadi di Simeulue Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitude 7,6 Guncang Wilayah Timur Laut Jepang, 7 Orang Terluka dan 90 Ribu Penduduk Dievakuasi
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Nias Selatan, Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng