Kesehatan

Bolehkah Aerobik saat Sedang Mengandung?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 22 Juli 2022
Bolehkah Aerobik saat Sedang Mengandung?

Aerobik ternyata sehat loh bagi Ibu yang sedang mengandung. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEREMPUAN mengandung tidak boleh melakukan suatu hal yang membuatnya lelah. Alhasil, banyak ibu mengandung yang jarang sekali melakukan aktivitas olahraga. Tapi tenang saja, kalau kamu memang menyukai olahraga atau mau mencoba berolahraga saat sedang mengandung, kamu bisa mencoba latihan Aerobik.

Dikutip dari dr Health Benefit, latihan aerobik merupakan suatu kombinasi dari peregangan dan latihan kekuatan. Aerobik nyatanya bermanfaat bagi ibu yang sedang mengandung. Apabila kamu mengikuti kelas aerobik selama mengandung, dianggap sebagai salah satu cara untuk tetap aktif pada saat mengandung. Dengan aerobik, tentunya berdampak besar bagi kamu, seperti meningkatkan kekuatan otot dan juga menjaga kesehatan paru-paru serta jantung.

Baca Juga:

Berencana Hamil Anak Kedua? Berikut yang Harus Kamu Pertimbangkan

Namun, ketika kamu ingin mengikuti kelas aerobik dan sedang mengandung, pastikan kamu menyampaikan ke instruktur kondisi kamu sekarang ini. Cobalah untuk tetap melakukan gerakan-gerakan yang tidak begitu berat untuk membuat dirimu kamu lebih nyaman.

Lakukan olahraga yang memiliki risiko rendah terhadap kandunganmu. (Foto: Pexels/Gustavo Fring)

Ada beberapa jenis aerobik yang bisa membuat perempuan hamil merasa nyaman, yaitu aerobik step stool, elips, berenang, jalan kaki, dan juga sepeda stasioner. Semuanya aman dan tentunya berisiko rendah.

Lantas, apa saja ya manfaat Aerobik bagi kesehatan ibu yang mengandung?

1. Membuat kamu merasa lebih baik

Mungkin pada saat sedang mengandung, kamu sering merasa kurang nyaman, pegal-pegal, kurang enak, dan sebagainya. Dengan aerobik, kamu bisa meningkatkan energi dan juga membantu melepaskan endorfin. Tidak hanya itu, aerobik bisa meredakan sakit punggung dan juga memperbaiki postur tubuh.

Baca Juga:

Rekomendasi Skincare Aman untuk Ibu Hamil

Banyak manfaat yang bisa didapat dari Aerobik. (Foto: Pexels/Gustavo Fring)

2. Terlihat lebih baik

Pada saat mengandung, melakukan olahraga, salah satunya aerobik, meningkatkan aliran darah ke kulit kamu. Alhasil, kulit akan terlihat bercahaya dan juga sehat. Tentunya hal ini pasti akan membuat kamu terlihat lebih baik.

3. Mempersiapkan tubuh untuk hari kelahiran

Kamu pasti pernah berpikir dan berharap akan menghadapi persalinan yang mudah. Salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu dengan melakukan olahraga, seperti aerobik. Dengan aerobik, kamu bisa membangun otot yang kuat dan juga jantung bugar agar proses persalinan lancar. Kamu juga bisa mengendalikan pernapasan kamu dan hal itu akan membantu mengatasi rasa sakit. (yos)

Baca Juga:

Pisang Gandeng Bikin Ibu Hamil Lahirkan Bayi Kembar Siam?

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Bagikan