Boleh Bermalam di Ozu, Kastil Kayu Berusia Berabad-Abad di Jepang

Leonard Leonard - Selasa, 01 September 2020
Boleh Bermalam di Ozu, Kastil Kayu Berusia Berabad-Abad di Jepang

Adalah mahkota permata kota Ozu. (Foto: japan-guide)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI sejarah yang kaya sejak tahun 1617, Kastil Ozu yang mengesankan di Prefektur Ehime Jepang adalah mahkota permata kota Ozu. Saat ini telah menjadi kastil kayu pertama dan satu-satunya di negara ini yang menyambut tamu untuk bermalam.

Merupakan salah satu dari sedikit kastil terbuat dari kayu yang tersisa di seluruh Jepang. Bangunan ini berubah untuk memberikan pengalaman unik bagi para tamu. Kastil telah dipugar seperti keadaan masa lalu berkat dokumen bersejarah, foto, dan model kayu. Memungkinkan para tamu untuk mengalami seperti apa rasanya tinggal di sana berabad-abad yang lalu.

Baca juga:

Asyiknya Wisata Sepeda Keliling Kampung di Kota Yogyakarta

1
Kastil telah dipugar seperti keadaan masa lalu. (Foto: ozucastle)

Pelancong dapat merasakan menjadi bagian dari sejarah itu sendiri. Ini akan membuat turis merasa seolah-olah kembali ke masa lalu. Menurut pihak kastil, saat ini hanya 30 tamu yang diizinkan untuk menginap semalam.

Kastil ini muncul selama periode Edo, antara tahun 1603 dan 1868. Titik fokus Ozu adalah kastil kayu berlantai empat. Benteng seperti ini dibangun sebagai rumah mewah yang terlihat megah. Kastil seperti ini merupakan arena pamer kekayaan sekaligus benteng pertahanan bagi para bangsawan yang ingin menunjukkan status mereka.

Melansir laman Lonely Planet, sekarang para tamu memiliki kesempatan untuk hidup mewah seperti tuan-tuan itu. Selain bermalam, pengunjung akan berpakaian seperti prajurit saat tiba di kastil dan menikmati perayaan dengan seruling kerang, pengibaran bendera, dan tembakan. Bahkan ada akomodasi yang disiapkan untuk membuat tamu merasa seolah-olah mereka adalah pemilik kastil.

Baca juga:

Jelajah Lereng Merapi dengan Jeep Bersama Travel Trip

2
Dulunya diperuntukkan untuk kaum bangsawan. (Foto: windowseat)

Properti ini dilengkapi dengan kompleks rumah teh yang menghadap ke salah satu tempat paling indah di sepanjang Sungai Hiji. Kemudian ada tiga paviliun yang menghadap ke kebun teh yang rimbun. Kamu juga dapat mengunjungi tempat suci dan kuil, serta berjalan-jalan di kota tua untuk melihat bekas rumah samurai.

Tamu pertama yang menginap di Kastil Ozu pada bulan Juli sangat menyukai pengalaman wisata ini. Mereka menyukainya karena tidak pernah merasakan tinggal di kastil Jepang sebelumnya.

Jika kamu tertarik menginap di kastil ini, kamu harus merogoh kocek mulai dari satu juta yen atau sekitar Rp138 juta untuk satu malamnya dengan dua orang tamu. Untuk tamu tambahan berkesempatan untuk menginap dengan membayar sekitar Rp1,3 juta untuk semalamnya. (lgi)

Baca juga:

Wisata Sejarah di Pulau Onrust nan Misterius

#Travel #Jepang #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Berita Foto
Defile Kontingen Indonesia dalam Upacara Pembukaan Asian Games 2026
defile Kontingen Indonesia dalam Asian Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Aichi, Jepang, Sabtu (19/9/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 20 September 2026
Defile Kontingen Indonesia dalam Upacara Pembukaan Asian Games 2026
Olahraga
Misi Rumah Indonesia di Nagoya: Obat Kangen Atlet Hingga Lobi-Lobi Diplomasi Olahraga
Menpora Erick Thohir meresmikan Rumah Indonesia di Nagoya untuk mendukung perjuangan atlet di Asian Games 2026 sekaligus mengusung misi diplomasi olahraga.
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Misi Rumah Indonesia di Nagoya: Obat Kangen Atlet Hingga Lobi-Lobi Diplomasi Olahraga
Indonesia
Kekurangan Orang, Jepang Bakal Buka Lowongan Bagi Warga Asing Jadi Pekerja Keamanan Swasta
Badan Kepolisian Jepang akan berkonsultasi dengan Kementerian Kehakiman serta Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mengenai rincian kerangka kerja baru.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Kekurangan Orang, Jepang Bakal Buka Lowongan Bagi Warga Asing Jadi Pekerja Keamanan Swasta
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Nagoya Diterjang Banjir saat Asian Games Tinggal 10 Hari, Kontingen Indonesia Mulai Cari Solusi
Bukan hanya aktivitas yang berkaitan dengan pertandingan yang terganggu, melainkan juga berbagai pelayanan publik di wilayah tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Nagoya Diterjang Banjir saat Asian Games Tinggal 10 Hari, Kontingen Indonesia Mulai Cari Solusi
Indonesia
180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Helikopter tersebut juga merupakan salah satu bantuan yang dikirim pemerintah Jepang kepada pemerintah Indonesia untuk menangani karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Indonesia
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Pengiriman ini merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Bagikan