BEROLAHRAGA untuk menjaga diri dari sakit sangat disarankan. Sebab olahraga dapat membantu menaikan sistem kekebalan tubuh.
Bila demikian dapat dilakukan selagi sakit? Jawabannya ternyata tidak! Berolahraga selagi sakit malah memperparah kondisi badan. Misalnya tengah terserang flu dengan berolahraga malah membuat infeksi saluran pernafasan, demikian dituliskan dalam laman Time.
Demikian yang disampaikan oleh Dr. Bruce Barrett, profesor untuk kesehatan keluarga dari University of Wisconsin School of Medicine and Public Health, menyebutkan bahwa olahraga dalam kondisi sakit malah membuat sistem kekebalan tubuh menurun.
Kekebalan tubuh dapat diperoleh dengan berolahraga. Sel-sel imun akan menyebar ke seluruh tubuh selagi kita berolahraga, jelas David Nieman, profesor dand direktur dari Human Performance Lab di Appalachian State University. Ia menekankan dalam laman Time bahwa berolahraga hanya untuk pencegahan bukan ketika sudah terserang sakit.
Namun Nieman masih memberikan jalan, jika gejalanya hanya sekitar leher ke atas seperti sinus. Tidak masalah untuk berolahraga meskipun sebenarnya tidak dapat menyembuhkan sakit.
Nieman mengungkapkan di tahun 1940 ketika virus polio merebak, peneliti menemukan bahwa atlet sepakbola lebih banyak mengalami gangguan kesehatan karena polio. Ia juga mengatakan bahwa banyak atlet yang berpendapat jika terserang demam, mereka akan berolahraga untuk mengeluarkan keringat. Padahal langkah itu salah.
Prpfesor Mariane Fahlman dari Wayne State University yang membuat penelitian pada atlet lari cross country, olahraga membuat sistem kekebalan tubuh berat menjalankan fungsinya. Sebab disaat yang sama sistem itu tengah memerangi penyebab infeksi.
Penelitian yang dilakukan di Australia di tahun 1990-an menemukan bahwa atlet yang berolahraga di saat terserang flu terkena sindrom kelelahan kronis. Pada beberapa kasus berdampak sampai beberapa tahun. Mereka tidak tahu bagaimana virus mempengaruhi tubuh atlet. Namun mereka memprediksi bahwa virus masuk dalam sistem kekebalan dan menyebabkan si atlet mengalami kelelahan kronis.
Saran dari para pakar ini adalah berusaha untuk menyembuhkan diri dari sakit yang diderita. Tunggu sampai beberapa minggu hingga tubuh sehat seperti semula. Kemudian lakukan olahraga ringan terlebih dahulu seperti berjalan kaki dengan jarak jauh. Pada minggu berikutnya bila sudah terasa lebih baik dapat melakukan olahraga rutin. Nieman mengatakan tidak baik untuk memaksakan tubuh setelah sakit. (psr)